ANAK TERTUKAR DAN CEO DINGIN

ANAK TERTUKAR DAN CEO DINGIN
Bab 14 Perasaan Dokter tampan


__ADS_3

Flashback on


Nay ada yang mas ingin omongin mengenai keadaan nenek kamu,,


“Iya mas,”


Dokter Juan


emang gak mau dipanggil nay dengan sebutan dok dan dia lebih nyaman jika nay


memanggilnya dengan sebutan mas, Juan yang semenjak bertemu dengan nayra untuk


pertama kalinya, emang sudah menaruh hati pada gadis cantik itu, melihat


ketulusan mengurus neneknya yang terbaring koma menambah rasa cintanya pada


nayra,


Tapi Juan tak berani untuk mengutarakannya, karena baginya ini


masih terlalu awal dia takut nayra akan berpikir negatif mengenainya. Dia akan


mengutarakannya jika waktunya sudah pas menurutnya.


Nay,” mas ingin menanyakan sesuatu mengenai nenek kamu,? kata Juan


Ada apa mas,” tanyakan


saja, jika nay bisa jawab pasti akan nay jawab,


dengan perasaan ragu  Juan


bertanya kepda nayra,


Apakah nenek kamu memiliki musuh?


Musuh ? setahu nay nenek tidak ada musuh mas, nenek orangnya baik


mas”,,


Benar juga ya,, mana mungkin nenek memiliki musuh yang berbahaya


sehingga ingin mencelakainya. Gumam Juan


Karena dari cerita nayra sebelumnya pun neneknya hanya seorang


pedagang kecil di depan sekolah, jadi sangat mustahil nenek memiliki musuh apa


lagi jika dari saingan bisnis nenek,, itu lebih mustahil. Karena nenek nayra


bukanlah pebisnis.


Siapa yang sudah berani masuk keruangan dan menyuntikan zat


berbahaya itu kedalam tubuh nenek ya, gumam Juan sambil mengurut pelipisnya


yang sakit, karena bingung memikirkan situasi ini, sebenarnya rumah sakit ini


memiliki fasilitas camera cctv tapi hanya diletakan di koridor saja, sedangkan


ruangan pasien tidak dilengkapi pasilitas tersebut karena menjaga privasi


masing – masing pasien.


Sebenarnya Juan sudah menelaah cctv yang mengarah kamar nenek


nayra dan dia menemukan kejanggalan, dia melihat ada seorang perawat masuk


keruangan nenek nayra, setelah dirinya selesai memeriksa nenek nayra.


Dan dari pemeriksaanya terhadap nenek nayra dia menemukan zat


beracun yang sangat berbahaya ada di dalam tubuh nenek nayra.


Inilah yang membuat nenek nayra tidak sadarkan diri sampai


sekarang.


akhirnya Juan memiliki inisiatif memasang camera cctv di dalam


ruangan nenek nayra. Dan ini dilakukannya tanpa sepengetahuan siapa pun


termasuk nayra.

__ADS_1


Setelah pembicaraan dengan dokter juan, nayra segera masuk lagi


keruangan neneknya,


Nayra duduk di sisi pembaringan neneknya, dia mengelus tangan


neneknya dengan lembut, di pandangnya wajah pucat neneknya, di lihatnya mata


neneknya yang masih enggan untuk terbuka, menetes air mata nayra melihat


keadaan neneknya seperti ini, sampai kapan dia bisa tabah melihat keadaan


neneknya seperti ini, wanita yang selalu ada di saat dia membutuhkan sosok


seorang ibu, wanita tua yang bukan hanya berperan sebagai ibunya, tapi juga


berperan sebagai ayah, baginya nenek lah hidupnya. Yang selalu berjuang demi


dirin nya,


melihat tubuh neneknya yang telah rapuh dimakan usia tergeletak


tak berdaya menambah rasa pilu di hati nayra, hiks – hiks,,” akhirnya tumpah


semua air matanya yang dari tadi sudah ditahannya, nek,” nayra mohon sadarlah


nek, nayra takut nek, nenek kan tahu nayra takut kesendirian nayra mohon bangun


nek,,, nayra mohon nek,, hiks, hiks”  terdengar suara tangisan pilu nayra yang berusaha membangunkan neneknya


dengan segala cara.


