
Pagi ini di KST , semua orang sedang sibuk dengan hari minggunya . sementara ada seorang namja sedang sibuk dengan putra ya menyiapkan sarapan untuk mereka berdua .
" Appa aku sudah kenyang , kajja kita ke eomma apppa ...... " ajakan seungjae
" nde sayanggg .... kajja .... " jimin pun meraih tangan seungjae dan berlalu ke garasi
.....
Jimin dan seungjae pun melaju membelah jalanan seoul , seungjae hanya melihat ke arah jalanan taman yang ramai ....
" apakah kau ingin ke taman sebentar ? " tanya jimin
" anniyah appa aku ingin cepat2 menemani eomma ... " ucap seungjae mengalihkan pandangan nya ke depan .
Jimin hanya tersenyum ia tau putra ya ingin namun dia cukup dewasa saat ini . Jimin terus melajukan mobil ya hingga , mobil itu berhenti di basement RS seoul.
Jimin dan putra ya melangkahkan kaki nya dan menuju lift dan tiba ....
.....
" permisi apakah tuan masih ingat saya " sapa seorang perempuan di dalam lift .
Jimin menoleh dan mengerutkan dahinya mencoba mengingat2 ...
" ahhh... saya ingat kau yeonja yang ada di tempat permen kapas ... " ucap jimin senyum
" aishhh ... aku yeri tuan ... " ucap yeri mencoba berjabat tangan .
Saat jimin ingin meraih tangan yeri tiba2 saja .....
" aku seungjae dan ini appa ku .... " ucap seungjae meraih tangan yeri
" Ah yeri perkenalkan ini anak ku namanya seungjae dia anak pertama ku putra ku yang tampan ... " ucap jimin
" ahhh ... lucu sekali jadi namamu seungjae ?....." ucap nyeri hendak mencubit pipinya ,
" jangan menyentuhku sembalangan ajumma ... ( ucap seungjae ) ... saya tidak suka sembalangan orang memegang ku " ucap seungjae ketus dan datar berlalu keluar dari lift
" Ahh ... mianhae semenjak eomma nya sakit dia menjadi lebih sensitif , sekali lagi maaaf aku harus pergi .... " ucap jimin sambil membungkuk kan badan
Jimin mengejar seungjae ,dan ia memasuki kamar pasein .
" eomma , bangun lah .... tadi ada wanita yang mendekati appa eomma apakah kau tidak malah ...." ucap seungjae cemberut
" sayang .... " ucap jimin lirih ..
" mengapa appa lama sekali ? " ucapnya sambil terus mengenggam tangan eomma nya dan menatap nya
" bukan kah tadi kamu bertindak tidak sopan sayang , eomma mu akan sedih jika tau kamu seperti itu .... " ucap jimin perlahan mendekati sang putra
" aku hanya takut appa melupakan eomma ......." ucap nya lirih sambil menunduk
"appa tak akan melupakan eomma sayang , appa mencintai eomma dan juga seungjae melebihi apapun ... " ucap jimin sambil tersenyum
__ADS_1
" Appppppppaaaaaaaaa......" lari kecil itu menghampiri jimin dan memeluk nya .
beberapa saat kemudian ........
Entah apa yang terjadi kau merasakan kejang yang amat menyakitkan .
" apppa eomma .... " ucap seungaje panik
Jimin melihat mu pun ia langsung mendekati mu dan terus menekan tombol darurat , dokter pun datang terlihat wajah kepanikan d ruangan ini .
" tuan maaf bisa kah kalian keluar dulu sementara kami akan menangani pasein ..... " ucap salah satu suster
Jimin pun mengendong seungjae keluar , seungjae dengan keras nya memanggil nama mu dengan suara yang bergetar dan air mata penuh memenuhi wajah seungjae .
disisi lain.....
Dimana aku ? mengapa tempat ini indah sekali begitu nyaman , ingin rasanya tetap berada di sini.
" sarang ....... " seorang ibu paruh baya
Aku pun menoleh betapa terkenjutnya aku ....
