ANANTA

ANANTA
Episode 7.


__ADS_3

~Di Dapur~


''Kamu pacarnya non Aera yah''.Kata Bi Mela yang penasaran.


''Ehhh si Bibi mah meuni menghina, mana mungkin Th Rara mau sama saya, saya mah cuman cowo udik yang bisanya masak nasi kerak''.Kata Ananta


''Alhamdulillah ahahaha, berarti benar, dugaanku gak mungkin kamu pacarnya non Aera, non Aera kan cantik, walau suka aneh tapi seaneh-anehnya juga gak sembarangan, milih cowo yang beda gitu, ia kan''.Kata Bi Mela.


''Beda teh jelek maksudnya teh Bi''.Kata Ananta.


''Jelek sih ngak sih ahahaha, tapi pas-pas an ehahha''.Kata Bi Mela.


''Sama saja atuh Bi''.Kata Ananta.


Dan dari ke jauhan Aera melewati dapur dan sedikit melihat juga mendengar pembicaraan mereka.


''Ehhh tapi saya sebenarnya bahagia liat kalian itu akrab orang disini semua pada takut sama non Aera cuman aku aja sendiri yang berani deket sama non Aera'''.Kata Bi Mela.


''Wahhh, berarti kita teh mempunyai misi yang penting di dunia ini Bi''.Kata Ananta.


''Misi apa''.Kata Bi Mela


''Melestarikan mahluk tuhan yang paling langka yaitu Th Rara, di dunia ini teh hanya ada satu jenis di dunia ini Bi, makannya kita harus jaga baik-baik biar gak musnah''.Kata Ananta


''Eahahah bisa aja ahahah, dinus saurus kali''.Kata Bi Mela sambil sedikit mencubit gemas tangan Ananta.

__ADS_1


~Di ruang makan keluarga Aera~


''Sok mangga nasi kerak rendang telor, sok silahkan di cicipi''.Kata Ananta tanpa sungkan pada keluarga Aera.


Sesaat semuanya sudah merasakan satu suap ke dalam mulutnya masing-masing.


''Enak juga yah''.Kata Mama Aera.


''Heem enak ya mah''.Kata Kak Hera ikut berkomentar masakan Ananta.


''Ta gue boleh nambah lagi gak''.Kata Kak Rama yang ketagihan lagi masakan ananta.


''Och iyah mangga-mangga''.Kata Ananta


Saat Kak Rama ingin mengambil nasi keraknya lagi ke buru Aera mengambilnya terlebih dahulu.


''Udah gak papa nanti anta bikinkan lagi ya''.Kata Ananta.


''Ah iyah iyah''.Kata Kak Rama.


''Aera sebentar lagi kan kamu mau lulus sekolah jadi rencana kamu mau ngapain''.Kata Mama Lena.


''Mamah kok pake di tanya, almarhum papah itu sudah berpesan kalau dia harus kuliah jadi saat di sekolah dia akan masuk akademi seni''.Kata Kak Rama.


Sesaat dalam obrolan Bi Mela datang membawakan buah-buahan dan air.

__ADS_1


''Makasih Bi Mela''.Kata Kak Rama


''Silahkan den Rama''.Kata Bi Mela.


''Makasih Bi''.Kata Mama Lena juga menambahkan


''Kalau kamu anta apa rencana nya setelah lulus''.Kata Mama Lena bertanya.


''Kalau sa-saya euhh...!''.Kata Ananta terhenti.


''Dia kerja sama aku''.Kata Aera.


''Euhh''.Hela mama Aera.


''Jadi makelar lukisan ku''.Kata Aera lagi.


''Anta akan tinggal di papiun bawah dari pada kosong lebih baik di isi sama orang udik ini''.Kata Aera.


''Ehhh tapi kan kamu gak bisa loh memaksa ke inginan kamu untuk orang lain''.Kata Mama Lena.


''Aku gak maksa, dia mau kok''.Kata Aera.


''Lo mau kan''.Kata Aera sambil menendang kaki ananta di bawah meja makan.


''Iyah tante mau''.Kata Ananta takut.

__ADS_1


''Tapi tetap aja gak bisa, apa kata orang kalau ada cowok asing di dalam rumah''.Kata Kak Rama.


''Aku bisa buktiin kok hubungan aku sama anta sebatas pekerjaan propersional''.Kata Aera.


__ADS_2