
Di perjalanan pulang Bina meminta ayahnya agar mengajaknya mampir ke kafe milik ayahnya untuk menikmati es krim kesukaannya...
"Boleh ya ayah... Aku ingin es krim coklat vanila..." Rengeknya
"Uhuuuuu... Pintar sekali merayunya, ayo kita ke kafe ice & coffe kalau begitu sayang..." Sahut Tj lembut
"Yeayyyy!!!! Makasi ayah.... Muach..." Sahut putrinya lalu mencium pipi Tj lembut
"Kalau sudah bahas es krim langsung semangat..." Ejek Tj langsung disambut gelak tawa putrinya ini
.
.
Sesampainya di kafe ice & coffe mereka di sambut oleh 2 orang yang berkerja di kafe milik Tj ini... Toey adalah seorang barista sedangkan Nara yang bertugas untuk mengurus es krimnya...
"Bos mau pesan es krim seperti biasanya?" Tanya Nara kepada Bina sambil berjongkok dihadapannya
"Iya kak... Doubel coklat jangan lupa" sahutnya dengan begitu semangat
__ADS_1
"Bos mau es krim juga?" Tanya Nara kepada bosnya Tj
"Atau bos mau segelas kopi mungkin?" Tawar Toey kepada Tj
"Aku mau air putih saja satu gelas ya Toey..." ujar Kim dan tersenyum kepada mereka berdua
"Baik bos, segera kami siapkan..." Ujar mereka penuh semangat
setelah es krim itu sampai di meja mereka tanpa basa-basi lagi Bina langsung melahap eskrimnyanya sampai habis... Ia tak menyisakan sedikitpun di gelas mangkuk itu... Tj selalu tertawa melihat anaknya yang sangat menyukai es krim, bahkan varian rasa yang ia sukai sama persis seperti ibunya... Tj tersenyum sedih mengingat dulu ia bersama Aom selalu makan es krim bersama... Saling memberikan perhatian dan memperjuangkan cinta mereka berdua, karena cinta mereka berdua di tentang oleh papa Aom dikarenakan Tj tidak sederajat dengan keluarga mereka, Tj terlahir di tengah keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan.... Namun lamunannya buyar saat Toey memanggilnya,
"Bos... Bos... Ada apa? Kenapa bos melamun begitu?" Tanya Toey sambil duduk di samping bosnya itu
"Iya bos... Dia sangat cantik dan ceria... Luar biasa aktif lagi..." sahut Toey sambil memandangi putri bosnya yang sedang bermain-main dengan Nara itu
"Aku bahagia memiliki kalian berdua untuk bekerjasama dalam pengembangan kafeku ini... Putriku juga sangat bahagia bisa selalu bermain dengan kalian... Kalian berdua sudah seperti kakak baginya... Terima kasih ya..." Ujar Tj sangat tulus
"Jangan terlalu serius begitu bos... Kami juga sangat senang bisa membantumu dan juga bermain dengan putri cantikmu itu bos... Dia sangat hiperaktif hahaha..." Sahut Toey
__ADS_1
***
Saat hari sudah mulai sore Tj mengajak putrinya untuk pulang...
"Nanti jangan lupa tutup dengan rapat kafenya ya..." Seru Tj kepada kedua karyawannya itu
"Siap bos..." Sahut mereka berdua kompak, saat mobil Tj sudah berjalan menjauh Nara masih terus memandanginya... Sementara Toey memperhatikan ekspresi wajah Nara saat itu...
"Nara... Jangan bilang kau sudah jatuh cinta pada bos kita Tj?" Ujar Toey penuh curiga terhadap Nara, dan benar saja... Nara menjadi gelagapan karena pertanyaan yang diberikan secara tiba-tiba kepadanya itu...
"Hooiiih... Jangan bercanda kau Toey... Itu tidak mungkin..." Sahutnya gugup
"Sudahlah jangan berbohong... Itu sudah terlihat dari caramu memandangi bos dan caramu memperlakukan bos dengan sangat perhatian..." Sahut Toey to the point
"Baiklah... Aku memang mengaguminya bahkan mungkin aku sudah jatuh cinta padanya... Tapi aku tidak akan berusaha untuk mendekatinya Toey..." Sahutnya dan langsung masuk kedalam kafe lagi...
"Sudah kuduga..." Ucap Toey tersenyum dan ikut masuk ke dalam kafe
__ADS_1