" eomma ..... mengapa eommaa ada d sini ? ...." ucap ku memeluk nya sambil terisak
" sayang bangun lah berjuang lah lagi , suami mu dan anak mu menunggu mu sayang ..... " ucap lembut eomma sambil mengelus pelan rambut anaknya
" anniyah eomma ... aku ingin bersama eomma di sini... aku mohon " uccap sarang bergetar
" apakah kau tidak merindukan suami mu dan juga seungjae ..... " tanya nya lagi
Tiba2 saja terdengar suara ....
" eommmmmmmmmmaaaaaaaaaaaaaaaaa" suara anak kecil itu .
" seungjae .... " ucap nya lirih dan penuh dengan air mata
"aku harus kembali eomma seungjae memanggil ku dia pasti merindukanku" ucap nya panik
" kembali lah sayang , kau bisa terus lah berjalan ke arah cahaya itu ... bangun lah sayang ... " ucap eommmu
Kau pun berlari ke arah cahaya itu ,
sementara itu ....
Dokter di dalam sana sedang menyetabilkan jatung mu , mereka memompa jatung mu terus agar denyut nadi mu kembali .
" 220 push " ucap dokter ......
ini adalah penanganan yang terakhir jika denyut mu masih tak stabil , dokter akan mencatat waktu meninggal nya .
"tit...tit...tit... tit...tit...." suara itu , suara yang menandakan kau kembali lagi .
Dokter terus melakukan penangan kepada mu dan memeriksa mu , sungguh keajaiban itu nyata kondisi mu stabil mungkin kau akan bangun beberapa jam lagi .
__ADS_1
Dokter pun keluar , jimin langsung berdiri menghampiri dokter dengan cepat .
" bagaimana dok istri saya ... " ucap jimin panik
" Luar biasa tuan ... walapun dia sempat drop namun semangat hidup nya sungguh luar biasa kemungkinan dia akan sadar bberapa hari atau jam lagi ... " ucap dokter
Jimin menangis ia tak menyangka bahwa istri ya berjuang dengan sangat keras untuk ia bertahan hidup .
seungjae pun memeluk ayah nya , mereka menangis bahagia karna kau baik2 saja .
Selang beberapa waktu jimin menjaga mu terus terusan , bahkan ia setia mengenggam tangan mu terus . seungjae ia titip kan kepada jk dan V karna ia tak mau seungjae terus berada di rumah sakit .
" terimakasih sudah berjuang dan bertahan untuk ku dan seungjae , bangun lah chagi aku menunggu mu disini " ucap jimin sambil terus menatap mu ..
disisi lain ......
" eomma mengapa kau terus tersenyum " ucap anak kecil perempuan
" yura ... apakah kamu mau punya appa ...?" ucap yeoja tersebut
" tentu yura mau eomma ... " ucap yura
" baiklah eomma akan carikan appa yang baik untuk yura " ucap yeri mencubit pipi anaknya
" yeyyyyyyyy ... yura akan punya appaaaaaaa " ucap ya gembira
" nde sayang " ucap yeri
" tapi eomma siapa yang akan menjadi appa yura ? " ucap nya polos
" eumm ... dia tampan , putih , kaya , imut , berbakat dalam segala bidang , dia sangatlah cocok jadi appa yura ... " ucap yeri
" apakah dia seorang idol " ucap yura menebak
" eummm " ucap yeri tersenyum
"apakan paman permen kapas yang wktu itu .... " ucap yura menegaskan
Yeri hanya tersenyum dan mengambil ponselnya .
" ini appa yura ,,,,, tadi eomma bertemu lagi dengan nya bukan kah itu suatu kebetulan yang indah , eomma janji akan menjadikan nya appa yura " ucap yeri terobsesi
" eomma samchon ini sudah punya istri, apa eomma tak mengingat nya " ucap yura menyadarkan eomma ya .
" istrinya meninggal tadi siang , jadi eomma ingin menjadi penggantinya sudahlah kajja kita tdur " ucap yeri
Yura hanya takut kepada eomma ya saat seperti ini ,
disisi lain ......
" jimiiinnnn ahhh " suara lembut dan lirih .
JANGAN LUPA LIKE , COMMEN ,BANTU VOTE YA 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇😇
__ADS_1
JADILAH PEMBACA YANG BIJAK DAN TINGGALKAN JEJAK .
TERIMAKASIH SEMUANYA .