
Jangan kamu pikir aku tertarik dengan wanita seperti mu,.” Kata
Devano sambil melemparkan gelas kaca minumannya ke arah nayra.
Untung saja nayra mengelak sehingga gelas itu tidak mengenainya.
dari tadi emang Devano sudah kesal sama nayra yang sok jual mahal pada mereka, makanya dia menumpahkan kekesalannya sama nayra setelah Raihan pergi karena dia tak mau sampai sahabatnya itu melihat sisi buruknya terhadap wanita.
Tubuh nayra bergetar karena ketakutan, tapi dia harus tetap sabar, dan tetap bertahan, aku harus kuat demi nenekku, aku melakukan ini juga demi nenekku, gumam nayra” Kau hanya lah wanita penggoda yang hanya menghalalkan****segala cara untuk memenuhi kebutuhan mu. Bahkan kau rela menj**ual tubuhmu hanya*
untuk memenuhi gaya hidup mu.
Dasar wanita ja*l*ang. mendengar ucapan pemuda ini.
sungguh membuat hati nayra sakit, bahkan air matanya sudah merembes di pelupuk
mata indahnya.
dia melakukan ini semua semata – mata hanya ingin membiayai biaya operasi neneknya.
Tapi kenapa pemuda ini begitu tega menghinanya.
Padahal dia tak tahu latar belakang ku sebenarnya, gumam nayra dalam hati.
Nayra tak bisa melawan, dia ingat pesan maya
sahabatnya jika dia harus bersikap baik dihadapan tamu.
Nayra juga bingung kayaknya dari tadi dia juga bertingkah yang baik, tapi kenapa pemuda ini begitu membencinya.
Melihat mata nayra sudah berkaca – kaca Devano bukan nya kasihan, tapi dia malah semakin kesal, dia menarik rambut nayra dengan sedikit kasar,,
aww sakit tuan kata nayra,”
ya sifat dingin dan kejam Devano tidak pernah
berubah jika sudah bertemu dengan lawan jenisnya, entah sampai kapan dia akan
seperti ini.
Melihat nayra yang meringis kesakitan Devano langsung mendorong tubuh nayra hingga terjatuh ke lantai.
Aww,, aah !!!!
nayra meringis kesakitan sambil mencabut pecahan kaca di telapak tangannya yang berdarah.
akibat terkena pecahan gelas kaca yang di campakkan Devano si CEO dingin dan juga kejam kepada wanita itu.
Darah yang keluar cukup banyak dari tangan nayra.
Bukannya iba Devano malah jij*k melihatnya.
Tanpa berpikir lagi nayra langsung mengoyak
ujung roknya yang sebenarnya sudah minim. Untuk membalut luka ditangannya.
karena jika luka di tangannya itu tidak segera di balutan nya, mungkin darahnya tidak akan berhenti.
Terlihat sebuah paha yang sangat mulus dan putih terpampang jelas dihadapan Devano. membuat Devano langsung menelan
Saliva nya.
__ADS_1
Dia begitu terkesiap melihat wanita yang ada di depannya sekarang.
Jujur Devano sebenarnya mengagumi kecantikan nayra yang natural, kulit putih, mulus, hidung mancung, bibir kecil dengan warna merah muda, yang menantang, serta body badan yang langsing tapi berisi.
sungguh setiap pemuda yang melihatnya pasti ingin memilikinya. Melihat tingkah nayra yang mengoyak roknya sendiri membuat Devano salah tingkah, tapi dia bisa menutupinya. Hai wanita mur*h*an apa yang sedang kamu
lakukan, kau ingin menggodaku ya,,. Tanya Devano dengan raut wajah yang tak
bisa di artikan, sebenarnya dia kasihan kepada nayra.
tapi rasa bencinya terhadap perempuan membuat Devano menghilangkan peri kemanusiaannya kepada nayra.
gadis miskin yang harus berjuang sendiri bertahan hidup, melawan kerasnya kehidupan dunia.
Maaf tuan saya tidak ada niat untuk menggoda tuan.
tapi saya hanya ingin membalut luka saya,
agar darahnya tidak terlalu banyak keluar tuan. entah dapat keberanian dari mana,
nayra berani mengatakan itu kepada Devano si CEO dingin dan kejam,
sebenarnya nayra takut dengan apa yang diutarakannya ke Devano, tapi dia harus membela sedikit harga dirinya yang dari tadi sudah dicampakkan dan direndahkan oleh Devano.
