ANAK TERTUKAR DAN CEO DINGIN

ANAK TERTUKAR DAN CEO DINGIN
Bab 36. Nayra sakit


__ADS_3

Bab 36


Heeeiiii,,,!!!


Apa yang kau lakukan di situ? Apa kau hanya ingin diam disitu..”


cepat!!! Periksa keadaan nya. Kata Devano dengan suara yang sangat keras.


sehingga membuat dokter wanita


tersebut sedikit kaget dan segera mendekati tubuh lemah Nayra dan memeriksanya


dengan cepat.


Apa yang terjadi dengan nya? Mengapa dia bisa pingsan,


Devano mencecar Dokter Airin dengan beberapa pertanyaan, sehingga membuat


Dokter itu kewalahan untuk menjawab dan menjelaskan nya, kepada Devano yang


terkenal perfek dan teliti itu, karena jika salah saja menjelaskan bisa habislah dia.


Maaf tuan Devano,, sebenarnya nona ini siapa? Tanya Dokter


Airin,,” entah dapat keberanian dari mana dia mendapatkan keberanian untuk


menanyakan hal yang bersifat pribadi seperti itu.


Mendengar pertanyaan yang tidak penting itu membuat wajah


Devano, memerah rahang nya mengeras, melihat tuannya seperti itu Ans langsung


angkat bicara,”


Dokter Airin tolong tunjukan keprofesionalan anda,”  katakan saja apa yang menyebabkan nona ini


pingsan dan berikan resep nya. Kalau sudah selesai,,” kamu boleh pulang,” kata


Assisten Ans.


Maaf kan kelancangan saya tuan Devano,,” kata Dokter Airin


menyadari kelancangan yang sudah membuat Devano marah.


Nona ini hanya mengalami anemia saja,, dan kurang nya asupan


nutrisi yang masuk kedalam tubuhnya.. ditambah lagi nona ini kelelahan dan


diharapkan nona ini untuk istirahat yang cukup dan memakan makanan yang


memiliki asupan nutrisi yang cukup.


Ini saya berikan resep obatnya tuan. Kata dokter tersebut.


Terima kasih mari saya antar anda kemobil anda” kata


assisten Ans


***


Setelah kepergian assisten Ans dan Dokter tersebut,


Devano mendekati Nayra yang matanya masih setia terpejam,,” ia


naik ke atas tempat tidur, ia menatap wajah istrinya yang masih pucat,.”


Maaf,,,” terdengar suara lirih Devano. Mengatakan kata maaf


untuk yang pertama kalinya kepada Nayra sang istri, yang sering di siksanya


dengan kata – katanya.


Dimana awal pertemuan nya dengan Nayra pun begitu banyak


hinaan yang di ucapkannya, kepada Nayra. Dan sekarang sepertinya Devano sedikit


menyadari kesalahan nya dalam menilai istrinya Nayra.


Devano mengelus perlahan pipi mulus istrinya, mengecup

__ADS_1


sayang kening nya kemudian ia ikut berbaring disampingnya dan memeluk pinggang


istrinya.


Dengan gerakan pelan, ia memiringkan tubuh Nayra dan membawa


nya kedalam pelukan nya.


Mencium pucuk kepala sang istri penuh sayang yang terbenam


di dada nya dengan berbantalkan lengan nya yang berotot.


Maaf pernah menjadikan mu objek pelampiasan ku, maaf pernah


membuat mu menangis, maaf pernah menyakiti mu, maaf pernah menorehkan luka,


maaf kan aku sayang”. Gumam Devano, sekelebat bayangan akan sikap kasar nya


kepada sang istri di awal pertemuan nya dulu hingga bagaimana jahat nya dia


merampas, hal yang paling berharga dari diri istri nya, mungkin hanya dengan


kata maaf mungkin tidak akan cukup untuk menembus semua kesalahan dia selama


ini.”



Melihat wajah nayra yang begitu tenang membawa Devano ikut


masuk kedalam mimpi nya,,” karena satu hari badan nya cukup lelah mengikuti


kemauan papa nya yaitu mengantar wanita yang dijodohkan kepadanya untuk


menikmati hasil jerih payah nya selama ini. Untung nya dia memiliki assisten


sekaligus sahabat yang mengerti keadaan nya. ya Devano menunjuk Assisten Ans


untuk menemani Celine berbelanja, Assisten Ans tidak mungkin menolak,,” ..


