
Tanpa sadar tangan mungil membangun kan ku , membuat ku tersadar bahwa sang fajar sudah menerobos jendela , aku terbangun dan senyum melihat wajah anak kecil .
Aku melihat setiap inci wajah nya begitu sangat mirip dengan appanya .
Aku mulai bangun dan melepaskan pelukan hangat dari sang mungil , aku berjalan ke kamar mandi dan berendam agar badan ku segar .
hari ini aku mengambil cuti karna aku berjanji kepada sang pangeran akan membawa nya ke taman bermain , akhirnya selesai aku pun mulai membangun kan sang tuan muda , betapa lucunya pergerakan kecil nya hingga dimana aku sadar tak ada hal tersisa bahkan kebiasaanya itu mirip sekali appanya .
" tuan muda ku banguuunn.... ( aku mulai menciumi dirinya agar terganggu )
" eommaaaaa ... belhenti ini geli eomma ........."
akhirnya tuan muda ku yang tampan terbangun , dan aku memandikan nya dirinya . setelah itu memasak omlet karna itu makanan kesukaan nya . kami pun selesai sarapan lalu kami bersiap siap untuk pergi .
" eomma kajjjjaaaaaaaa........" ( suara khas nya itu sangat nyaring .
" kajja anak eomma yang tampan ( senyum ku kepadanya dan meraih tangan mungil nya untuk kami berdua bergandengan ) "
langkah demi langkah kecil ya itu menelusuri jalan , ia tampak riang gembira hingga satu toko ia berhenti dan berkata .
" eomma boleh aku membeli coklat ? "
senyum ku terukir aku tak bisa menolak nya karna dia hanya bisa memakan coklat dan ice cream akhir pekan .
Dan kami duduk di sebuah taman dan pohon pohon rindang yang penuh dengan bunga sakura .
Namun sesuatu membuat fokus ya hilang , yaitu ice cream .
" eomma , boleh beli ice clem eommaaaaaa.... "
" boleh sayang , beli sendiri nee sayang eomma tunggu disini nee" ......
langkah kecil ya menuju ice cream itu aku pun pergi dulu ke toilet umum .
saat ia membeli ice cream , ia berjalan namun saat ia ingin balik arah tiba tiba saja ,
" brukkkkk " suara tabrakan namun seorang namja memeluk anak ku dan ia tak terkena sepeda itu .
" kamu tidak apa apa , apa ada yang sakit ? "
" hiksss....hiksss....hiksssss , ice cleam ku "
tak ku sangka anak ini menangisi ice cleam ya yang terjatuh .
__ADS_1
" apa kamu ingin ice cream makanya kamu menangis ?"
" neee ...eomma ku hanya mengijinkan ku makan ice cleam hali ini " yah tutur kata ya yang belum benar.
" samchon akan membelikan ya lagi , untuk mu namun berhenti lah menangis "
" jijaaaa , ( muka nya yang berbinar binar )"
" baiklah kajja ......" aku pun mengendong anak ini namun diperhatikan ,mengapa muka dan gaya bersikap ya sama persis dengan ku , mungkin ini hanya perasaan ku saja .
Dan akhirnya aku membelikan ya dan ia sangat bahagia sekali ia memakan ya sambil berjalan .
" kajja , samchon antar kan ke eomma mu "
" kajjaaaaaaa......." tangan mungil ya meraih tangan ku , namun tiba tiba saja ada perasaaan yang aneh entah lah perasaan apa ini .
Disisi lain aku mendengar suara wanita yang tak asing bagi ku namun aku memastikan siapa kah ia .
"park seungjae , kamu dimana sayang " teriak wanita mungil itu , terlihat jelas raut wajah wanita itu penuh kekhawatiran .
" eommmmmaaaaaaa seungjae disini " anak kecil itu berlari dan ada adegan dimana ibu dan anak berpelukan hangat, namun saat aku mendekat aku memperhatikan wajah wanita itu , tiba tiba saja mulut ku dengan berani nya .
" sarang " .........
suara ini .... suara yang ku lupakan selama 4th ini suara yang harus ya tak ku dengar lagi , suara yang menyiksa , membuatku sesak .
Aku memeluk erat anak ku agar ia tak menyentuh ya .
