
pagi harinya..bram melajuka mobil ke arah rumah amhora....
"al hari ini kau yang hendel semua kerjaan di kator kata bram memeriksa email yang masuk dri laptopnya
" baik tuan muda... kata sekretaris al yang fokus menyetir
.....
sampai di kediaman amhora, bram memasuki rumah amhora..
tingtong... suara bel berbunyi..
bunda nindia yang berada di dapur sedang menata makan pagi mendengar jaka ada tamu di luar...
" biar saya saja bu yang buka. kata pelayan
pelayan pun membuka pintu dan terlihatla dua pria tampan dengan setelan jas dan kaca matanya....
" tuan... selahkan masuk kata pelayan itu dan di anggukan oleh sekretaris al
mereka memasuki ruang tamu dan terdengar suara dri arah dapur
" biii... imah siapa yang datang,teriak bunda nindi
" tuan muda bram dan sekretaris nya yang datang nyonya...
" suru mereka kemari dan ikut sarapan bi imah teriak bunda nindi
tdk lama kemudian ayah arif turun di ikuti oleh davin dan kemudian di susul cindi menuju meja makan
" pagi bunda ku sayang.... teriak cindi lalu memeluk bundanya itu
" cih... anak kecil ejek davin lalu duduk
" apaan si kak.. cindi itu bukan anak kecil lagi tau...pekik cindia
" kau memang masi kecil... lihat saja tingkah mu itu manja... goda davin lagi
" bundaa..... teriak cindi
" davin.. stop jangan gangu adik mu lagi kata bunda sindi,sedangkan pak arif hanya mengeleng " kan kepanya saja
sementara di arah lain bram dan al melihat interaksi kakak adik itu..
" nak bram ayo duduk ikut sarapan dulu kata ayah arif..
keduanya pun duduk, davin dan bram saling bertatapan...
" tunggu sebentar bunda bangun kan amhora dulu,selah kan nak bram dan nak al makan dulu kata bunda cindia dan berlalu menuju kamar amhora
__ADS_1
sedangkan di kamarnya amhora masi tertidur pulas,yaa..mungkin amhorela capek semalaman berfikir...
" amhorela alicia ahmad ayo bangun lah... teriak bunda nindi
" amhora bangun... ini suda siang cepat bangun teriak bunda nindia lagi
bukannya bangun amhora mala menutup badannya dengan selimut..
" ini anak... kata bunda nindi kesal
karna kesal amhora tdk bangun" juga bunda nindia terpaksa membuka selimut dan menjewer telinga amhora supaya bangun.
" aduu.. dudu sakit.. bunda sakit telinga amhora
" makanya cepat bangun dan mandi sana, nak bram suda ada di bawa...cepat mandi dan turun kebawa,kata bunda nindi lalu keluar meninggalkan amhora yang masih memegang telinganya
" huuuu... cepat banget datangnya, sunggu menyebalkan gerutu amhoera
setelah beberapa menit.. mhora turun kebawa dan melihat bram yang sedang makan..
*sunggu menjengkelkan masi pagi" suda ada dua singa kaku yang gue lihat.. membuat tdk berselera saja.. batin amhora
" kak amhora knpa lama sekali...coba lihat kak bram suda menunggu dri tadi, kakak ini masi calon pengantin suda membuat kak bram menunggu apa lagi nanti klo suda menika dan malam pertama pasti kak bram menunggu lagi kan kasihan.. goda cindi
huk... huk.. huk....bram tersendak sedangkan amhora melotot ke arah adiknya itu
bram hanya menganggu dan meminum airnya
mereka pun sarapan.. dan setelahnya amhora dan bram pamit pergi
" klo begitu bram pamit dulu tante... kata bram sambil menyalimi bunda nindi dan juga ayah arif..
walaupun bram itu arogan, sombong, keras kepala tp bram selalu menghargai orang tua karna menurutnya orang tua adalah orang yang harus di hormati dan di sayangi
sekretaris al melajukan mobilnya ke sebuah butik yang terkenal di kotanya itu setelah beberapa menit meraka sampai dan turun lalu masuk ke butik tersebut..
" selamat datang tuan...sapa karyawan butik
seperti biasa..bram masuk tanpa menjawab sapaan karyawan butik itu
* waaa... ganteng sekali dia.. batin karyawan itu
" cepat lah memili gaun yang kamu suka dan jangan membuang waktu terlalu banyak kau mengerti kata bram lalu duduk di sofa ruang tunggu..
* cih... sunggu menyebalkan batin ambora
" anda sendiri tdk memili bajunya
" kau dengar kan saja perintahku sekarang... kata bram dingin
__ADS_1
" hmmm.. baiklah berbicara dengan mu hanya mengundang emosi saja gumam amhora
" apa kau bilang... pekik bram
" tdk" ada...aku akan memili bajunya.. kata amhora
" nona ini gaun terbaru di butik kami dan ini hanya satu di butik kami ..kata karyawan butik itu
" baiklah aku akan mencobanya kata amhora mengambil gaun itu lalu mencobanya..
15 menit amhora keluar dari ruang ganti dan berjalan ke arah bram...
semua karyawan butik itu terkejut melihat amhora yang begitu cantik dan anggun memakai gaun berwarna putih itu...
" cantik sekali gumam karyawan butik itu
bahkan sekretaris al yang melihat amhora terdiam menatap nya.... sedangkan bram masih sibuk dengan telfonya
" tuan muda... panggil amhora
seketika bram berbalik ke arah mahora dan menatapnya tdk percaya bahkan heandpon yang di pengandekat telinganya hampir jatu,mhora yang melihat ekspresi bram hanya tersenyum..
seketika bram tersadar dan kembali dengan gaya sok cul nya
" hmmmm.... bram berdehem
" baiklah... pelayan berapa harga gaunya kata bram datar..
* bahkan dia tdk memujiku sdikit pun batin amhora
dengan kesal amhora menganti bajunya, slama di dalam ruang ganti amhora bergerutu...
" kau ini ganti baju saja lama sekali teriak bram melihat amhora yang suda keluar dri ruangan ganti itu
" yaampun tuan muda... bajunya telalu besar jadi agak susah melepasnya.. kata amhora
" makanya punya badan jangan terlalu kecil.. ketus bram
* benar" ya ni si batu es pengen gue jemur biar dia melele... batin amhora
" jangan mengumpatiku atau kau akan ku hukum... kata bram
" cih.. bagai mana bisa dia tau.. apa tuan muda indigo ya.. gumam amhora
" al bayar tagihanya.. kata bram dan berlalu keluar dan di ikuti amhoa
" baik tuan muda kata al
....
__ADS_1