
****
Sesampainya mereka dirumah sakit,,” tiba – tiba handphone Devano berbunyi,,”,..
Dia segera menjauh dan menjawab panggilan masuk tersebut.
Dan tak lama,” Ans tolong kamu temani Nayra untuk memeriksakan keadaan nya. aku ada urusan sebentar. “
oiya kamu pakai saja mobil, biar aku naik taksi aja.
Baik Tuan hati – hati jawab Ans …
Menyadari dirinya yang tidak dihiraukan oleh Devano, Nayra hanya tersenyum getir disaat Ans beralih menatapnya.
“ tenang aja nona Nayra sepertinya hati tuan ku sudah kamu luluh kan, gumam Assisten Ans,, dalam hati. “
Nayra masuk kedalam ruangan pemeriksaan sendiri tanpa di temani Assisten Ans, menurut Nayra ini privasi dia,,.”
Di dalam ruangan pemeriksaan Nayra di periksa oleh dokter Airin,,”. Dokter Airin sangat ramah dan baik, gumam Nayra ‘’,.
“ Oiya Bagaimana keadaan saya ya Dok. Mengapa belakangan ini saya mudah sekali lelah dan kepala saya sering pusing dan setiap pagi saya juga muntah – muntah. Tanya Nayra,,.”
Dokter Airin tersenyum mendengar pertanyaan Nayra,” dan dia mulai menjelaskan kepada Nayra yang masih bingung dengan keadaannya.
Nona Nayra tidak sakit,..” kata dokter Airin
apa dok saya tidak sakit Tanya Nayra yang heran dengan pernyataan Dokter Airin yang mengatakan bahwa dirinya tidak sakit..
iya nona Nayra anda tidak sakit, keadaan yang anda alami ini normal di alami oleh wanita hamil,,”…
Jeduuuuuaaaarrr,,,”
hamil..” iya nona Nayra anda hamil,,” dan keadaan bayi nya sehat,” dan semuanya juga dalam Keadaan Normal.
Nayra terdiam mendengar semua penjelasaan Dokter Airin. Dia bingung dengan keadaan ini, dia harus senang atau sebaliknya,” bagaimana jika kehamilan nya menambah sulit hubungan antara dirinya dan Devano. Apa dia harus menceritakan keadaan yang sebenarnya kepada Devano,,”
**
Nay bagaimana hasilnya,” Tanya Ans yang setia menunggunya di luar ruangan ,,” aku Cuma kecapean dan sedikit masuk angin aja mas, jawab Nayra yang sedikit berbohong mengenai keadaan nya.
Ehemm,,,” kalau gitu, mari aku antar kamu pulang.,,” biar kamu bisa segera istirahat, kata Ans
Iya mas,,” jawab Nayra mengikuti langkah Assisten Ans.
Di dalam ruangan Direktur perusahaan Alexander corvorations…”
Tidak bisa pa aku tidak bisa menerima perjodohan ini aku tidak mencintai wanita itu,,” jawab Devano dengan menahan amarahnya . kamu tidak bisa terus seperti ini Dev, usia papa sudah tua, yang papa inginkan adalah melihat kamu segera menikah.
Mau tidak mau, suka tidak suka kamu harus mengikuti kemauan papa, kamu harus segera menikah dengan Celine, minggu depan acara pertunangan kamu.
Tapi,,, pa, Devano berusaha untuk membantah semua keingin Papa nya, meskipun iya tahu bahwa itu semua akan mustahil di terima Papanya..
Asal kamu tahu Dev,,,” Papa melakukan ini semua demi kemajuan perusahaan kita dan masa depan kamu nantinya.” Ucap Tuan Richard Alexander,,” sembari melangkahkan kaki nya dan meninggalkan ruangan tersebut dan meningggalkan Devano dengan segudang amarah atas keingin papa nya yang menjodohkannya dengan wanita yang tidak pernah dia cintai…”
Nayra melihat ujung sepatunya dia masih terdiam duduk di salah satu bangku panjang yang berada di depan ruangan Direktur,,” air matanya jatuh membasahi pipinya,,” hal yang ia takut kan akan terjadi,,” dia menyentuh lembut perutnya yang masih rata.
__ADS_1
Hup,,”
Nayra menarik nafas nya dalam – dalam ,,,” Nayra juga tidak tahu mengapa hatinya bisa sesakit ini, merasa di hianati ” tapi tuan Besar itu bebas memilih wanita mana pun yang dia mau.
