Anak Miskin Menjadi Penguasa

Anak Miskin Menjadi Penguasa
Tidak disangka


__ADS_3

Tuan Luheng dan Gopal masih melihat kebawah, tempat dimana Asiong di keroyok oleh para penjaga dan pengawal mereka.


Tongkat pemukul baseball, tiada hentinya mengarah ke tubuh Asiong, tetapi Asiong dengan jurus Telapak penghancur karang nya, dapat menahan pukulan tongkat itu dengan mudah menggunakan telapak tangan nya.


Pengawal terkejut melihat Asiong dapat menahan pukulan tongkat pemukul baseball ,hanya dengan telapak tangan kosong nya, seolah olah tongkat pemukul baseball adalah bagai sebuah busa lembut di tangan Asiong.


Asiong tidak sedikitpun merasakan sakit pada telapak tangan nya, karena asiong sudah sangat sering berlatih, sudah terbiasa memukul karang dengan tangan kosong.


Kemudian Asiong menggunakan jurus Telapak penghancur karang nya untuk menyerang para penjaga dan pengawal.


Ada yang terkena di dada, pinggang, wajah , punggung, banyak para penjaga dan pengawal yang terpental dua meter jauh nya, ada yang terguling di lantai dan banyak sekali yang langsung pingsan.


Melihat Asiong mengeluarkan jurus Telapak penghancur karang, dan sulit untuk di kalahkan oleh mereka, kemudian para pengawal berdiskusi, seolah olah Ingin merencanakan sesuatu.


Asiong terdiam sejenak, mengapa pengawal berhenti untuk menyerangnya.?


Tiba - tiba para pengawal menghilang pergi entah kemana.


Asiong melihat kearah kiri dan kanan untuk mencari para pengawal dan para penjaga.


Kemudian Asiong melihat jendela lantai dua, disaat Asiong melihat, Tuan Luheng tiba -tiba berteriak kepada Asiong.


"Hei bocah..!


Kekuatan kamu sungguh luar biasa ya.


lihat sebentar lagi, kamu akan mendapatkan kejutan sepesial oleh para penjaga ku.


Belum habis Tuan Luheng berbicara, tiba - tiba terdengar suara yang sangat bising, suara seperti bunyian besi dan baja bergesekan.


Terlihat dari kejauhan oleh Asiong, kilatan - kilatan cahaya yang keluar dari lantai beton halaman luar Tuan Luheng.


Mata Asiong kemudian melotot, melihat hampir semua para pengawal dan para penjaga membawa senjata tajam sejenis samurai di tangan nya.


Para penjaga ada yang sengaja menyeret samurai nya ke lantai beton sehingga menimbulkan kilatan - kilatan api, akibat yang terjadi dari gesekan - gesekan senjata tajam tersebut.


Samurai ini bukan samurai sembarangan, bukan samurai biasa, kabar nya tuan Luheng sengaja menempa samurai ini jauh ke negara Matahari terbit, negara tersebut sudah sangat terkenal dengan kemampuan nya untuk membuat berbagai jenis senjata tajam.


Asiong menjadi bingung, sementara selama ini, Asiong belum pernah latihan untuk menghindari senjata tajam, belum pernah Asiong latihan bagaimana cara nya untuk melawan musuh dengan senjata tajam.


Di saat - saat genting tersebut, tiba - tiba terdengar suara panggilan dari arah luar gerbang.


Asiong , hati -hati , gunakanlah jurus telapak penghancur karang dan kombinasi dari aliran tenaga dalam Chi kung untuk menahan samurai itu , agar samurai tidak dapat menyentuh tubuh mu.


Asiong terkejut , kemudian melihat kebelakang, terlihat lah pak Martin dan Mister Willys, beserta para seluruh karyawan dari perusahaan rotan, banyak sekali jumlahnya, hampir seluruh karyawan ikut , kalau di perkirakan kemungkinan ada sekitar hampir 1.500 orang.


Rupanya Karyawan yang mengantarkan asiong ke rumah Tuan Luheng menelpon Mister Willys, karyawan tersebut takut terjadi sesuatu dengan Asiong.


Kemudian karyawan tersebut melaporkan, dan menceritakan semua kejadian yang menimpa Asiong kepada Mister Willys.


Mendengar nasehat dari orang tua nya, tentang aliran tenaga dalam Chi kung, Asiong kemudian langsung mengangkat dan menyatukan kedua telapak tangan nya.


Para pengawal sudah sangat dekat, samurai sudah di acungkan ke tubuh Asiong , dengan sangat cepat , kemudian Asiong menghentakkan kedua telapak tangan nya ke arah para penjaga dan para pengawal dari Tuan Luheng.


Dengan jurus Telapak penghancur karang dan kombinasi dari tenaga dalam Chi kung. Asiong hanya mengeluarkan tenaga dalam Chi kung level 3 .

__ADS_1


Kemudian terdengar suara buummm, bagikan suara benda jatuh , kuat sekali suara nya.


Seketika itu juga, terlihat para penjaga dan pengawal Tuan Luheng berhamburan, terpelanting,terbang , jatuh .


Hampir seluruh pengawal Tuan Luheng, yang menyerang Asiong berhamburan , jatuh terguling - guling.


Tuan Luheng menyaksikan itu semua.


Dia ternganga, tercengang, seakan tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.


