Anak Yang Terabaikan

Anak Yang Terabaikan
perceraian


__ADS_3

Di setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan Suka tidak suka hal itu pasti akan terjadi.


seiring berjalannya waktu Dian ibunya Alek pun kembali pulang ke Indonesia dalam hati Alek sangat lah senang orang yang selalu ia nantikan akhirnya akan kembali dan hari-hari yang Alek tunggu kebersamaan yang Alek impikan bersama sang ibu akhirnya akan tiba. fikir Alek


"lek bsok mamah pulang, tapi gak ke kampung lek, mamah pulang ke kakek Surya yang di purwa" Sinta memberi kabar ke Alek sambil menjelaskan


"oh..berarti Alek ke Purwa lagi wa..??" tanya Alek


"iya bsok pagi kita kesana pulang Alek sekolah" jawab Sinta


" ya udah iya wa " jawab Alek lagi bingung


dalam hati..Alek masih bingung kenapa sang mamah masih saja harus pulang ke Purwa padahal jelas rumah kita di kampung bukan di Purwa. batin Alek


akhirnya waktu yang di tunggu-tunggu Alek pun tiba mereka berangkat ke kota Purwa dengan sandi dan kedua anaknya ikut juga Santi dan suaminya..


sesampainya di Purwa alek pun bersalaman dengan kakek Surya dan keluarganya di sana..


"lek mamah mana " tanya Alek dan cintia

__ADS_1


" ada di dalam.tuh" jawab kakek Surya


Alek pun masuk tapi ada yang aneh dalam perasaan Alek sekarang dia merasa asing dengan sang ibu mungkin karena terlalu lama tidak bertemu..


"mah kapan datang " tanya Alek


" malam lek " jawab Dian


" sudah besar kamu ya lek " kata Dian sambil mengelus kepala Alek


Alek hanya diam ada perasaan sedih, kangen campur aduk perasaan yang di rasakan Alek saat ini.


waktu berlalu setelah selesai Alek ngobrol sama mamah dan kakek Surya ada perasaan yang aneh di hati Alek yang seolah-olah akan terjadi hal besar dalam keluarga Alek..


" iya mah mau nanya apa " jawab Alek singkat


" seandainya mamah sama bapak sudah tidak berjodoh Alek mau ikut siapa " tanya Dian lagi


....deg..!!?

__ADS_1


perasaan yang Alek rasakan tadi ternyata benar kejadian apa yang ia takutkan ternyata menjadi kenyataan walaupun Alek belum mengerti maksud dan tujuan mamahnya bertanya seperti itu..


" Alek gak bisa jawab mah yang Alek tau mamah tetep mamah Alek dan bapak sampai kapanpun bapaknya Alek dan Alek pun gak ngerti maksud mamah apa..??" jawab Alek sambil bertanya kembali


" mungkin mamah sama Bapak tidak akan tinggal lagi sama-sama lek..suatu saat Alek bakal mengerti kalau Alek sudah dewasa " tegas Dian menenangkan anaknya


" yang jelas Alek gak ngerti kalau Alek harus milih Alek gak bisa milih antara kalian.." tegas Alek yang tak terasa air matanya mulai turun


Sandi yang dari tadi hanya terdiam akhirnya mulai bicara kenapa Dian sampai bertanya seperti itu


" maksud kamu apa mah bertanya seperti itu sama Alek dia masih kecil " tanya sandi dengan raut kecewa


setelah Dian berbicara kenapa alasan dia ingin berpisah adalah Dian kecewa kepada sandi yang lepas tangan akan hutang-hutang yang menimpa Dian padahal sandi sudah mengingatkan ketika Dian berjualan..


dan yang kedua alasan Dian meminta untuk pisah juga karena dia akan berangkat lagi ke negri sebrang dengan alasan demi masa depan kedua anaknya maka dari itu dia ingin berpisah agar Sandi tidak harus menunggu Dian dengan waktu yang lama


setelah Dian mengungkapkan apa yang menjadi alasannya semua orang terdiam termasuk kakek Surya dan Sinta kakaknya


sandi mereka tidak bisa berkomentar apapun karena keputusan tetap ada di sandi sang suami..

__ADS_1


" kamu sudah di pikirkan matang - matang neng" tanya sandi dengan nada lembut


" maaf pak keputusan saya udah final saya rasa mungkin jodoh kita sampai disini" jawab Dian lirih


__ADS_2