Nayra menghusap air matanya di saat Ans datang menghampirinya,,”
Nay,,” apa kamu baik – baik saja,,,
Iya mas aku baik – baik saja,,” jawab Nayra..”
Cekreekk!!!” pintu ruangan direktur terbuka dan memperlihat si empunya ruangan tersebut.
Deg!!!!,,,.
Sorot matanya yang tajam tertuju pada wajah cantik Nayra..
sudah berapa lama mereka disini,,” apakah mereka mendengar semuanya,,” gumam Devano dalam hati…
“ apakah kalian sudah lama disini,,” Tanya Devano “.
Tidak tuan baru saja,,”
oiya tuan maaf saya harus membawa Nayra ke kantor ini,,”
karena berkas yang tuan suruh siapkan ketinggalan tadi di mobil,,
” jawab Assisten Ans menerangkan kehadirannya bersama Nayra di kantor megah Alexander Coorporation’s .”
Ya sudah kalau gitu kamu siapkan semuanya,,”
Assisten Ans yang mendengar jawaban Devano,
hanya bisa menarik nafas panjang tanpa bisa berkomentar
pada bos nya yang selalu punya aturan itu,,”
Devano mengajak Nayra istri nya untuk menemaninya makan siang,,”
ini pertama kalinya dia mengajak Nayra untuk makan diluar,,”
**
Silahkan masuk tuan Devano,,”
sambutan para pelayan restoran kepada sang pengusaha ternama negeri ini,
” Devano sengaja memilih tempat duduk sedikit di pojok
agar tidak terganggu oleh pengunjung restoran lainnya.
“ kamu mau makan apa,,” Tanya Devano,,” kepada Nayra,,”
Nayra gugup dengan situasi seperti ini,,”
ini pertama kalinya dia makan di restoran mahal seperti ini
__ADS_1
di tambah lagi dia makan bersama dengan Devano seorang pengusaha ternama,”
Terserah tuan aja,,,” ,,,
mendengar jawaban Nayra,,
membuat Devano menarik nafas nya dan menghembuskan nya dengan kasar,,”
dia kesal dengan nama panggilan Nayra kepadanya,,”
karena sampai sekarang Nayra masih memanggilnya dengan sebutan Tuan,,”
padahal jelas – jelas,, bahwa dirinya adalah suami sah nya.
Nay please aku ini suami kamu,,”
aku tidak suka kalau kamu panggil aku dengan sebutan Tuan,,” jawab Devano dengan kesal.
Ma, maaf ma mas,,” jawab Nayra gugup,,”
Devano langsung menyuruh pelayan restoran tersebut membawakan makanan terbaik dari restoran tersebut,,,”. Dan tidak begitu lama di depan mereka
sudah terhidang berbagai macam jenis makanan yang sangat menggugah selera,
,” tapi tidak untuk Nayra,,” dari sekian banyak nya makanan yang ada di situ
tak ada satu pun makanan yang membuat iya selera,,”
tapi,, dia takut mengatakan nya kepada Devano,,” ini juga salahnya,,”
mengapa dia tadi bilang terserah,,”
hup,,”!!
Nayra menuangkan nasi ke piring Devano, dan dia melayani segala kebutuhan Devano di meja makan,,
” melihat apa yang dilakukan Nayra kepadanya ,,”
membuat Devano tertegun dengan sikap polos dan ke ibuan istri nya..”
akan sulit di jumpai wanita seperti ini di jaman sekarang…”dia sangat baik,,” , gumam Devano.
“ Nay,, panggil Devano sembari menyuapkan nasi kemulut istrinya, Nayra”
Melihat apa yang dilakukan Devano kepadanya
membuat Nayra sedikit canggung dan malu – malu
dengan perlakuan romantis yang dilakukan Devano .
Ajaib,,, awalnya tadi sedikit pun tidak ada selera dia untuk makan, bahkan dia sedikit mual dengan aroma makanan yang disitu..” tapi ketika Devano menyuapi makanan kepadanya perlahan rasa mual nya hilang dan dia semakin berselera dan makan dengan sangat lahap tapi dengan syarat makanan yang ia makanan berasal dari suapan tangan suami nya.
Melihat tingkah istrinya, Devano bingung tapi dia sangat menyukai nya, baginya tingkah istrinya yang makan dengan lahap dari suapan tangan nya, itu sangat lucu dan menggemaskan...
hai hai pembaca yang baik saya hadir lagi maaf sempat off dalam menulis karena aktivitas yang padat
__ADS_1
maafkan saya ya,,...."