
Pagi- Pagi buta , kakek telah bangun , kakek tua langsung menyeduh teh Cingreng.
Aroma teh menyebar, langsung menyebar kemana-mana.
Asiong dan Pak Martin, kemudian bangun dari tidur nya, dan menyusul kakek tua.
Dalam waktu setengah jam berikutnya.
Terdengar suara di depan rumah...
Brakk.brakk, terdengar ketukan pintu yang sangat keras.
Pengawal kelima, langsung berbicara kepada Lundu dan Lundi.
"Lundu , lundi, awas kalian..!!
Tidak perlu kita ketuk - ketuk pintu rumah mereka.
Pengawal ke lima langsung mengarahkan tendangan spesial nya ke arah pintu.
Dengan hanya satu tendangan...
Doorrrkk.. Pintu tumbang , terlepas dari engsel nya..
Teriakkan Lundu sangat keras..
"Hai kakek tua, cepat kemari..
Kakek mengintip ke arah suara .
" Bahaya...!! Pengawal kelima, anggota Tuan Luheng datang ke sini.
"Kalian pergilah, biar saya aja yang menghadapi mereka.
Pergilah lewat pintu belakang ini.
"Jangan kek, kakek sudah tua , biar Asiong saja yang menghadapi mereka.
Di dapur Asiong dan Pak Martin, melarang kakek tua untuk menemui anggota Tuan Luheng.
" Kakek di sini aja , biar saya yang menjumpai mereka.
Tanpa banyak bicara. Asiong langsung ke depan rumah.
"Ada urusan apa kalian datang ke rumah kakek.!!
"Hai bocah.. !!
Ini bukan urusan mu, serahkan kakek tua kepada kami secara baik-baik, atau kami seret secara paksa.
Kami sekarang membawa pengawal ke lima.
Pengawal yang sudah bersertifikat, sudah sering menjuarai turnamen-turnamen nasional maupun internasional.
Dan dia selalu menang.
Wajah Pengawal kelima langsung tersenyum, seolah olah memandang Asiong dengan rendah.
Pengawal ke lima berbisik kepada Lundu dan Lundi.
__ADS_1
"Lundu, lundi, apa yang kalian takutkan dengan bocah kecil ini..?? Badan nya kurus, kurang makan. Dasar kalian tidak berguna, menghadapi bocah kurus saja kalian tidak mampu.
"Ehh. Bocah kecil ,. Kamu pasti terlahir dari keluarga miskin ya.
Saya dapat melihat dari tubuh kurus mu, pasti kamu kurang makan. Kurang gizi.
Datang lah ke Rumah tuan Luheng, agar aku dapat merekomendasikan kamu sebagai tukang pembersih toilet.
lumayan gaji nya 1.500.000, satu juta lima ratus ribu per bulan , agar kamu dapat makan tiga kali sehari.
"Terimakasih Kak pengawal kelima, saya sudah bekerja sebagai pemikul rotan, gaji saya sudah lebih dari cukup ,untuk saya dan orang tua saya makan.
"Ada gerangan apa, kalian datang ke sini, dan ada urusan apa dengan kakek tua.
"Saya Pengawal kelima dari Tuan Luheng,. ingin mengambil sepuluh ikat rotan, karena kemarin Lundu dan Lundi gagal untuk mengambil nya.
"Lundu dan Lundi berkata kepada saya , ada bocah yang menghalang halangi mereka.
"Apakah itu engkau, bocah kecil.. !!
"Maaf Kak pengawal,. saya hanya kasihan kepada Kakek, karna Lundu dan Lundi mengambil rotan dengan paksa, dan tanpa alasan yang jelas, untuk apa rotan itu mereka ambil.??
"Supaya engkau tau bocah kecil. !!
"Rotan itu adalah bagian dari pajak ,yang harus mereka bayar kepada Tuan Luheng, karena tuan Luheng adalah penguasa di daerah kaki gunung Lhotse.
Seluruh masyarakat yang mempunyai lahan pertanian di kaki gunung Lhotse, di wajibkan untuk membayar uang , atau hasil pertanian nya kepada tuan Luheng.
Kalau masyarakat tidak mau membayar, maka kami akan membinasakan nya.
"Apakah kakek tua itu mau kami ambil nyawa nya , atau menyerahkan sepuluh ikat rotan.
"Maaf kak pengawal ke lima..
Kalau ada ketidakadilan atau penindasan.
Saya Asiong akan selalu membela dan akan menegakkan keadilan itu, yang selama ini Tuan Luheng telah melakukan ketidakadilan kepada masyarakat.
"Ohh,. Bagus... Besar juga nyalimu bocah kecil.
"Saya mau melihat, tendangan yang kamu berikan kepada Lundu dan Lundi,. apakah tendangan mu, dapat melukai ku.
"Kalau tendangan mu dapat melukai tubuh ku atau membuat tubuh ku bergeser sejengkal saja. Maka aku akan bersujud dan memanggil mu guru besar.
