
Pagi hari ku terbangun karna sinar matahari sudah memasuki ruangan .
Aku beranjak meninggalkan kamar untuk mandi dan memasak namun aku mendengar suara dering ponsel aku melihat , ahhh... itu ponsel jimin .
Awal aku hanya ingin melihat siapa yang menelponnya sepagi ini namun tak tera nama di no itu , aku hanya diam namun dering posel itu menganggu setelah itu dengan berani aku menerima panggilan itu ku rasa itu mungkin dari orang yang penting .
Namun setelah aku mendengar nya , hati ku terasa tercabik oleh seribu pedang .
Memang harusnya aku tak kembali , harusnya ini semua tidak terjadi , dengan segera aku menggendong seungjae namun saat aku ingin mengendong ya , suara serak khas bangun tidur menyadarkan ku .
" chagi kau mau bawa kemana seungjae masih tidur sayang......" ( tuturnya dengan polos )
" aku akan pergi dan membawa seungjae jangan harap kau bisa bertemu lagi dengan kami , dan jangan mencari kami jangan mengusik urusan kami " ( aku terlalu emosi saat itu )
" hey...hey kamu kenapa bangun tidur marah marah seperti ini ,,, ceritakan pada ku apa yang terjadi...."
aku menariknya keluar aku berjalan menahan amarah dan mengenggam ponsel nya.... aku membawaya keruangan tengah , aku melemparkan posel kepadanya .
" tadi pagi ada yang menelpon mu , dia tunangan mu dan dia sekarang akan menunggu mu di kafe xxxxx untuk membahas pernikahan ....." ( ucap ku sambil menatap nya dengan air mata yang sudah tak terbendung) "
" chagi dengarkan dulu penjelasan ku ... kamu hanya salah paham " tutur nya
" yakkkkk .... aku salah paham jika kamu bisa menjadi appa yang baik untuk sengjae " ( aku berlalu pergi )
Namun ia menahan tangan ku dan mencengkram tangan ku hingga aku meringis namun aku tahan .
" lepaskan aku park jimin .... aku akan kembali kekehidupan awal ku dan kau kembali lah menjadi idol besar dan menikahlah dengan wanita ternama agar nama mu melambung tinggi " ( ujar ku )
Perkataan ku menyulut emosi jimin hingga ia menarik ku kasar ke sebuah kamar kosong , jujur saat ini aku takut namun ketakutan ku dikalahkan oleh ego ku sendiri .
" jangan macam macam kau haaaah.. kau pikir aku tidak berani kepada mu hahhhhhhh .....".
" kau ingin pergi dengan membawa seungjae hmmm ? ( ucap ya sambil memepet tubuh ku ke dingding ) "
" yakkk ... jimin sadar lah " ...ucap ku mulai ketakutan dengan keadaan kami yang tak mensisa jarak di antara kita berdua ..
" Baik pergilah , dan bawa seungjae dan juga bawa seungjae junior yang tak akan aku pertanggung jawabkan "
Ucap jimin tak main main ia menyelusup kan kepalanya di leher ku hingga aku bisa merasakan deru nafasnya yang berat tangan ku dikunci oleh ya , aku tak bisa bergerak sama sekali yang aku bisa rasakan leherku yang basah ..
" JIMIN AH STOOOPPPPPP HIKS ....HIKS.... JEBALLLLLLL......."
Etah dia kaget atau apa dia langsung menghentikan aksinya, aku pun terjatuh dihadapan nya kaki ku bergetar hebat tubuhku seperti tak ada tenaga , bahkan untuk menangis pun aku tak kuasa .
" Mianhae.... mian ....mianhae ........." ( ucap ya sambil mendekap tubuhku yang bergetar ini )
Aku tak menjawab apapun , jujur untuk berbicara pun sulit untuk ku saat ini .
" Mianhae ,,,,, janagan tinggalkan aku lagi jangan bawa seungjae ku mohon aku bisa menyelesaikan masalah ini beri aku waktu ku mohon .... kamu yang ku butuhkan bukan orang lain .... aku bisa merasa lega dan bahagia betemu dengan mu ku mohon jangan pergiiii ........"
