
Brakk.
''Ehhh! siapa suruh tutup mata sih''.Kata Tania
''Biar surperayes Th, Romantis hehe''.Kata Ananta.
''Buka gak mata lo''.Kata Tania.
''Euhh!''.Kata Ananta sambil terus saja menutup matanya.
''Anta buka gak mata lo, kalau gak gue timpuk nih''.Kata Tania dengan galaknya sambil memgang wadah cat lukisannya.
''Euh iyah Th''.Kata Ananta yang membuka telapak tangannya dari matanya, setelah di bukanya ia melihat lukisan-lukisan tania yang indah itu secara langsung di ruangannya.
''Wahhh! cp cp cp pantastik, euhh...!saya teh memang tak mengerti seni, tapi saya tau setiap lukisan teteh pasti ada ceritanya, kayak yang ini, Th Tatan pasti lagi rindu, nah yang ini Th Tatan pasti lagi gelisah, ini mah Th Tatan lagi takut, iyah ini mah lagi takut''.Kata Ananta yang melihat-lihat lukisan Tania dan menebak-nebak arti dari gambarannya.
Saat Ananta melihat di setiap lukisan ada gambar sebuah rumah ia merasa kepo akutnya muncul.
''Och setiap lukisan ada ciri nya ya Th, ini maksudnya apa yah''.Kata Ananta.
''Belum waktunya lo untuk ngerti''.Kata Tania.
''Och tanda tangan ya Th''.Kata Ananta menebak-nebak.
''Udah gue bilang belum waktunya lo untuk ngerti jangan nebak-nebak deh''.Kata Tania kesal.
''Euhh! iyah Th iyah''.Kata Ananta terus melihat-lihat ruangan tania yang banyak lukisan itu.
__ADS_1
''Waduh uhh! cp cp cp''.Kata Ananta yang melihat banyak sekali kertas karton yang berserakan.
''Apa lagi sih''.Kata Tania.
''Berantakan Th kamarnya ehe''.Kata Ananta.
Pletukk
''Aduhhh!''Kata Ananta yang di lepari kertas rikes bulet oleh Tania.
''Fokus sama lukisannya''.Kata Tania tanpa bersalah.
''Fokus gimana''.Kata Ananta dan ia tak sengaja melihat sebuah BH tergeletak di bawah sana, ia pun mengambilnya.
''Ada karya seperti Th''.Kata Ananta yang menunjukkan BH tersebut pada tania sambil cengengesan dengan ke udikannya.
~Ruang makan keluarga tania~
''Jadi mama bisa ikut Tama ke amerika, nanti S2 nya akan selesai dalam 2 bulan, biar mama gak terus terusan stres gara-gara Tania''.Kata Kak Tama Kakak Tania yang pertama.
''Terus aku gimana''.Kata Kak Tiara Kaka ke 2 tania
''Kamu kan udah terlanjur ngelanjutin spesialis jantung, jadi kamu ya, yang jagain Tania disini''.Kata Kak Tama yang terhenti.
Tiba-tiba dari arah pintu Bi Mela masuk dengan hebohnya
''Bu non tania masa sekarang masukin cowo''.Kata Bi Mela.
__ADS_1
''Kenapa? cowo siapa?''.Kata Mama nya Tania.
''Gak tau Bu, pas saya nguping maaf ya Bu masa pake ngomong teteh-teteh pake BH segala''.Kata Bi Mela.
''Ahh yang bener Bi''.Kata mama nya Tania.
''Bener Bu''.Kata Bi Mela.
''Gimana nih tam''.Kata mama nya tania.
~Di ruangan kamar tania~
''Th ini lukisan wajah siapa, ganteng euy''.Kata Ananta.
''Yang ini gak di jual''.Kata Tania.
''Wahh berarti selain yang itu teh bisa di jual, hehe lumayan''.Kata Ananta.
''Ada syarat nya''.Kata Tania tiba-tiba.
''Syarat''.Kata Ananta terhenti.
''Lo yang ketemu pembeli karena gue gak mau''.Kata Tania.
''Beres''.Kata Ananta.
''Jangan bandingin lukisan gue dengan lukisan orang lain''.Kata Tania.
__ADS_1
''Wahhh kelewatan itu mah, siap Th beres''.Kata Ananta terhenti.