
Setelah di rasakan Asiong tubuh nya mulai sembuh.
Asiong langsung berdiri dan langsung menuju lantai selanjutnya untuk mencari uang ataupun harta Tuan luheng.
Tiba tiba-tiba terdengar suara memanggil.
"Asiong, asiong , tunggu kami.
Ohh rupanya Mister willys dan Pak Martin menyusul.
" Bagaimana Asiong apakah kamu sudah selesai.
" Saya lagi mencari uang Tuan luheng.
Kemungkinan Tuan luheng menyimpan uang di kamar nya ..?
" Kalau sudah selesai, kita pulang saja, biarlah pabrik rotan yang rusak itu, saya perbaiki sendiri. Saya juga masih memiliki sedikit tabungan kok.
"Tunggu sebentar Mister willys,
Kemudian Asiong melihat Brangkas..?
" Itu ada berangkas, ayo kita buka.
Asiong melirik Mister willys dan Pak Martin.
Ada ada saja kamu Asiong.?
"Jadi kita akan mencuri uang Tuan luheng,
" Begitu maksud mu, jawab Mister willys.
" Kita tidak mencuri, kita hanya mengambil hak kita saja.
__ADS_1
Jawab Asiong, sambil tersenyum.
Tetapi sangat sulit untuk membuka Brangkas ini.??
"Awas Pak..?
" Biar Asiong saja yang buka.
Dengan kemampuan tenaga dalam Chi kung level enam yang telah di kuasai oleh Asiong.
Membuka Brangkas sangat lah mudah bagi dirinya.
Seperti mengeluarkan pisang dari kulit nya.
Di tangan Asiong, Brangkas yang dilapisi baja sangat keras, terbuat dari besi baja tempa.
Hanya bagaikan buah semangka, cukup sekali pukulan.
Kemudian Asiong mengangkat tangan nya keatas, kemudian terdengar suara. krepppaakk..
Lumayan banyak juga harta tuan luheng.
"Mister willys, ambilah uang itu untuk memperbaiki pabrik rotan.
" Sisa nya kita bagikan kepada masyarakat, karena masyarakat sudah sering merugi, akibat dari pungutan pungutan liar, yang sering di lakukan oleh Tuan luheng.
Kemudian setelah mereka selesai, mereka melanjutkan untuk membagi bagikan uang Tuan luheng kepada masyarakat.
Masyarakat sangat antusias, dan masyarakat sangat berterimakasih sekali kepada Asiong, karena berkat Asiong, desa kaki gunung Lhotse menjadi aman dan tentram.
***************
Asiong, sebelum pulang..?"Ayo singgah dulu kerumah saya.
__ADS_1
Anak saya Teng hui, sudah menyiapkan makanan.
*Mister willys akan menjamu Asiong, sebagai ungkapan rasa berterimakasih.
Di dalam hati Mister willys mengatakan.
Mister Willys akan menjodohkan Asiong kepada anak nya, yaitu Teng hui.
Tetapi apakah Asiong setuju untuk menikah dengan Teng hui.?
******
Asiong dan Pak Martin kemudian berbelok menuju rumah Mister willys.
"Ayo masuk, jangan sungkan, anggap saja rumah sendiri.
* Miranta adalah nama ibu Teng hui, istri Mister willys. *
Ibu Teng hui Miranta, memulai perkataan.
"Asiong..saya sangat berterimakasih atas bantuan nya , karena atas bantuan mu lah pabrik rotan selamat dan masih bisa kami kelola. Kalau tidak ada kamu.? Mungkin kami semua sudah menjadi gelandangan.
" Saya membantu tulus bu. Saya juga adalah salah satu karyawan dari pabrik rotan, jadi sudah menjadi kewajiban saya untuk membantu.
"Asiong sebagai ucapan terimakasih, kami ingin membantu mu melanjutkan sekolah.
Mulai besok, kamu pergi lah ke kota.
Semua biaya sekolah kami yang tangung.
Teng hui juga sudah saya bawa pulang, rencana nya kamu dan Teng hui sekolah di tempat yang sama, sekalian kamu bisa menjaga dan mengawasi nya.
Asiong melirik Pak Martin, dan mengangguk pertanda setuju.
__ADS_1
"Maaf Mister Willys, kalau saya sekolah ke kota, bagaimana orang tua saya di sini.
" Kamu jangan khawatir, Pak Martin akan saya jadi kan sebagai kepala keamanan di pabrik rotan. Saya akan memberikan dia gaji lebih dari cukup.