Entah tangis ku semakin menjadi di dekapan ya saat ia berkata seperti itu aku tak bisa berbuat apa apa sekarang ... tak ada salah ya percaya kepada ya sekali ini itu pikir ku .
Pukul 08:00 ...
seungjae sudah bangun hingga aku hanya bisa diam saat ini , aku masih memikirkan kejadian barusan , jujur tak mudah bagi ku melupakan nya .
Beda hal nya dengan seorang park jimin ia sudah tertawa dan bermain lagi dengan seungjae , dia sedang bermain dikolam dengan mainan perahu yang di berikan appanya semalam.
Bahagia jujur iya hati kecil ku berkata seperti itu , namun tidak dengan pikiran ku aku sangat takut .
Takut kebahagian ini hanya sementara , aku hanya bisa percaya kepada ya sekarang , apakah ia menepati janji dan kata katanya .
" eommaaaaa ayo main siniiiiiii di kolammmmmmmmm "
Lamunan ku hancur begitu saja mendengar suara itu , tak lain dari anak ku .
__ADS_1
" eomma melihat dari sini sayang .... jangan main air lama lama yah nanti kamu sakit ...."
ucapku meyakin kan anak ku , padahal aku memang sedang malas dengan jimin .
Siang ini jimin ada latihan , karna ada album baru yang mereka ciptakan .
Namun seungjae enggan melepaskan appa nya , aku sudah membujuk nya dengan berbagai cara , tetap ia menempel di kaki kanan jimin .
Sedangkan appa nya hanya terkekeh melihat kelalukan pangeran kecil nya ..
" seungjae ayolah eomma tak tau harus membujuk mu apa lagi ..."
" Apa boleh aku membawa seungjae ? "
Ucapnya membuat ku kaku .... pasalnya pasti banyak kamera yang menyorotnya bagaimana ini .
" aniyah , itu sangat bahaya tolonglah mengerti akan banyak media yang menyorot mu , apa kau mau terkena skandal , tidak tidak tidak .... "
" Ayolah aku tak akan membuat anak ku dalam bahaya banyak penjagaan dan banyak yang akan melindunginya termasuk aku ..." ( tekan nya sekali lagi )
" tidak jimin ah , kau tau ... kau saja butuh penjagaan yang ketat "
" eomma ,,, aku enggak akan nakal ku mohon aku akan mengikuti apa kata appa .... " dengan mata yang berkaca kaca
Sungguh tak kuat melihat anak mu seperti ini, aku tau kau baru kenal dengan appa mu .
Namun appa mu bukan seperti appa2 pada umum nya bukan hanya kita yang mencintai appamu namun seluruh dunia ini mecintai nya .
Bagaimana menjelaskan kepada mu sayang .....
" aku berjanji seungjae tidak akan tersorot media aku akan mengelabuinya , aku tak tega melihat nya mencengkram kaki ku terus ...."
"baiklah tapi kamu harus janji jangan nakal ikuti apa kata appa arra "
" nee eommaaaaa cuuuppppppp ( lalu ia mencium ku memang anak dan appa tak jauh beda )
" arrseo chagi , ya sudah aku pergi dulu nee ... jangan kemana kemana sebelum aku pulang , jika ada yang mengetuk pintu jangan dibuka jika itu selain aku nee " ... ucap nya
" nee ..." jawab ku singkat
" bye bye eomma ,,,,,, ( ucap mereka serempak )
Jujur hati mu khawatir namun apa boleh buat mungkin ini caranya agar anakmu memgerti bahwa appanya itu seorang idol .
Kami pun telah sampai di tempat latihan ku , aku menyuruh BG ku membawa seungjae duluan agar tak tersorot dan aku menutupi seungjae dengan topi dan masker dan jaket hoodie seperti ku .
" dengarkan apa jangan membuka jaket , topi , dan masker mu nee , dan jangan turun kemana mana , tetap di gendongan paman , ini misi seungjae arra "
" nee appaaaaaaaaa..... , " ucap nya antusias
" misi kedua sengjae harus menunggu appa di loby atas oke , jangan kemana mana kau mengerti ...."