Mendengar penuturan nayra, Devano bergumam dalam hati, ,” dia terluka karena ulah ku, tapi mengapa dia malah diam kenapa
dia tak menuntut ku ya,” tapi sekali ini sepertinya hati seorang CEO dingin
cukup tergugah melihat nayra yang begitu tegar, meskipun sudah di aniayanya,.”
Hai gak usah kamu terlalu lebay, ambil ini cek disitu sudah tertulis uang tiga
puluh juta, dan aku rasa cukup membiayai pengobatan tangan mu itu, kata Devano
Devano langsung pergi meninggalkan nayra dengan segudang kesedihan.
Nayra menangis pilu di ruangan itu, dia sendiri,” tak ada tempat dia untuk mengadukan semua masalahnya.
dia terisak meratapi kehidupannya yang
iya tak tahu kapan kehidupannya itu akan bahagia.
Dia segera mengambil cek yang di berikan
Devano kepadanya.
dan menghapus sisa air matanya.
Dia ingin segera permisi kepada maya
sahabatnya, untuk segera pulang.
Karena iya ingin menjenguk neneknya di rumah
sakit.
Nayra menjumpai maya sahabatnya di kasir di club malam itu,
“ may bisakah aku ijin agar cepat pulang, aku ingin ke rumah sakit,
melihat keadaan nenekku, karena dari siang kemarin aku tidak ada ke rumah sakit untuk
__ADS_1
menjenguknya.
“ ya uda nay,, oiya nay ini ada tambahan gaji kamu hari ini, karena tamu yang kamu layani gak komplain maka kamu diberi tambahan gaji tiga ratus ribu.”
Gimana Nay,,” enakan jika kerja seperti ini hanya melayani nya saja minum- minum terus cerita – cerita kamu dapat tambahan gaji, dan sudah pasti kamu dapat tips kan tadi waktu
didalam,
Tanya maya,” nayra hanya bisa mengangguk pelan dan menyembunyikan tangannya yang terluka kebelakang
badannya.
Setelah berpamitan dengan maya,
nayra segera keluar dari Club malam Megan’s, Club malam tempat ia menaruhkan kehidupannya,
entah sanggup atau tidak dia bekerja sebagai pelayan di club ini,
karena ini baginya sangat sulit.
Begitu banyak hinaan yang ia dapat,
selama ini dia juga sudah sering
di hina orang – orang karena dia miskin,
itu kenyataan, tapi jika dihina sebagai wanita mura***han sungguh itu sakit, karena
baginya dia bukan wanita mura***han yang rela menjual dirinya.
Tapi kenapa tuan itu tega menghinanya begitu rendah.
Terisak nayra di sebuah halte didekat lampu
merah tempat dia biasa menunggu taxi yang biasa mengantarnya.
Nayra duduk sambil menumpahkan segala kesedihan hatinya.,,
sungguh pekerjaan ini berat ia kerjakan tapi demi neneknya dia harus kuat,.
Tepat di pemberhentian lampu merah didalam sebuah mobil mewah Nampak
seorang pria dengan tatapan yang tajam mengarah ke halte,,. Kenapa dia disini
apa ini pekerjaan lainnya selain di club,
heem dasar!! gumaam Devano
Nayra tiba di rumah sakit tempat dimana neneknya dirawat,, tadi
sore nayra mendapat chat dari dokter Juan. Yang mengatakan bahwa neneknya sudah
selesai di operasi. Dan alhamdullilah operasi nya berjalan lancar.
Nayra membuka ruangan tempat neneknya di rawat, ternyata di sana
sudah ada dokter Juan dan seorang perawat wanita.
Yang baru selesai memeriksa keadaan neneknya,,
selamat malam dokter Juan, sapa nayra,” yang berjalan mendekati pembaringan neneknya. hai nayra selamat malam” alhamdullillah nay keadaan nenek kamu sudah mulai membaik. kata dokter Juan.
__ADS_1
bersambung😊☺
hai hai jangan lupa tinggalkan jejak mu ya,, pembaca yang baik hati jangan lupa vote ya,, dukung terus karya saya ya,,:) ini karya tulisan saya yang pertama saya share,, selama ini hanya menulis di kertas sele sele aja,,.