
tok tok tok raa... mhora... buka pintunya ra.. ini kakak mau bicara sebentar raaa... buka..
ceklek.. pintu terbuka..
yaaa.. ada apa kak.. sahut mhora ketika membuka pintu
weiii... santi aja dong mukanya.. kakak cuman mau bilang entar malam temani kakak ke acara nikahan teman kakak ya...mhora.. kata davin sambil mngedipkan sebelah matanya itu
hnmmiya mhora temenin.. ngak usa ngedipin matanya gitu kaya orang ayangan gitu.. celetuk mhora..
kau ini masa kakak ganteng gini bilang ayangan si dacar boca.. davin pergi setelah mengacak" rambut mhora..
iiihh.. kak davin huuu..dasar kak davin sok ganteng tp ggak punya pacar huu... teriak mhora..
setah itu mhora bergegas membersihkan badanya dengan berendam beberapa menit ke mudian mhora keluar dan mempersiapkan gaun yang akan mhora pakai nanti..
mhora terlihat binggung memilih" pakainya
sementara di tempat lain di sebuah mension seorang lelaki tampan dengan setelan jas yang rapih dan elegan tengah berkacak pinggang di depan kaca..
tok tok tok permisi tuan muda sekretaris al sudah mununggu di bawa.. kata kepala pelayan itu..
ya baik saya akan segera turun kebawa... kata bram
baik tuan muda saya permisi, kepala pelayan itu menindukan kepalanya dan meninggal kan tuan mudanya itu..
bram menurungi anak tangga dan menghampiri sekretaris nya itu...
yaa.. sekretaris al pun terlihat gaga dengan setelan jas nya yang berwarna biru navin itu dengan rambut yang tertata rapi dan mata yang taja nya terlihat sangat karis matik..
selamat malam tuan muda.. sapa sekretaris al lalu sedikit membungkukkan badanya..
baiklah kita barangkat sekarng.. perinta bram
meraka menaiki mobil verari hitam dan melaju ke tempat acara teman nya itu..
selama di perjalanan,bram hanya diam dan mnatap ke arah jendela dengan menyenderkan kepanya dan mengigit ujung kuku jempolnya dan sekretaris al juga tengah berkonsentrasi dengan kemudinya..
ditempat lain... di kediaman pak ahmad
__ADS_1
seorang gadis cantik tengah menuruni anak tangga dengan gaun berwarna hitam legan agak terbuka dan rambut yang di biarkan tergerai sudah menambah kecantikan gadis itu..
waa... adek ku memang cantik... kata davin dan mengandeng tangan deknya itu
mera bedua pun berpamit pergi yaah bun davin berangkat dulu.. pamit davin
yaa nak hati" jaga adek mu jagan terlalu larut malam pulangnya ya... kata bunda nindia..
ok bun pergi dulu.. *assalamualaikum
yaa.. Waalaikum salam jam ayah dan bunda*
kak memangnya yang nikah itu siapa.. tanya mhora
teman sma kakak dulu. jawab davin..
beberapa menit kemudian ,mobil davin sampai di sebuah gedung dan memarkirkan mobil mewahnya..
ayok dek kita masuk.. ajak davin dan mengandeng tangan adeknya itu..
waaa kak bagus juga dekorasinya.. mhora suka warnanya juga bagus.. kata mhora kagum dengan dekorasi gedungnya..
iyalah ini dekor wo terkenal di negara ini sahut devin.. ayo kamu jangan jau" dri kakak ya di sini banyak teman teman kak dan ke banyakan laki" ok sambung davin dan di anggukan oleh amhora..
oohhiya davin dan bram sebenarnya satu sekolah dulu tp beda kelas tp pernah bemusuhan gara" sama" menyukai satu cewek.. dulu davin dan bram pernah akrab juga tp karnah suatu ke salah paham jadi mereka berdua saling menjaga jarak..
iya di.. mana istri lo.. kata davin
itu di sana sedang gobrol sama si batu es itu si bram kata dimas seraya menunjuk ke arah istrinya itu..
mhora kaget karna dia melihat sosok yang begitu familiar baginya...
dia bukan ka itu tuan muda.. mati aku.. aduh.. lirih amhora..
lo napa ra. tanya davin.
nggak ppkak jawab mhora...
ooiya dim ini adik gue amhorela... dan ra ini dimas teman sma kakak.. kata davin lagi
__ADS_1
davin menjulurkan tanganya dan di sambut oleh amhora... sambil tersenyum..
vin.. kemari lah ada davin dan adiknya.. pangil dimas kepada istrinya itu..
yaa... bentar, gue ke sana dulu ya bram al. daa
pamit devina..
bram pun menoleh dan melihat ke arah davin dan bram terlihat mengeritkan alisnya karna melihat sosokyang juga familiar baginya..
al bukan ka itu si gadis tdk berguna itu... jadi dia adik dari si devin yang sok ganteng itu cih.. pantas saja kelakuanya seperti kucing liar.. kata bram sambil berdecik..
benar tuan muda davin ada lah kakak dri nona amhora.. kata sekretaris al
stelah menyalami sang pemilik pesta bram dan yang lain ke tempat perjamuan dan mencicipi dan mminum minumanyang di sediakan..
tanpa di sadari ada sepasang mata yang sedari tadi melihat ke arah amhora dan juga davin...
lelaki itu tampak menyeringai liciki seraya meneguk minum yang berada di glasnya..
hmmm.. kak davin amhora ke toilet dulu ya.. pamit amhora dan berjala.. menuju arah toilet..
terlihat laki" itu mengikuti amhora sampai di depan toilet..
amhora nampak melangkahkan kakinya keluar dari toilet itu ..tp saat akan belok amhora tdk sengaja menabrak seorang laki" ....
aduuuhh maaf maaf pak maafkan saya, saya tdk sengaja,kata amhora sambil mendonggakan kepalanya untukmelihat siapa yang di tabraknya..
makanya klo jalan itu jangan menunduk kata laki" itu dengan sinis..
** yaampu tuan muda kau ganteng sekali malam ini.. ehhh apa" aku ini ciih... batin amhora yang tersadar dri lamunanya..
knpa.. apa kau terpesona melihat ku haa... kata bram seraya memperbaiki jasnya itu..
tuan muda, anda terlalu percaya diri sekali rupanya.. kata mhora sambil tersenyum.
yayaya.. aku malas berdebat dengan orang yang tdk berguna sepertimu itu minggir sana kau menghalangi jalanku sana... pekik bram dan mengeser tubuh mhora dengan kasar.. dan berlalu dengan gaya angkuhnya..
ciihh.. dasar, gerutu amhora..
__ADS_1
amhora sedang berjalan dan tiba tiba...
aaaaaakkkkkk...