Amhorela ..

Amhorela ..
episode 10


__ADS_3

davin dan amhora tiba di kediaman nya... dengan pelan" davin menuntun adiknya itu masuk menuju ruang tamu...


sayang kalian sudah pulang nak sapa bunda nindia...


bunda.. hiks hikss... mhora berhambur di pelukan bundanya dan menangis sesunghukan..


sayang ada apa, vin apa yang terjadi dengan adikmu, jangan buat bunda khawatir nak...


ayah arif ikut menimpali... nak kenapa dengan adik mu dan wajahmu kenapa biru... ada apa bicara sama ayah dan bunda jangan membut kita berdua khawatir tanya ayah arif..


maaf yah bun... davin gagal jadi kakak yang baik, davin kecolongan dan membuat amhora seperti ini... kata davin seraya berlutut di hadapan ayahnya...


davin tau jika ada sesuatu yang terjadi di kedua adik perempuannya itu maka yang di salahka adalah kakak laki lakinya itu, jadi davin sudah siap mendapat hukuman dri ayahnya itu...


bangunlah nak, jelaskan kpada ayah apa yang terjadi biar ayah mengerti.. printah ayah arif..


davin pun menceritakan kejadian itu sedetail mungkin siapa yang menculik dan yang menyelamatkan amhora...


jadi yang menyelamatkan amhora dri penjahat itu anak tuan albert. tanya ayah arif..


iya yah.. apa ayah mengenal tuan albert tanya davin..


hmmm... hanya dengan menggagukkan kepalanya saja ayah arif..


cindi ambil kan air minum untuk kakamu nak... kata bunda nindia


iya bun, cindia lalu berlalu ke dapur dan keluar membawa segelas air putih..


nih kak minum dulu ...kata cindia


makasih dek.. sahut amhora


sini nak bunda berhisin lukanya pasti lukanya itu sakit sekali ya... kata bunda nindia yang merasa ibah ke pada putrinya itu..


aawww.. perih bun sakit.. pkik mhora


maaf nak, maafkan bunda nak seandainya tadi bunda tdk mengisinkan mu ikut dengan kakak mu ke jadian ini tdk akan terjadi... kata bunda nindia seraya meneteskan air matanya ...

__ADS_1


bunda jangan menagis.. ini bukan salah bunda, amhora saja yang kurang hati" maafkan mhora karna sudah membuat bunda menagis.... katanya sambil menghapus air mata bundanya itu lalu mencium pipinya..


eehhh... cindia mau ikut juga pelum bunda... celetuk cindia...


** yatuhan makasih engkau telah memberiku keluarga yang begitu menyayangiku seperti saat ini, yaaa.. tuan muda.. batin amhora


amhora seketika mengigat tentang tuan muda yang menolongnya itu ,mhora ingat karna melihat pelipis tuan muda itu berdara akibat pukulan dri penjahat itu..


.....


pagi itu amhora masih mengeliat di tempat tidurnya dengan cahaya mata hari yang menyusup ke cela" jendelanya,dan membuat amhora terpaksa bangun dan segerah bersiap" kekantornya karna hari ini adalah hari dia harus meeting soal produk parfum baru yang akan di lriliskan..


yaaampun....sudah jam 7:44 lagi gue harus buru" entar sarapan di kantor saja kata mhora dan lari menuruni tangga..


nak sudah bangu...eehhh.. sarapan dulu nak... teriak bunda nindia..


aduh bun mhora buru" ..mhora minum susu saja ya sambil meneguk dan merai roti tawar lalu berlari keluar dan menyalakan mobilnya.....


di kantor..


sedangkan bela terlihat meremas jarinya karna merasa gugup dan takut, jam sudah menunjukkan setegah sembilan amhora belum muncul juga...


** duuhhh.. ra lo kemanasi... pleeis jangan bikin gue mati muda di sini, lo lihat mata tuan muda dan sekretaris kaku itu mereka menatap ku seolah gue ini seorang buronan.. batin bila


dengan nafas yang gos"san amhora memasukki ruangan rapat itu..


permisi.. maaf tuan muda saya terlambat.. kata mhora dan menundukkan kepalanya.., dia tau kata" apa yang akan di lontar kan kpadanya..


baiklah apaka kamu hanya mau berdiri dan mematung di sana atau mau memulai menjelaskan proposal kamu itu... kata bram


eehh iya tuan muda maaf kan saya,kemudian mhora berjalan dan menyalakan monitornya lalu menjelaskan nya..


beberapa menit kemydian.....


baiklah akan ku pertimbakan ide mu itu dan hari ini proposalmu cukup baik dan terlihat menarik, paling lambat bulan depan produk parfum itu akan di liriskan dan ya.. carilah nama untuk parfum itu.. baik meeting hari ini selesai ..


mereka semua bertepuk tangan dan satu persatu meninggal kan ruang meeting itu..

__ADS_1


ketika amhora akan melang kah keluar lenganya di tarik oleh bram.. dan berbisik di telinga amhora...


urusan kita belum selesai gadis tdk bergunah ,setelah ini datanglah ke ruangan ku dan jangan membuat ku menunggu apa kau mengerti... kata bram dan berlalu pegi tampa menoleh ...


huuu.. dasar orang aneh, seperti bunglong saja yang suka beruba " kadang baik dan kadang menjengkelkan.. pekik mhora


amhora memasuki ruangan ceo itu dan membawa tempat obat.. tok tok tok


permisi tuan muda


masuk...


bram mengeritkan dahinya dan menatap sekretaris nya seolah meminta jawaban...


tp sekretaris itu justru mengangkat kedua bahunya seolah tdk tau apa" ..


hmmm.. al kau keluar lah sebentar..


baik tuan muda, permisi dan


membungkukkan tubunya itu...


sekretaris itu berlalu dan sedikit melirik ke arah amhora dan tersenyum licik kepandanya


** cih... apa" an dia itu menjengkelkan sekali, tersenyun saja dia suda menakutkan.. dasar monster rubah hhihhihi... batin amhora sambil cegegesan..


apa kau suda benar" tdk waras lagi haa... suara yang menglegar itu mengahetka. amhora..


astaga suaranya seram sekali.... lirih mhora..


saya ingin mengobati luka tuan muda yang itu


sambil menunjuk ke arah pelipis bram..


hmm..lakukan, sahutnya dengan singkat


.....

__ADS_1


__ADS_2