Apa Aku Bisa Bertahan

Apa Aku Bisa Bertahan
kalian ini


__ADS_3

maul sejak awal niat datang ke apartemen dimana tepatnya asti kos itu ternyata hanya inimengantar seseorang datang ke tempat ia.


tapi nyata nya tak berjalan sesuai yang maul harapkan, semuanya jadi kacau ternyata waktu ia pergi tampa kabar itu membuat hubungan mereka benar benar berakhir di kosan asti tinggal.


maul selama ini tak perna memandang perempuan lain selain asti, disaat ia pergi keluar negeri untuk lanjut kan kuliah dia di universitas yang tinggi.


tapi kepergian dirinya tampa memberikan kabar sama pacar yang ia sayang ternyata tak bisa memahami apa yang ia lakukan ini baik untuk dirinya dan pacar tersebut.


maul berfikir apa yang aku lakukan ini betul betul benar atau salah sejak awal aku tak memberi tau dia sejak waktu terakhir kita bertemu di taman tersebut.


maul sebelum pergi keluar negeri ia mengajak asti pergi ketaman bermain untuk menghabiskan waktu bersama, tapi nyata maul tak perna membuka mulut dan membicarakan sepata kata pun sampai mereka berpisa di sabuah rumah yang mega tersebut.


setelah perpisahan mereka maul langsung pulang dan mendapatkan kedua orang tua maul udah siap siap untuk berangkat karna ada pekerjaan yang harus mereka selesaikan disana.


dan tidak cuma itu orang tua maul mau keluar negeri karna ada seseorang yang sedang bersekolah di sana dan anak yang mereka sangat sayang tidak bisa mereka lawan kalau apa yang ia minta.


maul sebagai anak tertua di keluarga tersebut harus mengalah apa yang orang tua bilang karna tak mau ada apa apa sama adik tercinta.


seorang wanita yang cantik dan sifat yang polos dan keras kepala selalu harus di turuttin apa yang ia mau, kalau tak dia akan mengambek dan para kalau ia mengambek tidak akan bicara sama kita berlama lama tapi ia akan melakukan apa pun yang di suruh tapi tak melihat dan menjawab apa yang kita bilang sama dia serasah kita berbicara sama patung kalau ia ngambek.


selama maul kuliah di london ia tak perna kasih kabar sama asti mau di berbentuk sms, surat atau telpon melalui hand phone.


semua itu hanya sebatas tulisan, tapi dapat membuat hati kita menjadi senang dan tenang tapi menurut maul semua itu tak ada gunanya dan menghabiskan waktu belajar ia kalau memegang hand phone.


dan akhirnya tahun berganti tahun lagi ia jalanni semua itu dengan biasa biasa saja tampa berfikir kalau ada seseorang yang menunggu kabar darinya.


sampai mau udah lulus kuliah di universitas tersebut di london dan adik tercinta juga udah lulus sekolah.


maul kuliah cuma 2 tahun 8 bulan dan udab lulus S1 nya dan ia akan melanjutkan pekerjaan orang tuanya termasuk sang ayah tercinta.


sambil melanjutkan kuliah S2 nya di universitas yang ada di jakarta dan ternyata ia udah mendaftar di universitas tempat asti dan nagita kuliah.


tapi di antara asti mau pun nagita tak ada yang tau karna baru pendaftaran pertama kebuka, dan masih belum di umumkan kapan mereka akan di ospek atau baksos untuk maha siswa baru.


saat orang tua maul berkata kalau mereka akan pulang cepat kembali ke jakarta, maul merasa senang dan tak sabar bertemu asti pacar pertama dan masih ia anggap pacar juga selama ini dan setiap ia berkenalan sama seseorang pasti ia akan bilang kalau dirinya udah punya pacar.


dan akhirnya maul pun sampai di jakarta posisi rumahnya berbeda dengan yang dulu ia tinggali sebelum ia pergi ke luar negeri yaitu di rumah utama mereka sekarang tinggal.


asti hanya tau rumah yang maul kasih tau sama dirinya itu udah termasuk ternyata rumah utama ,dan asti tak tau kalau pacar ini orang kaya yang dia tau dia berpunya seperti kedua orang tua asti tapi sebaliknya.


setelah sampai maul baru mau kasih kabar kalau ia udah ada di jakarta, tapi semua itu langsung sirna di benaknya saat nomor hand phone asti udah tak aktif lagi.


saat ia mencoba beberapa kali akhirnya aktif saat dia mendengar siapa yang angkat ternyata suara pria.


maul langsung diam membisu dan langsung mematikan telepon tersebut, dan ia menyalahkan dirinya karna tak bisa terima kalau asti punya pacar lain dan tak bilang sama aku itu yang ia pikirkan pada dirinya.


dan menyalahkan asti tak mau memberi tau kalau ia udah tak mau sama dia lagi semuanya dia lontarkan ke pada asti menurut pikiran maul.


