
bram tiba di mensionya, dan di sapa para pelanyan dan penjaga mension mewah itu..
selamat sore tuan muda.. sapa kepala pelayan pak didit, dan mengambil tas kerja bram..
bram berjalan ke ruang tamu bersama skretaris al..
nak kau sudah pulang sapa tuan albert..
hmmiya pah... jawabnya lalu duduk di shopa ruang keluarga
al kamu bisa pulang sekarang... kata bram lagi
baik tuan muda, saya permisi dlu, tuan besar dan nyoya besar saya permisi dlu.. pamit sekretaris al..
iya nak.. trimah kasi karna sudah membatu bram.. kata tuan albert sambil menpuk pundak kekar sekretaris al..
sama" tuan besar ,saya permisi..
setelah kepergian sekretaris al tuan besar memberi tau anak dan istrinya itu jika malam ini mereka di undang untuk makan malam di kediaman sahabatnya itu..
benarkah pah.. tuan arif mengundang kita ke tempatnya malam ini, hmm mama tdk sabar untuk bertemu gadis cantik itu.. sudah lama mama tdk bertemu kuluarga mereka.. pasti dia suda besar dan cantik.. kata mama jesika antusias
sepertinya bram tdk bisa ikut pa, bram ada janji sama teman" bram nanti malam.. kata bram
jangan seperti itu nak, pak arif sudah jau" mengunjungi papa untuk mengundang kita sekeluarga nak...kata papa albert sambil memegang paha bram..
baik lah papa dan mama duluan lah ke tempat sahabat papa nanti bram nyusul ke sana, bram mau ke atas dulu mau istirahat..
bram pun naik ke kamarnya dan membaringkan tubunya di kasur empuknya itu..
malam pun tiba.. di kediaman keluarga pak arif semua orang tengah sibuk menyiapkan makanan ituk tamu mereka.. bunda nindia terlihat membentu para pelayan untuk menata makanan di meja makan..
yah... apa mereka akan datang, tanya bunda nindia..
tentusaja bun.. mereka akan datang, tdi pak albert menghubungi ayah satu jam lagi mereka akan sampai..
baik lah pah bunda akan melihat cindia dan amhora dulu untuk menyuru mereka bersiap" kata bunda nindia dan menaiki tangga menuju kamar ke dua putrinya itu..
__ADS_1
cin.. kamu suda selesai sayang.. tanya bunda nindia dan masuk ke kamar anak bungsunya itu..
iya dong bun cindia udah selesai.. ni cindia mau turun
waaa.. anak kecil bunda suda cantik rupanya ya... katanya sambil memegang ngi pipi putrinya itu..
iihhh... bunda ini, cindia itu sudah besar suda remaja satu tahun lagi cindia lulus sma bunda jadi cindia tdk kecil lagi... dengan gaya memonyongkan bibirnya cindia menghentakan kakinya lalu berlalu ke bawa..
bunda nindia tersenyum melihat tingka anak bungsunya itu..kemudian dia kekamar putri keduanya itu..
sayang.... apa kau suda selesai tanya bunda nindia sambil membuka pintu kamar amhora tp tdk ada sahutan dri anaknya itu..
kemudian bunda nindia masuk dan melihat putrinya itu..
astaga... sayang heyyy bangun ini sudah mau jam 8 malam sayang...
bunda nindia sedikit terkejut pasalnya putri keduanya itu masih tidur dengan nyamannya.
mhora bangun nak.. heeyh ayo bangun bunda nya menggungcang" tubu anaknya itu..
adu bunda ada apa si knapa bangunin mhora gitu si...smbil mengucek" matanya mhora bangun dan bersandar di kepala tempat tdr..
iya ini suda pagi dan sudah jam 8 kamu suda terlambat.. bunda nindia terpaksa membohongi putrinya itu ke mudia terkekeh melihat ekspresi putrinya itu yang lari terbirit " memasuki kamar mandi..
adu kok bunda ngak ngebangunin mhora si...
dan setelah beberpa menit mhora ke luar kamar mandi dan masih mendapati bundanya itu yang berdiri menutup mulutnya karna menahan tawanya dan itu membuat amhora merasa heran...
bunda kenapa tertawa begitu..
adu sayang maafin bunda ini masih malam dan suda mau jam 8 tamu ayah akan segera datang.. ucapnya
apaa.. jadi bunda ngerjain mhora yaa... tenga banget si.. kata mhora yang sedikt kesal itu..
ya sudah cepat dandanya tamu ayah sepertinya sudah datang bunda turun dulu ya..
baik lah bunda..
__ADS_1
bunda dan ayah beserta cindia menyambut keluarga tuan albert..
selamat malam tuan albert.. sapa tuan arif lalu saling berpelukan.. di ikuti dengan istri mereka... cindia menyalimi tuan albert dan istrinya lalu bersalaman dengan keyra..
waahh. ini pasti cindia.. kamu manis sekali nak ucap mama jesika.
dan ini pasti keyra kan kamu juga manis sekali..
mari masuk tuan dan bu jesika...
sampai di ruang tamu, meraka sedikit berbincang" mengenai pekerjaan mereka masing " dan cindia juga keyra tengah bercanda bersama..
oohhiya di mana bram, tanya ayah arif..
ooiya bram akan menyusul ke mari setelah bertemu teman"nya ..kata tuan albert
oohhbaiklah...
tuan besar makan malam nya sudah siapa kata pelayan itu..
baiklah mari kita makan dulu ngobrolnya nanti lagi...
pangil bunda nindia dan di ikuti oleh cindi dan keyra..
mereka sudah duduk di kursi masing " dan menyisah kan dua kursi yanng berdampingan..
ooiya....nin mana putri mu yang satu lagi apa dia sedang kluar.. tanya mama jesika..
amhora masi di kamarnya sebentar lagi akan turun..
bunda itu dia kak mhora suda turun.. teriak cindi dan membuat semua orang yang ada di meja makan itu menoleh..
waaa... cantik skali anakmu itu nin... apa dia sudah mepunyai kekasih... tanya mama jesika yang takjub melihat ke cantika dan kenaturalan amhora malam ini..
dengan dres berwarna pink selutut ,bahu agak terbuka dan rambut di cepokan ke atas sudah menambah ke angunan amhora...
selamat malam semuanya sapa amhora dan menyalami tuan albert dan nyoya jesika..
__ADS_1
.....