Anak Miskin Menjadi Penguasa

Anak Miskin Menjadi Penguasa
Terkejut


__ADS_3

"Saya ingin menyerahkan uang ini secara langsung kepada Tuan Luheng, izinkan saya masuk untuk menjumpai Tuan Luheng.


"Dasar bocah.! Kamu hanya karyawan rendah yang bekerja di pabrik rotan, pakaian mu jorok, bau, tidak pantas kamu menjumpai Tuan Luheng.


Dasar sampah. !


Ayo cepat berikan uang nya.!


" Hai ,Penjaga pintu, buka pintu gerbang nya sekarang juga. Atau saya dobrak.!


"Dasar bocah tengil. Kamu belum tahu siapa Tuan Luheng ya. Kalau tidak ingin mati, jangan mencari masalah.


Kalian berdua datang ke sini untuk mencari masalah ya.


Jangankan kalian berdua, seluruh karyawan pabrik rotan yang berjumlah 2000 orang kalau datang ke sini, belum tentu dapat mengalahkan kami.


Kami mempunyai perguruan seni beladiri terkuat di wilayah sini, di sini tempatnya berkumpul nya, petarung petarung terhebat.


Dan Tuan Luheng juga selalu mendatangkan petarung petarung berkelas dari luar negeri , untuk menambah wawasan kami, untuk mengasah kemampuan kami dalam hal bertarung.


Karena Penjaga pintu tidak mau membukakan gerbang, Asiong langsung memejamkan mata dan menggerakkan tangannya.


Tidak lama kemudian terdengar suara yang sangat kuat , derrrr, bagaikan suara pesawat jatuh.


Penjaga pintu melihat kearah Asiong , dan dia sangat terkejut melihat pintu gerbang yang terbuat dari besi dan lebar pintu kira - kira 6 meter , sudah menghilang, pintu gerbang yang terbuat dari besi terbang , terpental sangat jauh kira - kira 15 meter dari tempat semula.


Suara bising yang terjadi karena di akibatkan oleh jatuh nya pintu besi luar biasa kuat , sehingga membuat anggota - anggota Tuan Luheng yang berada di dalam rumah sangat terkejut, kemudian mereka semua keluar, ingin melihat dan mencari sumber suara tersebut.


Penjaga gerbang kemudian berlari, melaporkan kejadian tersebut kepada Lundu dan Lundi.


Lundu dan Lundi adalah orang kepercayaan Tuan Luheng yang di tugaskan sebagai perantara berbicara antar Tuan Luheng dan para penjaga, pembantu rumah, kebersihan rumah.


Penjaga gerbang kemudian berbicara kepada Lundu dan Lundi.


"Maaf tuan lundu, ada seseorang yang mengamuk di luar sana.


"Apa yang terjadi di luar , suara apa yang bising itu.


"Seseorang karyawan Mister Willys datang untuk membayar uang setoran pajak bulan, mereka memaksa untuk masuk , tetapi aku larangan, tidak aku izinkan mereka masuk, karena aku hanya menjalankan tugas, seperti yang tuan lundu perintahkan.


"Ayo kita lihat , siapa orang itu , berani sekali dia membuat keributan di kediaman Tuan Luheng.


Dengan agak berlari lundu dan Lundi serta penjaga pintu menuju ke luar.


Sebelum Lundu dan Lundi sampai di dekat gerbang, beberapa orang pengawal keamanan Tuan Luheng sudah berada di depan Asiong.


Asiong melihat lundu dan Lundi, dan Asiong masih mengenali mereka.


kemudian karena di samping penjaga pintu ada lundu dan Lundi, maka penjaga pintu menjadi lebih berani, dan memandang Asiong dengan wajah mengejek, penjaga pintu kemudian berkata.


"Hai bocah kecil , berani sekali engkau membuat kekacauan di rumah Tuan Luheng,mau mencari mati ya.!


"Aku hanya ingin mencari Tuan Luheng, aku harap kalian jangan menghalangi atau ikut campur, panggil Tuan Luheng kemari , atau aku akan masuk dan menggeledah rumah ini.


Tidak menunggu waktu lama , kira - kira 200 orang para penjaga dan pengawal Tuan Luheng datang menghampiri , mereka datang karena mereka ingin mengetahui tentang suara bising yang barusan terjadi tadi , suara bising yang diakibatkan oleh pintu gerbang yang terpental akibat tendangan Asiong tadi.

__ADS_1


Setelah para pengawal dan para penjaga mendengar tentang kata - kata Asiong, yang katanya ,Asiong ingin mencari dan menggeledah rumah Tuan Luheng , semua anggota Tuan Luheng dan para pengawal, mereka semua tertawa, dan mereka menganggap asiong sudah gila. asiong berhalusinasi.


Kemudian salah seorang pengawal berbicara dengan Asiong.


"Hai bocah , Kamu sangat berani sekali membuat keributan, membuat onar , di kediaman Tuan Luheng, sudah bosan hidup ya..!!


"Bocah kurus, kecil dan belum cukup umur sudah sangat berani.


"Ada urusan apa kamu ingin menjumpai Tuan Luheng.


Tapi tidak dengan lundu dan Lundi.


Lindu dan Lundi merasakan takut di sekujur tubuhnya, tubuh mereka kelihatan bergetar.


