
Di pagi yang cerah di seoul seorang namja yang baru keluar kamar mandi pun menghampiri seseorang , bidadari yang cantik yang tengah tidur dengan tenang ,
.
.
.
" chagi bangun .... ini sudah pagi kita sarapan dulu apa kamu tidak ingat disini ada aegi kita ..." ucap ya sambil mencium perut ku terus menerus
" sayang aku tidak ingin mandi ... " ucap ku masih tetap memejamkan mata ku
" sayang ayolah ... mandi biar aku bantu yah " ucap nya lembut ...
" baiklah .... gendong aku " ucap ku mengulurkan tangan manja kepada nya
" baik tuan putri .... " jimin pun mengendong ku ke kamar mandi ....
.
...
Beberapa menit pun akhirnya selesai aku pun menuruni tangga bersama jimin , ternyata seungjae sudah rapih dan sedang sarapan .
" sayang kamu udah rapih ... " ucap ku duduk di samping seungjae
" nde eomma ... eomma tidur nyenyak apa ade bayi nakal lagi ? " ucap seungjae menatap perut ku
"ani .... sayang " ucap ku mengusap pipi seungjae
" seungjae apa kamu sudah siap ? " tanya jimin
" nde appa ... " ucap seungjae langsung membenarkan tas nya
" baiklah kajja kita berangkat .... " ucap jimin
" seungjae sayang .... " ucap ku
" nde eomma ,,,, " seungjae menoleh kepada ku
" ini bekal makanan nya , apa kamu tidak mau pamit kepada eomma .... "
" cuuuuppp ....( seungjae mencium seluruh wajah ku ) cuppp... bye ade bayi ( dia mencium perut ku yang rata ) "
.
.
Jimin dan seungjae pun pergi , aku pun masuk dan merebah kan diri di sofa , entah karna usia apa karna ini kehamilan yang kedua aku sangatlah mudah lelah .
.
.
disisi lain ...
" appaa... pakailah topi appa kita sebentar lagi sampai ... " ucap seungjae
" baiklah ... " jimin pun menurut
Seungjae pun turun dari mobil jimin mengantarkan nya dan berpamitan kepada anak tercinta ini .
" pintar sekolah hari ini nde ... semangat " ucap ku memeluk seungjae
"nde appa .... " seungjae pun masuk , dia berlari ke arah ruang kelas nya
.
....
Jimin pun menancapkan gas mobil nya , ia melaju membelah jalanan seoul .
.
.
.
" chagiiii ..... " teriak jimin kepada istrinya
" waeee... " ucap ku malas dan tiduran di sofa
jimin menghampiri ku ,
" sayang kamu sakit perut lagi ... " ucap jimin
" anniyah chagi ... " ucap ku
__ADS_1
" kamu kenapa , susu udah di minum belum ?..." tanya jimin
" chagi .... " ucap ku cemberut dan bernada manja
" wae sayang ... " ucap pria bantet ini 😂
" bisakah kau mencarikan ku permen kapas ? .." ucap ku tiba
" Mwoo ... permen kapas ? " ucap jimin kaget
" aku sedang ingin itu , belikan aku 2 saja sayang ... " ucap ku memohon
" tapi dimana chagi ah .... " ucap jimin
" cari lah ditaman pasti ada ... " ucap ku enteng
" ini hari senin sayang , taman itu ramai jika hari sabtu dan minggu ... " jelaas jimin
" jadi kamu tidak mau , baiklah aku cari sendiri ... " ucap ku berdiri
" ehh...ehhhh jangan sayang ... baik aku cari kan tapi tetap lah dirumah tunggu aku pulang nde ... " ucap jimin sambil menahan tangan ku
" baiklah ... " ucap ku duduk kembali
"aku pergi dulu yah sayang , cuupp ( jimin mencium bibir ku sekilas ) "
.
.
Aku pun memutuskan menunggunya di taman belakan karna suasana di sana sejuk hijau dan penuh dengan gemercik air dn bunga2 warna warni .
.
sementara itu .....
.
.
Jimin terus mencari permen kapas di setiap jalanan , ia terus melirik ke kanan dan kekiri menyebalkan baginya namun ini pun demi keinginan aegi di dalam perut istrinya .
"***drttttt dtrrttttt drtttttttt ... " menandakan ponsel bergetar
" yoebbseo .... ada apa jk " ucap jimin to the point
" baik ..... tapi ada syarat" ucap jimin
"mwo apa .... " ucap kaget jk
"bantu aku mencarikan permen kapas ... " ucap jimin
" hyungg ... ingatlah kau sudah tua " ucap jk meledek
" bukan untuk aku pabo ... ini untuk istri ku ... " ucap jimin geram
" jinja nuna sedang mengidam .... " tanya jk
" sperti itulah .... " ucap jimin
" baik kajja aku bantu aku akan menyusul mu sharelock .... " ucap jk
" nde.... " ucap jimin***
.
.
.
Mereka pun mencari permen kapas kesana kemari , dari taman yang terdekat hingga jauh karna terkadang ketika kita sengaja mencari sesuatu semua itu hilang seketika , seperti hilang terlelan bumi .