"sarang , apakah ini kamu ? dimana kamu sekarang ? mengapa kamu menghilang begitu saja ? pergi tanpa penjelasan ? kenapa sarang ? " ..... pertanyaan yang bertubi tubi seakan aku yang pergi meninggal kan nya , aku muak drama ini .
" maaf tuan mungkin anda salah orang , maaf saya harus pergi , seungjae kaajjjaa ........"
aku hendak pergi namun tangan seungjae di tahan oleh namja satu ini .
" sarang , tidak bisa kah kau mejelas kan ini semua , siapa dia .... dia anak mu dengan pria lain ?....."
Seakan tersambar petir jika dari mulut orang lain akan aku abaikan , namun ini dari mulut orang yang seharusnya mempunyai ikatan batin dengan nya .
" CUKUP JIMINNNN , TIDAK KAH KAU MELIHAT WAJAH NYA BEGITU MIRIP DENGAN MU , TIDAK KAH KAU BISA MENGIRA CARA NYA BERBICARA DAN BERJALAN MIRIP DENGAN MU ....... " emosiku membuat ku bisa melontarkan kata kata ini.
" eommaa hiks ...hikksss.... mengapa eomma berteliak hikss hikss eomma marahh..."
Suara itu meredam amarah ku , aku melihat wajah ya yang penuh dengan kesedihan , wajah ini harusnya bahagia tidak penuh dengan air mata seperti ini .
__ADS_1
" anni sayang , eomma tidak marah kajja kita pulang nee sayang "
Aku mengendong anak ku , dan aku mulai berjalan namun kebiasaan buruk kembali tak boleh ada tekanan yang berlebihan akan membuat ku sakit tiba tiba saja tubuh ku limbung , aku tak bisa menahan tubuh ku aku menurun kan seungjae lalu padangan ku buram hingga aku tak sadar .
Namun sebelum aku jatuh ke tanah , dia menahan tubuh ku , setelah itu aku tak tau lagi apapun yang terjadi .
" eomma , kenapa eomma samchon .....eomma bangun hiks ....hiks ....hiks....hiks....."
" Tenang sayang ....kita bawa ke rumah sakit nee kajja kamu bisa mengikuti paman "....
"nee ...samchon ....."
aku pun mengangkat tubuh mungil wanita ini , tubuhnya sangat ringan , apa yang sudah terjadi kepada wanita ku ini selama 4th ini .
kami pun sampai , sarang langsung ditangai oleh dokter setelah itu aku menunggu di depan pintu , namun mata ku teralihkan kepada anak kecil yang sedang menangis dan aku menghampirinya .
" eomma mu akan baik baik saja .... berdo'a nee ...." Namun dia menangis semakin menjadi dan akhirnya aku memeluk tubuh mungil ya itu .
" appa mu dimana sayang ? ".....
" eomma ..... bilang appaku sedang menjadi malaikat membantu orang , ( namun wajah ya menunduk jadi murung ) , tapi kenapa appa tak pernah membantu seungjae dan eomma saat sakit apa appa tak sayang eomma "............
Mengapa dada ku terasa sesak , saat ia mengatakan itu ... aku adalah orang yang paling mudah dibodohi aku menyia- yiakan anak ku dan wanita ku yang tangguh ini aku harus menebus semua ya , pikir ku tiba saja mungkin aku harus membereskan ini semua sekarang , tiba tiba saja dengan berani aku berkata .
" appa disini sayanggggg ......"
mata anak itu membulat seketika ia tak percaya apa yang aku katakan mengapa tiba tiba saja , mungkin itu yang ada di benak anak ku sekarang .
" appa ( matanya yang basah karna air mata yang jatuh terus ) "
" nee sayang ini appa , appa tak akan meninggalkan mu sayang ....."
kami berpelukan dan aku merasa kan tangan kecil mungil hangat ya menyetuh leher ku dan kami melepas rindu , namun tiba tiba saja dokter keluar dari ruangan mu .
" permisi tuan saya menganggu..."
" ah....ne bagaimana keadaan istri saya..."
" istri tuan hanya kelelahan dan mungkin ia terlalu banyak pikiran .."
" baiklah terima kasih dok ..."
Aku harus menghubungi teman teman ku agar semua ini terselesaikan .
__ADS_1
Aku menggendong anak ku untuk masuk kedalam ia sudah terlelap mungkin ia kelelahan .