
* astaga knpa dia berbalik sih... mebuat jantungan saja. batin cindia
" ada apa nak.. kata ayah arif
" tdk" apa" ayah kata cindia
tdk lama setelah itu amhora tersadar
" aawww...teriak teriak amhora sambil memegangi kepanya itu
" nak kamu suda sadar kata bunda nindia
" amhora di mana bun knpa tiba" ada di sini tanya amhora
" kamu tdi pingsan di kantor nak dan yang membawamu ke rumah sakit nak bram dan sekretaris dan juga bela kata ayah arif..
* apa tuan muda yang membawa ku kesini tp knpa tdi dia mara" kepadaku batin amhora
" ra klo bram masih ngegangguin lo tanya ke gue biar gue kasi pelajaran sama dia kata davin emosi
" sudah lah nak kamu jangan menyalakan terus nak bram kata ayah arif
" kak mhora apa kepalanya kakak masih sakit... tanya cindia
" tdk terlalu dek.. kepala kakak sudah mendingan kata amhora
" lain kali jangan seperti ini lagi kamu tdk bisa klo tdk makan nak kamu sakit mag jadi harus sarapan setiap pagi... kata bunda nindia
" maafin amhora gara"amhora ayah dan ibu khawatir kata amhora
" kak mhora cepat sembuh ya biar nanti cindi ajak jalan" lagi..
" iya sayang kakak sudah baikan kok.. kata amhora
" kata dokter besok lusa bru kamu bisa pulang... kata bunda nindia
dokter diki masuk dan memeriksa ke adaan amhora
" dok bagaimana keadaan puri saya kata ayah arif
" nona amhora sudah membaik dan hanya perlu istirahat secukupnya dan ini ada resep obat yang harus di ambil setelah itu nona harus meminunya kata dokter diki lagi
__ADS_1
* benar" cantik nona ini jika saja bram tdk mengancam ku pastu gue udah dekatin dia... batin dokter diki
dokterdiki sahabat bram saat kuliah di universitar yang sama dan mengambil jurusan ke dokteran saat akan lulu bram dan diki berangkata ke luar nengri dan berpisa, dan saat sudah menyandang gelar dokter diki kembali dan bertugas di rumah sakit keluarga albert...
" klo begitu saya permisi dulu...
......
malam harinya setelah bram membersikan badan dan berganti pakaiyan bram membaringkan tubunya di kasur dan menghadap ke Langit" tempat tdurnya dengan mengalaskan ke dua tenganya..
" apa yang sedang amhora lakukan apa dia sudah makan.... aahhh ada apa dengan aku ini knpa tiba" amhora muncul di kepalaku.. kata bram bangun dan mengacak" rambutnya dengan frustasi...
" knpa akhir" ini amhora selalu ada di ingatanku, baiklah aku akan menelfonya dan menanyakan kabarnya mungkinsaja saya cuman merasa bersalah karna suda membentaknya....
kemudian bram merai hendponya dan menekan nama ambora yang di beri nama gadis bodoh itu
menyambungkan...
" yaaa... hallo ini siapa ya.... kata mahora di sebrang sana
" hallo....
" hollo... orang aneh...
" jika anda hanya ingin mengganggu saya mending anda tdk usa menelfon saya apalagi ini sudah malam saya mau istirahat...
amhora mematikan telfonya...
dan bram
" beraninya dia memakiku dan mengatai ku orang aneh.. kau ini memang gadis bodoh. .kau masih sakit tp kau masih bisa mengobel seperti itu.. kata bram
bram mengirim pesan ke pada amhora
" gajimu bulan ini tdk akan ku berikan, kau sudah berani memakiku dan mengataiku orang aneh jika kau suda sembu akan ku berikau hukuman... brma
suara notif masuk di hendpon amhora
tiigg.. nomer ini lagi siapa dia ini mhora penasaran dan membuka isi pesan yang masuk..
" gajimun bulan ini tdk akan kuberikan,kau sudah berani memakiku dan mengataiku orang aneh, setelah kau sembuh akan ku beri kau hukuman...bram
__ADS_1
amhora membelalakan matanya saat mengetahui jika orang yang menelfondan dia maki tadi adalah atasanya..
" astaga jadi dia ini tuan muda.. bagai mana ini..kata amhora kemudian amhora mengetik pesan ke bram
" maafkan *saya tuan muda saya tdk tau jika yang menelfontadi tuan muda, habis tuan muda tdk berbicara jadi saya fikir anda orang aneh yang ising saja...
pesan di kirim*
tiing bunyi notif masuk di handpon bram
"maafkan saya tuan muda saya tdk tau jika yang menelfon tadi tuan muda,habis tuan muda tdk berbicara jadi saya fikir anda orang aneh dan ising saja..
suara nitif masuk lagi di handpon amhora
" *jadi kau menyalahkan ku lagi.. kau benar " akan ku hukum nanti dasar gadis bodoh... bram
* dia* tambah mara.. memding tdk usa ku pesanya saja batin amhora lalu kemudian amhora memejam kan matanya..
sementara di kamar bram terlihat kesal karna pesanya tdk di bales....
" kau benar" mengujiku amhora akan ku beri kau hukuman dan akan ku buat kau tunduk di hadapan ku amhora kita lihat saja seberapa beraninya kau melawanku.. kata bram meremas handponya itu..
....
pagi pundatang amhora masih mengeliat di brangket kamar rumah sakit.., kemudian masuk seorang perawat memeriksa ke adaan amhora..
permisi nona.. saya akan memeriksa keadan nona. .
baik lah sus..kata amhora
amhora hanya sendiri di rumah sakit karna pagi" sekali cindia suda berangkat ke sekolahnya dan bunda nindia akan datang siang nanti membawakan amhora makanan
sudah nona.. apa anda ingin ke kamar mandi biar saya yang antar anda. ..kata perawat itu..
tentusaja perswat itu bersedia membantu amhora bukan karna tugasnya saja tp juga takut akan tuan muda yang berkuaasa itu meraka sudah di beri tau untuk memberiperawatan terbaik untuk ambora...
" tdk usa saya bisa kok ke kamar mandi sendiri kata amhora
" tapi nona ini sudah tugas saya dan saya tdk mau kena marah sama tuan muda jika saya tdk merawat nona dengan baik. kata perawat itu..
apa....
__ADS_1