Masih segar di ingatan, masih ingat di kepala Lundu dan Lundi tentang kejadian yang menimpa pengawal ke lima.


Kemudian tanpa menunggu lama, lundu dan Lundi segera berlari ke lantai dua untuk melaporkan kejadian ini kepada Pengawal pertama yaitu Gopal.


Gopal yang memiliki status sebagai orang nomor satu , Gopal adalah kepala, dari seluruh anggota keamanan yang bertugas khusus untuk menjaga keselamatan seluruh keluarga Tuan Luheng.


Gopal bukan orang sembarangan, Gopal bukan orang biasa, dia adalah petarung sejati, bahkan berulang kali mendapat peringkat satu dalam kompetisi kejuaraan karate,yudo , dan Tako, di tingkat Provinsi, Nasional dan internasional.


Gopal ahli dalam tangan kosong , juga kabarnya Gopal adalah seseorang yang kebal terhadap semua jenis senjata tajam.


Kemudian Lundu berkata kepada Gopal.


"Hormat kami , Tuan kepada Gopal.


Di luar ada seseorang dari perusahaan rotan,


"Ada urusan apa dia datang ke sini.


Juga aku dengar ada keributan di luar , apa yang terjadi sebenarnya.


"Kedatangannya ingin mencari Tuan Luheng, dan dia memaksa untuk masuk , kami sudah melarang nya, tatapi dia sangat kuat.


Dia mendobrak pintu gerbang.


"Berapa jumlah mereka yang datang ke sini"


"Hanya satu orang.


"Dasar tidak berguna , tidak becus..!


Melawan satu orang aja tidak mampu.


Anggota keamanan kita di sini jumlahnya ada lebih dari 200 orang.


"Maaf Tuan kepala Gopal.


Orang yang datang ke sini adalah orang yang telah membuat lumpuh pengawal ke lima.


Isu - isu yang datang dari para dokter yang khusus untuk merawat para penjaga dan para pengawal keluarga Luheng.


Dokter yang telah merawat Pengawal kelima.

__ADS_1


Kabarnya mengatakan, pengawal ke lima telah mengalami lumpuh.


Dan pengawal kelima ,kaki dan tangan nya harus di amputasi karena luka yang di alami nya , terus merambat ke bagian - bagian tubuh yang berada sekitar luka itu.


Dan setelah mendengar kejadian yang menimpa pengawal ke lima. Tuan Luheng menjadi murka.


Tuan Luheng sudah memerintahkan anak buahnya untuk mencari asiong, tetapi kini Asiong datang ke rumah Tuan Luheng.


Mendengar perkataan lundu bahwa yang datang adalah bocah kecil yang telah mengalahkan dan membuat lumpuh pengawal ke lima.


Hati Gopal menjadi bahagia, terlihat senyum kecil di wajah nya.


Kemudian Gopal bertanya kepada Lundu.


"Lundu , jadi yang datang ini bocah kecil yang mengalahkan pengawal ke lima, mungkin jurus Tapak penghancur karang yang dimiliki bocah kecil ini sungguh luar biasa , sehingga dapat mengalahkan pengawal ke lima.


"Benar Tuan kepala Gopal.


Bocah ini memiliki jurus Telapak penghancur karang, dia sangat kuat.


Dalam hati Gopal mengatakan.


Inilah saat yang tepat untuk mengalahkan bocah kecil itu.


Bocah kecil itu memiliki jurus Telapak penghancur karang, jurus itu hanyalah mainan bagiku.


Sungguh lemah pengawal ke lima ini, dia tidak mampu untuk mengalahkan jurus Telapak penghancur karang.


Dan Tuan Luheng, harus melihat bagaimana aku bertarung dengan bocah kecil itu.


Agar Tuan Luheng tahu dan melihat langsung kehebatan dan kekuatan ku sebenarnya.


Agar Tuan Luheng dapat terus mempertahankan aku sebagai kepala keamanan di keluarga nya.


Aku harus mengatakan kepada Lundu dan lundi agar semua anggota keamanan menyerang bocah kecil, lalu semua anggota keamanan akan di kalahkan oleh bocah kecil, setelah semua anggota keamanan kalah , maka aku akan maju , dan akan menghabisi bila perlu membunuh bocah kecil ini.


Maka Dimata Tuan Luheng aku akan menjadi pahlawan.


Dengan kemenangan itu maka nama dan reputasi ku akan semakin harum mungkin Tuan Luheng akan menaikkan gaji ku.


Sungguh rencana yang sangat cemerlang, itu yang ada di dalam fikiran Gopal.


Aku harus mengatakan kepada Tuan Luheng bahwa bocah yang membuat lumpuh pengawal ke lima ada di bawah.


Kemudian Gopal mengatakan kepada Lundu dan Lundi.


"Lundu ,Lundi segera tangkap bocah kecil itu, bila perlu bunuh , karena dia telah meremehkan kita, dia telah membuat kekacauan di wilayah kita..!


"Siap Tuan kepala Gopal.


Perintah di laksanakan.


Disaat Lundu dan Lundi pergi untuk menjalankan perintah Gopal untuk menangkap atau membunuh Asiong.


Gopal naik ke lantai tiga ,untuk melaporkan kepada Tuan Luheng ,tentang kejadian yang terjadi di bawah.

__ADS_1


__ADS_2