Namun jimin bukan orang yang mudah menyerah apa lagi ini demi anak ya , yang masih dalam kandungan .
.
.
" ahhhh .... itu permen nya ? " ucap jimin dia memarkirkan mobil sport nya .
ia berjalan dan mendekati penjual permen kapas itu namuuunnn ....
" anyyeoung ... pak saya beli 2 permen kapas " ucap anak kecil perempuan
" pak saya beli 2 juga .... " ucap jimin
" Maaf nak permen kapas nya sisa 2 , saya kehabisan bahan2 untuk membuat nya lagi jadi ini mau yang mana adenya atau tuan ini " ucap pedangang permen .
__ADS_1
"SAYA...... " ucap mereka serempak
Jimin pun menatap wajah anak kecil itu yah ... usia ya lebih tua seperti dari seungjae .
" samchon ... biarkan aku yang mendapatkan permen itu ... " ucap nya tegas ke pada jimin
" saya butuh juga permen ini ... " ucap jimin memohon
" samchon ini sudah besar , kenpa memakan permen kapas ... " ucap anak ini
" Saya mohon , ini bukan untuk saya tapi untuk istri saya .... " ucap jimin mencoba menjelaskan
"Huaaaaaaaaaaa......hikssss....hikssss......hikssssssssss..hikaaasssss" tak di sangka anak ini menangis kencang , dan membuat sesorang menghampirinya .
" Yuraaaaa........ " suara wanita
" ibuuuuuuu.... hiks hiks .... " ucap nya berlari memeluk ibunya
" kamu keapa nak .... ? " ucap nya lembut
"paman ini dia jahat , dia tidak mau berbagi permen kapas dengan ku ibu .... " ucap anak kecil itu menunjuk jimin .
" Bu...bukaan begitu aku , ahkkk... begini nuna aku sedang mencari permen ini karna istri ku sedang mengidam dan dia tidak mau makan jika aku tidak membawa ini kepadanya , aku hanya khawatir istri dan janin ya kenapa2 " jimin mencoba menjelaskan
" Bagaimana kalo yura satu dan paman ini satu boleh yah sayang , paman ini punya dede bayi , nanti bayi paman ini akan menangis jika paman tidak mendapatkan permen ini ... " ucap ibu nya yura mencoba menjelaskan
"arrsseo ...ini untuk bayi paman .... " ucap anak kecil itu memberikan permen nya
" ahh... gomawo " ucap jimin senang karna mendapatkan nya
" gomawo ... nuna .... " ucap jimin membungkuk
" tak masalah , aku tau rasanya jadi istri mu ... jika keinginan ya tidak tercapai wanita hamil cendrung menangis , itu tidak baik untuk janin ya jaga lah istri mu dengan baik " Yeri tersenyum kpda jimin.
" ndeee... saya pasti menjaga istri saya dengan baik , sekali lagi terimakasih saya harus pulang cepat ... " ucap jimin
" nde ... " ucap yeri tersenyum
" bye bye yuraaa.... " ucap jimin sambil berlari
" bye bye paman ... " ucap yura sambil melambaikan tangan ya
" laki laki yang manis .... " gumam yeri
.
..
.
Jimin pun memarkirkan mobil ya di garasi ia pun mencari keberadaan orang tercinta ya ,
" aishhh .... dia sedang tdur lagi rupayanya ......."
Jimin pun mempunyai ide jahil dalam benak nya , jimin mendekati wanita nya lalu mencium lehernya terus menerus dan ke area dada hingga ...
" ah ... jimin ah berhenti .. " ucap istrinya
"sudah bangun eummm " jimin menatap lembut istrinya
" kenapa kamu lama sekali .... " ucap ku sambil cemberut
" Mianhae susah mencari nya bahkan aku mencari bersama jungkook berpencar sayang ... " ucap jimin mencium pipi ku terus menerus
" Jinja... apakah kamu lelah mencari nya " ucap ku
" anniyah ... demi dia .... " ucap jimin mengelus perut ku
" baiklah mana permen nya... " ucap ku
" makan dan minum susu baru permen kapas arrasseo ... " ucap jimin tegas
" nde appa ... " ucap ku tersenyum
Jimin pun membalas senyuman ku lalu ia mencium bibir ku , bibir kami saling bertemu beberapa menit lalu jimin melepaskan tautan kami .
....
" sudah ... kita makan dulu jangan sampai aku kehilangan kendali ... " ucap jimin menunjukan smirk ya
Dia pun menyuapiku makan setelah itu aku ganti menyuapi nya , bukan kah ini konyol ..... kami seperti jatuh hati lagi ,
JANGAN LUPA LIKE DAN COMMEN ,🙏🙏🙏🙏😇😇😇😇😇😇😇
JADILAH PEMBACA YANG BIJAK , DAN TINGGALKAN JEJAK .
TERIMAKASIH , MAAF JIKA ADA SALAH2 DARI KATA2 NYA .
__ADS_1