****


Pagi ini matahari bersinar dengan cerahnya.. cahaya nya yang


terjaga dari tidurnya setelah ia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar


mandi yang ada di dalam kamar itu.


Mata Nayra membulat sempurna ketika menyadari bahwa dirinya


ada di dalam kamar suaminya jahat nya.


Apa yang aku lakukan dikamar ini,


bukan nya kamar ini tidak boleh di masukin orang. Gumam


Nayra dalam hati,,”


menyadari kesalahan yang ia lakukan Nayra cepat – cepat


merapikan tempat tidur yang sudah di tidurinya,,,” dan dia segera bergegas


keluar dari kamar suaminya itu.


***


Ceklek,,.”


Devano yang telah selesai bersih – bersih dikamar mandi


terkejut melihat keadaan kamarnya yang telah rapi,” kemana dia? Gumam Devano


dalam hati,” Devano segera mengenakan pakaian nya dan mencari keberadaan Nayra


istrinya.


Devano segera menuju kamar yang biasa di tempati Nayra,,”


tapi wanita nya itu tidak juga ia temukan,,,” Devano langsung menuju Dapur

__ADS_1


karena ini merupakan tempat favorit Nayra.. tapi dia juga tidak menemukan


nya,,” hanya ada mbok iyem disitu. Mbok iyem adalah assisten rumah tangga di


Mansion pribadi milik Devano ini, mbok Iyem baru beberapa hari bekerja di Mansion


ini dan hanya Mbok Iyem lah Assisten rumah tangga wanita yang bekerja di


Mansion ini.


Mbok ada lihat Nayra dimana? Tanya Devano kepada assisten


nya itu.”


Non Nayra lagi di kamar mandi tuan, sepertinya badan non


Nayra tidak sehat ya tuan? Karena saya dengar nona Nayra terus muntah-muntah,,”. Ini saya lagi buatin nona Nayra air jahe tuan. Mungkin Non Nayra


lagi masuk angin.” Kata Mbok iyem sambil mengaduk minuman nya yang ada di


tangan nya. mendengar Nayra muntah- muntah Devano langsung membuka pintu kamar


mandi tersebut dan melihat Nayra terduduk di pojok kamar mandi tersebut dengan


wajah yang sangat pucat.


Mendapati istrinya seperti itu Devano langsung mengangkat


tubuh Nayra dengan cepat dan dia langsung menuju kamarnya. Nayra terkejut


karena Devano membawa nya ke kamar ini lagi, bukan ke kamar tempat biasa ia tiduri.



Maaf tuan mengapa anda membawa saya kekamar ini..” cicit


Nayra.


Sudah jangan banyak bertanya,,” terserah aku mau bawa kamu


kemana ini kan rumah ku,,”,,,.


 Jawab Devano dengan


wajah cemas nya.


Dengan hati – hati Devano meletakan tubuh lemah Nayra di


atas tempat tidur. Dan dia segera menghubungi Assistenya.


Ans siapkan mobil kita segera kerumah sakit,,”


Mendengar perintah dari tuan nya Ans dengan segera


menyiapkan semua perintah dari tuan nya tersebut.


Devano dan Nayra menuju rumah sakit milik Devano dengan


mengendarai mobil yang disupiri oleh Assisten Ans.


Di perjalanan tidak ada suara perbincangan dari ketiga orang


ini,,” hanya sekali – kali terdengar suara mual Nayra yang ia tahan dengan sapu


tangan  nya. melihat apa yang dilakukan


Nayra. membuat Devano langsung menarik tubuh Nayra dan menyandarkan nya ke


tubuh nya yang kekar. Nayra menatap lekat wajah pria yang berstatus suami nya


itu,,” bagaimana mungkin dia begitu perhatian kepada ku, bukan kah selama


ini,,,.. gumam Nayra dia merasa heran dengan perlakuan Devano kepada nya.


Dia emang suami ku,” tapi  hanya status,,”. Devano juga tidak mungkin menyukai ku wanita miskin dan


tidak berpendidikan. Sampai waktunya tiba, mungkin dia juga akan melepas kan


ku,,,” ujar Nayra dalam hati.

__ADS_1


hai hai para penggemar novel apa kabar,,"",,? saya harap semua nya sehat ya,,


maafkan diriku ya sebagai penulis novel masih tahap belajar,, jadi mungkin masih banyak tulisan nya yang berantakan 🙏🙏🙏 dukung terus karya ku ya


__ADS_2