pintu terbuka, terlihat


sosok pria tampan masuk keruangan dimana tempat nenek nayra dirawat, dialah


Dokter Juan, kehadirannya tak diketahui nayra, melihat keadaan nayra yang


seperti itu jujur membuat hati dokter ganteng ini tersentuh, sejak pertama kali


bertemu nayra dia sudah menaruh hati pada gadis cantik itu. Dan melihat wanita


yang disukainya harus rapuh seperti itu rasanya dia ingin memeluknya dan


keluar dulu, kemudian dia berjalan mendekati nayra yang terus memeluk tubuh


rapuh neneknya, disentuhnya bahu nayra dengan lembut, reflek nayra bangkit


langsung memeluk Dokter Juan,  cha nenek


belum juga sadar” cha kalau nenek,,,,”  terputus omongan nayra, karena dia baru sadar


orang yang di peluknya bukanlah acha sahabatnya, tubuhnya yang lebih tinggi,dibanding


acha sahabatnya di tambah lagi parfumnya yang wanginya maskulin menyadarkan


nayra, nayra menjauhkan badannya dan menundukkan kepalanya, dia malu ketika


menyadari Dokter Juan lah yang sudah di peluknya, maaf mas, nayra gak tahu


kalau mas yang datang,, kata nayra yang masih menundukkan wajahnya, pipinya yang


putih rasanya sudah berubah warna semerah tomat karena menahan malu,  tak apa nay, kalau nay butuh teman untuk


bercerita, mas mau kok jadi pendengar setianya,, kata dokter Juan dengan senyum


menawannya, membuat yang melihatnya pasti akan kelepek kelepek.


Setelah dokter Juan selesai memeriksa nenek nayra,


dia berpamitan dengan nayra, sebelum dia keluar meninggalkan


ruangan tersebut,


dia kembali menoleh gadis cantik itu yang masih menatapnya dengan


malu – malu


“aku


menyukaimu nay, aku akan segera menyatakannya kepadamu”gumam  dokter Juan


Setelah kepergian dokter Juan, nayra kembali duduk di pembaringan

__ADS_1


neneknya,


“  nek,,” maafin nayra ya,


nayra gak bisa jagain nenek malam ini, karena nayra mau masuk kerja nek,,


Tapi nayra uda nyuruh acha nek untuk bantu jagain nenek,,


Sebenarnya nayra sudah bercerita kepada neneknya mengenai dia


bekerja di club malam, karena dia tahu orang yang koma pasti mendengar meskipun


dia tak bisa untuk menggerakkan tubuhnya, karena kata dokter Juan pun sering –


seringlah mengajak neneknya bercerita supaya tubuh neneknya menerima rangsangan


dari indra pendengarannya.


Flashback off


Assalamualaikum cha,,,”


wa'alaikum salam nay”


gimana keadaan nenek nay?


Masih seperti kemarin – kemarin cha, nenek belum sadarkan diri


cha,”


Yang sabar ya nay, serahkan semuanya sama allah, mudah – mudahan


nenek segera sadar dan bisa kumpul lagi sama kita nay.


Iya cha,,” oiya cha kamu bisa bantu jagain nenek ini malam ?


soalnya aku uda dua hari


gak masuk kerja.”


Ok nay,, entar malam aku yang akan jaga nenek,


Terima kasih ya cha” kamu adalah sahabat terbaik ku.


Aku gak tahu harus minta tolong


siapa lagi,, maafin teman mu ini yang selalu nyusahin kamu,”


Eaalllahh nay kayak sama siapa aja sich,,”


Devano Alexander, pemuda 26 tahun, sifatnya yang dingin dan


kejam, berwajah tampan, dan menawan, membenci yang namanya wanita karena masa


lalunya yang di khianati wanita yang dicintainya,


Nayra Anjani gadis 20 tahun memiliki kepribadian ceria, memiliki cita - cita menjadi seorang dokter, tapi dia hanya bisa menggantungkan cita - citanya yang tak pernah tersampaikan,


BAYU DIRGANTARA, USIA 28 tahun


Putra


pertama pak hermawan, cinta pertama Nayra Anzani pria Dewasa berprofesi sebagai seorang polisi yang sangat baik,


dan harus merelakan hubungannya dengan nayra berakhir karena perjodohan,


sebenarnya dia tak rela jika harus berpisah dengan nayra, tapi ini semua keputusan


nayra, nayra tak mau di karenakan dirinya bayu harus berpisah dengan


keluarganya.


Dokter Juan pratama usia 26 tahun


Merupakan dokter tampan dan baik hati, punya rasa dengan


Nayra, tapi dia sulit mengutarakannya.


hai... hai pembaca yang baik hati jangan lupa tinggalkan jejak baca mu ya" untuk menambah semangatku untuk belajar menulis novel... dukungan kalian semua sangat author harapkan :) dan maaf ya jika author lama nge up nya maklum lah ya author memiliki banyak pekerjaan di dunia nyata,,


bersambung☺


kritik dan saran kalian sangat author harapkan sebagai penambah ilmu, dan komennya jangan julid kali ya,, maklum author disini masih belajar

__ADS_1


__ADS_2