Amhorela ..

Amhorela ..
episode 32


__ADS_3

hari yang di tunggu" pun kedua keluarga besar suda bersiapa" di kediaman masing" ...


dikamar amhorela suda bersiap " di bantu dua orang perias...


" mba...,mba kenapa kok ngak semangat gitu ini kan hari bahagianya mba... tanya perias yang satu


" mmmm... ngak kok mba saya cuman terharu secepat ini akan menika...kata amhorela sambil tersenyum kecut...


" mba umurnya berapa.. tanya perias lagi


" 23 mba... kata amborela singkat


" masi muda ya... kata peris tersenyum


setelah beberapa menit kedua perias itu suda berhasil membuat amhorela menjadi seorang pringces...


" waaaahhh.... mba amhorela ini cantik sekali pasti pengantin laki" nya ini pangling lihat nya kata sangperias


"kakak.... cantik sekali kaya pringces sungguhan.. teriak cindi yang tiba tiba datang dan masuk ke kamar amhorela


" aduuh... cin kau itu mengagetkan ku saja kata amhorela


" hehehehe... maaf kak,saya di suru bunda temani kakak untuk turun nanti.. kata cindi


" hmm... amhorela hanya berdehem


" klo gitu kami berdua pamit dulu mba mhora dan mba cindi permisi...pamit dua perias itu


sementara di bawa keluarga albert suda datang dan di sambut gembira keluarga pak arif...


" menatuku ini ganteng sekali.. ..kata bunda nindi sambil menarik tangan bram


" selamat pak arif atas penyatuan kedua keluarga ketia.. kata pak albert menyalamai pak arif


" iya.. selamat juga, aku tdk akan menyangka jika kita akan memjadi besan.. kata pak arif


" ayo jes.. penghulunya suda ada, sebentar lagi acara ijab qobul nya.. kata bunda nindia


" amhoranya mana nin.. tanya mama jesika


" di atas setela ijab qobul selesai dia akan turun.. kata bunda nindi yang suda duduk di dekat pak penghulu dan bram

__ADS_1


" bagaimana apa acaranya suda bisa di mulai.. kata pak penghulu


"bagaimana pak arif apa bapak sendiri yang menikahkan anak anda atau menyerahkan ke saya


" biar pak penghulu daja yang melakukan ijab qobulnya.. kata ayah arif


kemudian pak penghulu mejabat tangan bram dan memulai ijab qobulnya..


" saya terimah nikahnya dan kawinya amhorela alicia ahmad binti arif ahmad dengan mas kawin dan seperangkat alat sholat di bayar tunai karna ALLAh...


" bagai mana saksi sha... tanya pak penghulu


dan semua yang ada di ruagan itu berterik sah....


" alhamdulillah robal alamin...


setelah berdoa bram berdiri dan bunda nindi menyuru davin untuk memanggil amhorela di atas


" nak panggil adik mu kesini.. kata bunda nindi


" iya bun... kata davin singkat


" tok tok tok... buka ra...


" ayo dek turun.. suamimu suda menunggu di bawa... kata davin


" tunggu dulu kak mhora nerfers..


" tdk usa khawatir ayo... cin pegang gaun kakak mu..


" iya kak.. kata cindi langsung mengangkat sedikit ekor gaun mhorela


amhorela turun dengan mengandeng tangan davin tampak semua orang yang ada di bawa sudah antusias melihat amhorela..


sedangkan bram hanya bengong melihat ke ara amhorela yang suda ada di bawa dan akan berjalan ke arahnya dan begitupun amhorela yang kagum akan ke tampanan bram...


seketika bram tersadar setelah amhorela di depanya


" hhmm... bram berdehem untuk mengurangi ke gugupanya


" tdk usa menatap ku seperti itu aku tau aku tanpan kan kata bram acu

__ADS_1


* iiihhsss.... nyebelin banget si jadi orang dia kan yang lihatin gue tadi. dasar batu es... batin ahorela


" na sekarang pakaikan cincin di tangan mhora nak kata mama jesika


kemudia bram memasukan cincin ke jari manis amhora


" kamu juga nak kata bunda nindi yang menagis karna bahagia melihat anak kesayanganya suda menikah


setelah beberapa jam kemudian acara pernikahan selesai karna tamu yang datang juga hanya sedikit karna permintaan amhora


" nak ajak bram ke kamarmu dan istirahat lah pasti kalian capek


" ii... ii.. iya bunda


sementara bram masih mengobrol dengan al tentang perusahaan karna tiga hari ini bram akan libur dulu...


" al aku serakan semuanya sama kamu dan ya kau suda menyuru pelayan membersikan mansion ku kan karna setelah ini aku dan amhora akan pinda ke sana... kata bram


" suda tuan muda.. kata al


" kak bram di suru ke kamarnya kak amhora istirahat.. kata cindi


" ya baiklah.. dan al urus semuanya


" baik tuan muda kata sekretaris al sambil menundukkan badanya..


* dia kan yang waktu itu di rumah sakit..sunggu tdk ada ekspresi, kaku seperti tuanya.. mereka berdua seperti siluman kutub hehehe... batin cindi cengegesan


" ada apa nona melihat ku seperti itu kata sekretaris al


kemudian sindi tersadar karna suda ketahun lagi melihat al


" aaahhh tdk ada.. aku... aku ke sana dulu kata cindi dan berlari


" dasar anak kecil gumam al mengelengkan kepalanya


sementara di kamar saat amhora keluar dari kamar mandi dia di kagetkan bram yang suda berdiri di depanya...


" aaaaakkkkk... kamu...!!! teriak amhorela


jangan lupa like dan comen ya teman dan yaa

__ADS_1


jika di novel ini masi ada typo nya maaf ya atau kalian bisa langsung comen karna itu sangat penting untuk author karna tanpa comen kalian authornya tdk tau di mana letak kesalahanya..


sekali lagi maksih yaaa.... 😘😘😘😘


__ADS_2