tapi tepat di pagi yang cerah saat maul dan kedua orang tua mereka lagi sarapan bersama, orang tua maul berkata kalau ia dan temannya itu udah sepakat kalau anak perempuan mereka akan tinggal dalam satu kamar apartemen di kos tersebut.


menyuruh maul untuk mengantar sang adik ketempat ia kos dan bertemu dengan satu teman kamar yang bernama ASTI AKBBAS setelah maul mendengar itu langsung seketika kaget, karna orang tuanya bisa tau nama tersebut.


dan ternyata mama asti dan mamanya berteman dulu waktu kuliah, mereka masih berteman walau jarang ketemu.


maul merasa senang saat ia akan bertemu sama asti, dan akhirnya mereka pergi di sore hari setelah maul pulang dari kantor ayahnya maul magang di sana dengan sambil kuliah.


maul naik mobil sama sang adik tercinta yang duduk di kursi sebelah kiri dirinya maul duduk.

__ADS_1


dan mereka pun sampai di alamat orang tua mau kasih, setelah sampai nyatanya mereka mendapatkan asti yang tinggal di kamar *** belum kembali dari kampus.


pegawai tesebut tak mengijinkan seseorang masuk tampa persetujuan dari kedua pihak dan menandatangani kontraknya dalam berbagi kamar dalam satu kamar.


karna mereka tak mau ikut campur kalau ada apa apa nanti saat mereka tinggal bersama.


akhinya ia menunggu asti di sebuah ruangan khusus tamu yang menunggu dengan ada keperluan yang penting sama salah satu yang tinggal di apartemen ini.


waktu berlalu akhirnya asti masuk di ruang tersebut, maul udah tegang dan sempat kaget melihat perubahan derasti pada tubuh asti kini ia makin cantik walau tak se imut waktu ia gemuk.


maul bingun mau bilang apa, dirinya mau memperkenalkan diri pada asti dan ternyata asti malah bilang "kamu. ...."sempat membuat maul kaget.


maul mengira dirinya di lupakan dan tak di kenal lagi akhirnya mendengar semua apa yang asti bilang.


dan maul bingung apa yang harus dirinya bilang karna ternyata kedatangan dirinya membuat asti makin salah paham saat ia bilang kalau ia datang untuk mengantar.


maul sadar ternyata selama ini ia tak kasih tau asti membuat asti tergantung dan menunggu kabar dari dirinya, tapi malah ia mengabaikan untuk kasih kabar ia mengira kalau asti akan paham dengan apa yang ia lakukan dengan keputusan tersebut.


saat asti berkata "ohhh kamu mau bilang kita putus saja, karna udah ada yang baru dan lebih baik dari dirimu dan selamat ia atas hubungan kalian dan semoga sampai langgeng dan kalian dapat menika dan jangan lupa undangannya ia aku tunggu ".


disitu udah tak bisa mau berbuat apa agar apa yang ia lakukan membuat asti makin salah paham dengan apa yang dirinya mau bilang tersebut dan kedatangannya itu.


dan akhirnya mulai tenang ia pun bilang kalau dia datang untuk mengantar seseorang kesini, tapi asti malah semakin tak mengerti.


dan saat maul mau bicara lagi ternyata tak bisa karna dia tertunda saat dirinya di panggil oleh seseorang.


"OPPA " ucap seorang wanita yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"apa orang yang kita tunggu udah datang, aku lapar oppa kita pergi makan yuhhh oppa aaahhh kenapa tak di jawab ihhhh op....."ucap seseorang wanita yang lagi sibuk merapikam pakaiannya dengan keluar kamar mandi dan berbicara saja tampa melihat kalau ada orang lain di kamar tersebut selain kakaknya, setelah ia berfikir kenapa sang kakak tak menjawab panggilan dirinya karna biasanya gercek kalau aku panggil tapi sekarang malah sunyi pikirnya.


"pa " ucapan sang adik maul yang sempat terpotong karna kaget meliha asti.


dia adalah adik maul yang habis membuat air besar sebelum asti masuk keruangan tersebut, adik maul malah kebelet buang air besar.


jadi saat asti masuk adik maul udah ada di kamar mandi dengan lama, di dalam kamar mandi ternyata kendak suara jadi sang adik maul tidak mendengar kedatangan seseorang kalau ia tak salah pencet waktu ia mau mengunci pintu malah ia pencet adalah pengendap suara.


di dalam ruangan tersebut langsung sunyi dalam sekejap setelah apa yang asti lian dengan mata kepalanya dan tak tau harus merespon apa yang harus dirinya ucap.


karna di dalam hatinya udah tak tau harus menerima dengan bagaimana apa yang ada di hadapannya ,dan tidak bisa ia tahan air matanya selama ini ia berbicara sama maul.


kini air mata asti keluar sendiri tampa asti sadari setelah air mata tersebut jatuh membasahi wajah asti, langsung kaget dan menghapus dengan cepat air matanya agar tak di lihat sama mereka sambil memiringkan kepalanya kesamping .