" arraseo appppppaaaaaa ,,,, ( sambil tersenyum sungguh imut sekali anak ini )
" kiyowo anak apppa , okeh sudah sampai jalan misiiiiiiii "
" nee appa "
seungjae keluar terlebih dahulu lewat pintu kiri wartawan cukup heran aku keluar dari pintu kanan dan masuk ke mobil yang bersama jungkook , untung tak ada yang melihat ku dan aku berganti pakaian di dalam .
" hyung kau yakin seungjae akan baik baik saja ...."
" dia bersama tangan kanan ku, dan dia anak pintar aku yakin dia berhasil ..."
" baikalah sekarang giliran kita yang turun kau sudah selesai , kajja ..
__ADS_1
" kajja "
Kami berlengang dan menyapa para media kami membungkukkan badan kami dan menyapa sambil berjalan , rasa khawatir mulai meyelimuti karna di sini begitu ramai , aku mengirim pesan agar seungjae masuk keruang latihan terlebih dahulu .
Aku sudah di loby atas aku mulai berlari mencari si kecil di ruangan latihan dan saat aku masuk ternyata dia sendang bermain lari2 tanpa melepaskan kostum nya tadi , sungguh leganya .
" hey jagoan kau sudah berhasil ...."
" apppppppaaaaaaaaaaaaaaaaaaa" ucapnya lantang dan memeluk ku , aku pun memeluk nya sungguh tadi aku takut ia gagal , karna anak ini rasa ingin tau ya tinggi aku takut ia ingin melihat para media itu bergerumung ,
" hey jagoan kau sudah pintar menyamar rupanya ... " ( ucap tae )
" samchon , aku melindukan mu.." ( memeluk nya)
" kau tak merindukan ku ( ucap jk ) "
" aku juga melindukan samchon ....( ia tersenyum manis pada mereka berdua )
" Aiggooooo .... kiyowo anak siapa ini ( sambil mencubit pipi seungjae pelan )
" salam kenal paman , aku park seungjae usia ku 4th , "
" mwooo ini anak mu jiminah " ( ucap jhope tak percaya)
" nee hyung nanti ku cerita kan , cerita ya sangat panjang ... ahh mian aku membawa ya tadi dia tak ingin ku tinggal dan dia menangis aku tak tega jadi membawa ya tapi tenang lah aku yakin media tadi tak menyorotnya karna dia pintar menyamar benar kan seungjae ? "
" nee apppa .... ( ia senyum sangat lebar ) "
" tak apa jimin bawa lah lagi pula kita hanya latihan tak ada kamera yang menyorot kita disini " ( ucap RM )
" gomawo hyung "
" hey apa kau tak penngap memakai baju itu ? " ucap jin
.
" asataga aku lupa hyung , sekarang kamu buka sayang baju kamu "
" boleh appa ? "
" boleh sini appa bantu "
aku membuka masker dan seluruh penyamaran nya hari ini , kasihan dia berkeringat mungkin ini sangat gerah , dia memang anak yang baik .
" woooww kau suka dinosaurus ,,,, ? " ( ucap jin )
" nee aku suka , tadi pagi aku belmain appa menjadi tilex , "
" ouh yahhhhh jika begitu nanti kita bermain lagi bersama arra "
" neee samchooon ( ucap nya senang ) "
" baiklah appa dan samchon akan latihan dulu kau duduk di sini nee jangan kemana mana , ini appa membelikan mu beberapa makanan dan susu mu ada sini , kau membutuhkan sesuatu lagi ? "
" ani appa , "
" jadi anak baik appa nee "
" nee apppa semangat latihan nya "
Aku tersenyum belum pernah aku latihan sesemangat ini , karna anak ku menonton ku .
Selama latihan aku melirinya ia hanya bermain dengan mainan nya yang dia bawa dan makan minum dia duduk di tempat yang sama tak bergeser sama sekali , sungguh anak yang patuh .
Aku melihat ya menguap pun aku mulai resah takutnya ia bosan namun manager ku membawakan ya bantal untuk tidur hingga ia tertidur memeluk boneka kesayangan nya .
__ADS_1
Aku harus punya satu lagi anak yang patuh sepertinya sugguh manis .