Seluruh karyawan pabrik rotan juga menyaksikan kehebatan Asiong.


Hampir seluruh karyawan pabrik rotan seakan tidak percaya dengan apa yang mereka saksikan.


Tiba-tiba Mister Willys berteriak,


" Asiong .!


Kalau kamu butuh bantuan, katakan saja pada kami , seluruh karyawan pabrik rotan telah siap berjuang untuk membantu mu.


"Mister Willys, Untuk saat ini, saya masih mampu untuk bertahan , nanti seandainya kira- kira saya tidak mampu , saya akan memanggil temen - teman karyawan pabrik kita.


"Terimakasih Asiong, hati -hati , kami selalu ada di belakang mu.


Yang ada di dalam hati Asiong adalah.


Seluruh karyawan semuanya telah berkeluarga , kalau seandainya para karyawan ikut membantu nya, dan terjadi sesuatu dengan mereka , bagaimana nasib anak dan istri nya.


Tiba tiba Gopal berbicara dengan Tuan Luheng.


Kalau terus kita biarkan, bocah kecil itu, dapat melukai seluruh para pengawal dan penjaga kita.


"Tunggu Gopal..?


Saya mau menelpon lundu dahulu, saya mau tahu, bagaimana keadaan di bawah.


Tidak lama kemudian, hp lundu berdering.


" Halo Tuan Luheng.


"Lundu , bagaimana keadaan di bawah, para pengawal bagaimana keadaan nya.


"Semua masih terkendali Tuan Luheng.


Para pengawal masih sehat sehat, tetapi ada beberapa orang yang terluka.


"Lundu , kerahkan seluruh pasukan pengawal, saya mau bocah kecil itu mati, dan cincang halus tubuh nya , agar semua orang tidak ada yang dapat mengenali bocah itu lagi.


"Siap Tuan Luheng, perintah segera dilaksanakan.


Kemudian Tuan Luheng berbicara dengan Gopal.


"Gopal, pasukan pengawal kita masih banyak yang sehat , kamu bersabarlah, belum saat nya kamu turun tangan untuk melawan bocah kecil itu.


"Tapi Tuan Luheng, tangan saya sudah gatal, ingin sekali saya menjambak rambut bocah tengik itu, saya akan menguliti kulit kepala nya.

__ADS_1


"Hehe, Saya tahu Gopal.


Kamu sudah lama tidak menggerakkan tubuh mu.


Kamu sudah lama tidak menemukan lawan tanding yang seimbang dengan kekuatan mu.


"Maaf Tuan Luheng..?


Saya sudah sangat lama tidak mencium bau darah.


Di lantai bawah suara lundu dan Lundi menggelar memberi semangat untuk par pengawal agar lebih semangat untuk menyerang Asiong.


Diperkirakan ada sekitar 150 orang lagi anggota Tuan Luheng yang masih siap siaga untuk menyerang Asiong.


"Ayo, kita kepung bocah kecil itu , kita buat formasi berlapis.


Jangan beri celah sedikitpun.


Kemudian anak buah Tuan Luheng berbaris seperti tentara 50 orang dari depan 50 samping kiri , dan 50 orang sampai kanan.


Asiong melihat barisan itu, ada sedikit perasaan takut di hati Asiong, apakah melawan sendiri atau memanggil bantuan para karyawan pabrik rotan.


Ada sedikit gejolak pada hati Asiong, antara melawan sendiri atau memanggil bantuan.


Akhirnya Asiong memutuskan, untuk melawan sendirian , dalam hati nya berkata, aku harus menggunakan jurus Telapak penghancur karang dan kombinasi dari tenaga dalam Chi kung level 6.


Tapi aku harus memberikan peringatan dahulu kepada para pengawal Tuan Luheng, agar mereka tidak menyesal atas keputusannya.


Kemudian Asiong berteriak kepada para pengawal Tuan Luheng.


" Hai para pengawal dan para penjaga.!


Aku peringatkan..! Sekali lagi.


Kalau kalian tetap ingin melawanku..!


Mungkin kalian bisa cacat seumur hidup, atau bahkan kalian dapat kehilangan nyawa.


Pergilah..!


Aku tidak ada urusan dengan kalian, aku hanya ingin berurusan dengan Tuan Luheng.


Kemudian Lundu dan Lundi menjawab.


"Bocah kecil, kami sangat banyak , kamu hanya sendiri, sebaiknya kamu menyerah sekarang juga.


Jangan pernah kamu bermimpi untuk dapat mengalahkan kekuatan kami.


Kalau kamu mau menyerah sekarang, mungkin Tuan Luheng masih dapat memanfaatkan.


Ayo serang bocah itu.. !


Mendengar jawaban dari Lindu dan Lundi, Asiong kemudian tersenyum, kemudian Asiong bersiap-siap untuk melawan semua anggota keamanan Tuan Luheng.


Asiong kemudian memejamkan mata nya dan berkonsentrasi, seketika itu juga Asiong melompat seakan terbang, mata seluruh anggota keamanan Tuan Luheng melihat keatas, seakan tidak percaya, kemudian Asiong mengarahkan telapak tangan nya ke bawah, mengarah ke ruangan kosong di antara para penjaga keamanan Tuan Luheng, seketika itu juga.

__ADS_1


Terdengar suara seperti dinamit.


__ADS_2