tapi di sisi lain nagita ya masih di perjalan menuju tempat asti sehabis ia pergi di kampus dan ternyata asti udah pulang saat ia bertanya di penjaga gerbang tersebut, mengatakan kalau ia udah pulang tak lama sebelum dirinya pulang.


nagita makin khawatir takut ada apa apa sama sahabatnya itu dan, dia makin tak karuang ia bawah motor, tapi di perjalan nagita tak semulus yang ia inginkan ada ada aja masalah yang tidak di inginkan.


dalam perjalanan nagita menujuh asti tadi dia mendapatkan seseorang yang lagi kecelakaan motor dan mobil dan akhirnya dirinya pun datang menolong mereka karna tak ada yang berani bergerak di antara sekian banyak warga di sekeliling orang tersebut.


nagita menahankan sebuah mobil dan minta tolong antar mereka kerumah sakit.


dan nagita menolong mereka bertiga mengikuti mobil tersebut yang membawa orang tersebut.


setelah sampai nagita menagani semua termasuk mobil tersebut dan membayar biaya mobil dan menyuruh salah satu perewat itu menelpon keluarga pasien korban kecelakaan tersebut.


dan nagita selesai memberitahu semua itu ia meninggalkan rumah sakit dan berjalan menuju kos asti karna udah tak jauh dari situ.


setelah nagita udah sampai di tempat parkir motor.

__ADS_1


dirinya menerima panggilan dengan seseorang.


"drttt. drrrt drttt " suara panggilan telepon di handphone nagita.


nagita yang mendengar tersebut langsung mengangkat.


nagita berbicara di tempat parkir dulu sebelum ia masuk di apartemen tersebut.


sedangkan maul yang melihat asti merasa sesak di dadanya.


" asti dia adalah orang yang aku antar, seperti apa yang aku bilang tadi kalau kedatanganku kesini untuk mengantar" ucap maul sama asti.


tapi di antara mereka berdua apa yang maul bilang membuat asti makin sakit hati setelah apa yang maul bilang tersebut yang asti tangkap itu untuk memperkenalkan dia pada dirinya.


sedangkan adik maul merasa tidak enak sama asti setelah ia melihat asti sempat mengeluarkan air mata setelah kemunculan dirinya.


"oh iya, kalau boleh tau ada keperluan apa iya sama saya di malam begini" ucap asti sama maul ,langsung mengubah nada bicaranya dan asti menjadi tegar menjadi tak mau mengenang dengan apa yang dia lakukan tadi pada maul seolah olah tak terjadi apa apa.


walau hati asti masih sakit dengan apa yang terjadi di depannya.


"oh iya aku lupa memperkenalkan diri" ucap asti sama maul dan adik maul yang asti belum taukkalau maul punya seorang adik selama ini.


"nama saya asti akbbas biasa di panggil asti yang tinggal di kamar *** "ucap asti pada maul dan sang adik tercinta.


setelah itu maul dan sang adik mereka langsung menanggapi ucapan asti.


"ah iya saya maul sap..... "ucapan maul terpotong sama asti.


"maaf saya tak tanya anda, yang saya tanya itu sana cewek yang berdiri di belakang anda" ucap asti pada maul.


"saya NABILA WULAN ANRI saya biasa di panggil bila, nabila atau wulan, terserah kakak mau panggil saya " ucap nabila sama asti.


"ah maaf saya langsung panggil anda kakak" ucap nabila pada asti yang tak sadar kalau ia langsung memanggil asti kakak.


"tak apa lagian semua pasti ada salah, kamu tak udah panggil akak mungkin kita seumuran panggil nama aja "ucap asti pada nabila.


"baik kak asti" ucap nabila masih ada kata kakak yang ikut pada asti.


" iya udah tidak apa apa kalau tidak bisa panggil nama pake kakak aja" ucap asti pada nabila yang tak bisa hilang kata kak pada apa yang ia bilang karna melihat nabila bingung dan merasa bersalah itu dengan tingkah lakunya asti bisa melihat.


"ah aku hampir lupa, ngomong ngomong kalian ada perlu apa iya sama saya" ucap asti pada nagita.


"oh itu kak asti kami datang kesini karna soal teman satu kamar kak asti " ucap nabila sama asti.


asti yang mengingat apa yang kakaknya bilang tadi di kampus kalau tiga hari teman satu kamarnya akan datang.


"tapi aku udah ada teman satu kamar " ucap asti pada nagita.


saat nabila mau berbicara tiba tiba saja pintu kebuka.


"CEKLEK" suara pintu kebuka.


semua yang ada di ruangan itu menoleh melihat siapa yang datang.


dan muncul seseorang yang cantik masuk dengan memakai jaket.


"kalian ini ngapain sih sama dia " ucap seseorang yang baru datang .

__ADS_1


__ADS_2