ANANTA

ANANTA
Episode 5.


__ADS_3

Brakk.


''Ehhh! siapa suruh tutup mata sih''.Kata Aera.


''Biar surperayes Th, Romantis hehe''.Kata Ananta.


''Buka gak mata lo''.Kata Aera.


''Euhh!''.Kata Ananta sambil terus saja menutup matanya.


''Anta buka gak mata lo, kalau gak gue timpuk nih''.Kata Aera dengan galaknya sambil memegang wadah cat lukisannya.


''Euh iyah Th''.Kata Ananta yang membuka telapak tangannya dari matanya, setelah di bukanya ia melihat lukisan-lukisan Aera yang indah itu secara langsung di ruangannya.


''Wahhh! cp cp cp pantastik, euhh...!saya teh memang tak mengerti seni, tapi saya tau setiap lukisan teteh pasti ada ceritanya, kayak yang ini, Th Rara pasti lagi rindu, nah yang ini Th Rara pasti lagi gelisah, ini mah Th Rara lagi takut, iyah ini mah lagi takut''.Kata Ananta yang melihat-lihat lukisan Aera dan menebak-nebak arti dari gambarannya.


Saat Ananta melihat di setiap lukisan ada gambar sebuah rumah ia merasa kepo akutnya muncul.


''Och setiap lukisan ada ciri nya ya Th, ini maksudnya apa yah''.Kata Ananta.


''Belum waktunya lo untuk ngerti''.Kata Aera.


''Och tanda tangan ya Th''.Kata Ananta menebak-nebak.


''Udah gue bilang belum waktunya lo untuk ngerti jangan nebak-nebak deh''.Kata Aera kesal.


''Euhh! iyah Th iyah''.Kata Ananta terus melihat-lihat ruangan Aera yang banyak lukisan itu.

__ADS_1


''Waduh uhh! cp cp cp''.Kata Ananta yang melihat banyak sekali kertas karton yang berserakan.


''Apa lagi sih''.Kata Aera.


''Berantakan Th kamarnya ehe''.Kata Ananta.


Pletukk


''Aduhhh!''Kata Ananta yang di lepari kertas rikes bulet oleh Aera.


''Fokus sama lukisannya''.Kata Aera tanpa bersalah.


''Fokus gimana''.Kata Ananta dan ia tak sengaja melihat sebuah BH tergeletak di bawah sana, ia pun mengambilnya.


''Ada karya seperti ini Th''.Kata Ananta yang menunjukkan BH tersebut pada Aera sambil cengengesan dengan ke udikannya.


~Ruang makan keluarga Aera~


''Jadi mama bisa ikut Tama ke amerika, nanti S2 nya akan selesai dalam 2 bulan, biar mama gak terus terusan stres gara-gara Aera''.Kata Kak Rama Kakak Aera yang pertama.


''Terus aku gimana''.Kata Kak Hera Kaka ke 2 Aera


''Kamu kan udah terlanjur ngelanjutin spesialis jantung, jadi kamu ya, yang jagain Aera disini''.Kata Kak Rama yang terhenti.


Tiba-tiba dari arah pintu Bi Mela masuk dengan hebohnya


''Bu non Aera masa sekarang masukin cowo''.Kata Bi Mela.

__ADS_1


''Kenapa? cowo siapa?''.Kata Mama nya Aera.


''Gak tau Bu, pas saya nguping maaf ya Bu masa pake ngomong teteh-teteh pake BH segala''.Kata Bi Mela.


''Ahh yang bener Bi''.Kata mama nya Aera.


''Bener Bu''.Kata Bi Mela.


''Gimana nih Ram''.Kata mama nya Aera.


~Di ruangan kamar Aera~


''Th ini lukisan wajah siapa, ganteng euy''.Kata Ananta.


''Yang ini gak di jual''.Kata Aera.


''Wahh berarti selain yang itu teh bisa di jual, hehe lumayan''.Kata Ananta.


''Ada syarat nya''.Kata Aera tiba-tiba.


''Syarat''.Kata Ananta terhenti.


''Lo yang ketemu pembeli karena gue gak mau''.Kata Aera.


''Beres''.Kata Ananta.


''Jangan bandingin lukisan gue dengan lukisan orang lain''.Kata Aera.

__ADS_1


''Wahhh kelewatan itu mah, siap Th beres''.Kata Ananta terhenti.


__ADS_2