Lundu dan Lundi berteriak dengan keras.
'Ayoo... pengawal ke lima.
Hajar bocah kecil itu,. bocah yang seolah olah menjadi pahlawan di daerah kaki gunung Lhotse ini.
Pengawal ke lima kemudian mengeluarkan sabuk dari kantong celananya,. hal yang biasa dilakukan oleh para seniman seniman bela diri sebelum mereka melakukan pertarungan.
Pak Martin kemudian berteriak..
"Hati hati Asiong.
Asiong hanya mengeluarkan senyum kecil di wajah nya..
Tanpa menunggu lama,. jurus pertama telah dikeluarkan oleh pengawal ke lima.
__ADS_1
Asiong mengelak, hampir saja, pukulan dari Pengawal kelima mengenai kepala Asiong.
Secepat kilat, tinjau tinjau pengawal ke lima melesat kearah Asiong.
Hati kecil Asiong berkata,. Sungguh luar biasa kecepatan pukulan pengawal ke lima ini.
Pengawal ke lima kemudian melontarkan kata kata.
"Hai anak kecil, saya tau orang tua mu memiliki jurus Telapak penghancur karang,. pasti kamu memiliki jurus itu juga kan , ayo tunjukkan kepada ku , seberapa dahsyatnya jurus peninggalan leluhur kalian.
Lindu dan Lundi mungkin tidak sanggup menahan pukulan atau tendangan mu.
Tapi saya Pengawal kelima, sudah sangat sering melihat dan merasakan pukulan atau tendangan dari jurus Telapak penghancur karang.
Di dalam turnamen turnamen, saya sering mengalahkan seniman seniman bela diri yang menguasai jurus itu.
Kemudian Asiong mengangkat telapak tangan nya keatas, merapat kan kedua telapak tangan menjadi satu.
Sepersekian detik kemudian terdengar suara duppp..
Telapak tangan kiri Asiong mengenai dada pengawal ke lima...
Selanjutnya Deeeppp.. Telapak tangan kanan Asiong mengenai dada pengawal kelima.
Pengawal kelima kemudian tertawa..
" Hahaha.. Hanya segitu kekuatan jurus Telapak penghancur karang mu anak kecil,. bahkan tubuh ku hanya merasakan seperti gigitan nyamuk.
Asiong terdiam,. dan berkata dalam hati.
" Pengawal ke lima ini,. sudah kebal dengan jurus Telapak penghancur karang,
aku harus menyatukan jurus Telapak penghancur karang dengan aliran tenaga dalam Chi kung.
"Ayo anak kecil ,. tunjukkan kemampuan mu..
Atau kamu mau menyerah..
Kalau kamu mau menyerah, syarat nya , kamu harus menyerahkan sepuluh ikat rotan. Supaya kami dapat memaafkan kan mu, dan menganggap kejadian ini , tidak pernah terjadi, saya juga sebenarnya malu, untuk bertarung dengan anak belum cukup umur seperti mu.
"Pengawal kelima,Saya Asiong belum akan menyerah, tetapi kalau kamu kalah dengan aku , apakah kamu masih akan memenuhi janji mu, untuk memanggil ku sebagai Guru besar.
pengawal ke lima kemudian tertawa terbahak bahak.
"Saya akan menepati janji, saya akan memanggil mu guru besar dan saya akan berujud di kakimu. Tapi apakah kamu yakin dapat mengalahkan ku. ?
Jurus andalan mu saja, seperti gigitan nyamuk di tubuh ku,tidak ada kekuatan nya.
Kemudian Asiong menyatukan jurus Telapak penghancur karang dan aliran tenaga dalam Chi kung level dua , Asiong khawatir, kalau langsung level enam yang di keluarkan, takut nya nanti , pengawal ke lima akan hancur menjadi seperti butiran butiran pasir.
Pengawal ke lima langsung lompat ke arah Asiong, gerakan pengawal ke lima ini memang sangat lincah dan agresif. Wajar karena pengawal ke lima ini adalah mantan dari seniman seniman bela diri yang sering menjuarai turnamen-turnamen.
Pengawal ke lima langsung mengarahkan tendangan spesial nya ke dada Asiong.
Derrr, duppp. Asiong mundur beberapa langkah kebelakang,. tendangan dari Pengawal kelima sangat keras , tepat mengenai dada Asiong, tendangan nya sangat cepat ,tepat , Asiong tidak sempat mengelak, wajar ini adalah tendangan spesial yang dimiliki pengawal ke lima, tendangan ciri khas yang dimiliki oleh perguruan nya.
Setelah terkena tendangan oleh pengawal ke lima,dada asiong agak terasa panas.
Asiong kemudian mengangkat kedua tangan nya ke atas dan menyatukan nya.
__ADS_1
Ini adalah jurus Telapak penghancur karang dan kombinasi dari tenaga dalam Chi kung level dua, apakah pengawal ke lima sanggup untuk menahan nya...