
Setelah Berjam jam menjalani operasi taehyung pun di pindah kan keruang ICU dimana ia belum tersadar kan diri .
Jimin terus menemani Yura sedangkan sarang harus pulang karena kondisi kehamilan nya , seungjae pun ikut bersama eomma nya karna ia khawatir akan keadaan eomma dan adik bayi yang menurut ya nakal .
" Jimin.. kau bisa pulang , biar kan Yura bersama ku dan Jungkook " ucap jin
" Aniyah ... Hyung aku akan menemanimu dan Yura Sampai taehyung sadar kan diri ... " tutur Jimin
" samchon .. pulang lah imo dan seungjae pasti membutuh mu ... " ucap Yura dengan suara parau karna ia terus menangis
" Yura .. sayang seungjae adalah anak yang kuat sebelum nya ia sudah terbiasa menjaga eomma nya , jadi samchon percaya kepadanya biarkan samchon menemani mu arraseo ... ?" ucap Jimin
" nde.... " Yura tersenyum dan memeluk Jimin
dalam hati Jimin berkata ... " cepat lah bangun apakah kau tega melihat Yura seperti ini " ucap Jimin sambil melihat ke arah ruang ICU dimana banyak sekali alat bantu yang tertancap di tubuh Taehyung .
.
.
.
sudah hampir 24 jam taehyung belum sadar kan diri juga , Jimin meletakan Yura di sofa dengan pelan agar tak terbangun ia berniat mencuci mukanya lalu ia ingin membeli sarapan untuknya dan Yura serta Jungkook dan Hyung jin .
saat Jimin keluar kamar tunggu ... terlihat sarang dan seungjae tegah berjalan dan membawa parebag besar .
__ADS_1
" Changi...ah ... " ucap Jimin lirih
" Oppa wae ???" tanya sarang
Namun Jimin hanya memeluk sarang sambil menangis 😠, ia tak tega melihat sahabatnya belum juga sadar kan diri ia pun tak tega melihat Yura anak kecil yang penuh rasa bersalah itu tak bisa tidur semalaman , ia terus merasa gelisah dan riasu .
" appaa ... tenang lah samchon V akan bangun sebentar lagi percaya lah appa ... " ucap seungjae dengan mengusap2 tangan Jimin
Jimin pun tersadar lalu melihat anak laki2 tersebut , ia langsung memeluk seungjae mereka larut dalam pelukan hingga sarang pun ikut memeluk mereka berdua .
" para jagoan ku , jangan menangis ingat lah bayi dalam perut ku ini butuh kalian tersenyum dan semangat " ucap sarang
Jimin pun langsung mencium perut mu dan mengusap ya serta berbicara kepada perut mu .
" belum appa " ucap sarang menirukan anak kecil
hingga Jimin dan seungjae tertawa begitu saja, namun ternyata sedari tadi Yura melihat kehangatan keluarga Park itu .
" andai saja keluarga ku seperti keluarga mu seungjae , namun orang yang menyanyangi ku pun malah terbaring koma " ucap Yura lirih sambil Melihat ke arah ruangan taehyung
Jimin melihat Yura sudah di dekat jendela ruang ICU , kapan dia kesana? bukan kan tadi baru saja ia tidur ... ucap Jimin.
" Changi apakah kau membawa baju ganti untuk Yura ? ... " tanya Jimin
" nde oppa ... ini " sarang memberikan parebag ya
__ADS_1
Jimin pun berjalan ke arah Yura ia melihat kembali air mata yang berjatuhan di pipinya halusnya ,
" Yura sayang ... ini IMO tadi membawakan baju ganti untuk mu , ganti baju mu yah " ucap Jimin
" gomawo samchon , kamshamida imo ... " ucap Yura membungkuk kan badan nya
" nuna jika sudah ganti pakaian , makan lah bersama ku " ucap seungjae lantang
ucapan seungjae ingin menghibur Yura namun perkataan membuat Jimin mengerutkan dahinya .
" arraseo .. " ucap Yura
Jimin dan sarang menyiapkan makanan untuk mereka , sedangkan seungjae mengantar Yura berganti pakaian , jin dan Jungkook baru saja terbangun dari tidur ya karna malam itu mereka berganti2 menjaga Yura yang tak tidur2 .
" nuna ... " tanya seungjae
" nde ... " jawab nya
" jangan khawatir samchon taehyung adalah orang yang kuat , dia sering mengalami masa sulit kata appa aku yakin dia akan sadar hari ini jangan menangis lah nuna" ucap seungjae
" bagaimana jika ia tak bangun ?" ucap Yura dengan mata kosong
" aku akan membangun kan samchon untuk mu , berjanji lah untuk tak menangis jika samchon sadar ... " ucap seungjae
Yura hanya menatap percaya kepada seungjae , ia tau seungjae lebih kecil darinya namun ia sudah lebih dewasa menurut Yura .
__ADS_1