
Langkah kaki seseorang masuk , aku pun melihatnya aku, betapa kagetnya aku melihat jimin dengan seseorang .
" Chagi ... seungjae belum sadar "
" belum .... " ucap ku
" aahhh... mianhae perkenalkan ini appa ku ...aku sudah memberi tau appa semuanya , dan dia datang untuk melihat seungjae ... dia ingin melihat cucunya "
" anyyeuonng haseyo tuan , 제이름은 박수진입니다 – Je ireumeun park sarang imida. ( lalu aku membungkuk )
" Sarang wanita yang selama ini jimin cari , panggil aku appanim , ( ia tersenyum ramah ) "
" ahh , ne..ne appanim "
" apakah lukanya parah , hingga ia belum sadar .... omoooooo sungguh mukanya mirip jimin ketika kecil "
" tentu saja karna ia anak jimin appa "
" hyung bagaimana dengan rose ? " ucap taehyung
" sudah aku urus kalian tenang saja nee "
Beberapa menit kami mengobrol banyak hingga , aku melihat jari jemari kecil bergerak aku menghampirinya .
"eom..m...a appp...pppaaaaaa" ucap seungjae sadar
" sayang ,,,, eomma disini" air mata ku jatuh begitu saja
" eomma kenapa seungjae disini , Jangan menangis eomma seungjae tak suka melihat nya "
" aniyah , eomma menangis karna bahagia kamu sudah sadar " menjelaskan padanya
" hai jagoan .... " ucap jimin
" appaaaaaa .... " hendak bangun namun di tahan oleh mu dan jimin
" jangan bangun sayang luka mu masih belum sembuh " ucapku
" mianhae eomma aku lupa" menunduk
" lihat appa beli ini untuk mu , karna kamu sudah jagoan " jimin membelikan ya mainan dinosaurus serta mobil dan coklat .
" aku saaaynanngg appa " ucap ya senang
" eomma tidak mmm ? " ucap ku cemberut
" aku lebih sayang pada eomma jangan malah eomma , eomma yang merawat ku dari kecil tentu saja aku sangat menyayangi eomma " tuturnya
"anak pintar , aaahh iya appa punya kejutan buat kamu satu lagi "
" wae appa ....? "
" perkenalkan ini hal-abeoji mu .... kau bahagia , hal-abeoji dia dari paris ke korea hanya untuk melihat mu sayang "
" anyyeuonng haseyo hal-abeoji, Je ireumeun park seungjae imida , mianhae aku tak bisa memberi hormat ... mianhae "
" Cucu ku sangat sopan ,,,, apa kau tau hal-abeoji sangat khawatir saat tau kamu di operasi " ucap appa jimin
" mwoo ,,, aku di opelari ..."
" nee sayang, bahkan kamu tadi kekurangan darah hingga appa mendonorkan darah nya untuk mu" ucapku menjelaskan
" Jadi ditubuh seungjae ada darah appa sekarang ? "
" Darah appa akan selalu ada di tubuh seungjae untuk melindungi seungjae " ucap jimin
" gomawo appa .... ( ia tersenyum , dan kami pun tersenyum lega ia baik2 saja )
" hal-abeoji punya sesuatu untuk mu ..."
" wae halabeoji ...."
" ini diaaaa.... kamu sukaaaaa ( satu kotak coklat dan robot dinosaurus yang sengjae inginkan )
" waaaahhhh ini kelen baru ( ucap nya spontan ) "
" jadi hadiah appa enggak keren nih " ucap jimin dengan nada kesal
" semuanya kelen ( lalu ia tersenyum ) "
Kami pun tertawa dan kami saling mengobrol hingga .
Sudah satu minggu aku Dirumah sakit , aku merasa keadaan seungjae mulai membaik .
Jimin selalu menemani ku kadang anak2 yang lain kesini , untuk menemani ku ketika jimin ada urusan.
__ADS_1
Hari ini seungjae diperbolehkan pulang , jimin sudah menjemput kami , aku tengah siap2 barang2 seungjae .
" siniin kopernya " ucap jimin
" enggak usah aku bisa ko "
" enggak baik wanita angkat yang berat2 kamu tau itu "
Diperjalan kami tak banyak bicara karna seungjae tidur di pangkuan ku kami takut ia terbangun .
Dan kami sampai dirumah jimin, dia membukakan pintu mobilnya lalu mengambil seungjae pelan .
Aku heran kenapa jimin ke arah kamar di samping dan ternyata saat aku masuk.
" ini kamar seungjae mulai sekarang ,( lalu ia menidurkan seungjae di tempat tidur yang berbentuk dinosaurus ,)
" kapan kamu buat ini oppa ...? "
" hehe ... saat kalian dirumah sakit aku menyewa seseorang untuk merombak kamar ini jadi tema dinosaurus dan beberapa properti laki2 lain nya , apa kau suka "
" aku suka ,,, pasti seungjae sangat suka oppa "
" semoga saja "
" gomawo oppa "
" nado ...." ucapnya
Aku pun melihat beberapa ajuma mengapa mereka ada disini .
" oppa kenapa ada ajumma "
" biarin yang ngurus perkerjaan rumah mereka , tugas mu hanya mengurusku dan seungjae arra "
" baiklah oppa ( aku tersenyum )
Seunjae belum bangun aku memutuskan untuk menonton tv melihat drakor kesukaan ku hingga tiba2 saja ada yang duduk dan memeluk ku .
" oppa...wae "
" aku merindukan mu , ( dia memeluk ku dengan tangan melingkar di perut ku dan wajahnya yang ada di cengkuk leher ku )
" Oppa geli ,,, kumohon lepaskan ( ucap ku saat ia memainkan leher ku dan mencium nya )
" aku akan mengurus pernikaah kita secepat nya " ucapnya
" apa oppa yakin , bagaimana dengan emmonim mmm ,,, dan Army serta agensi mu " ucapku
" soal eomma aku akan membereskan nya nanti bersama appa , soal agensi aku sudah memberitaunya mereka tidak keberatan , dan soal Army aku yakin mereka tidak akan berubah karna saat aku bersama bangtan dan saat aku koser disitulah hidup ku untuk mereka namun saat aku di rumah barulah aku menjadi appa dan suami " ..tuturnya menjelaskan
" aku mengikuti oppa saja , "
" gomawo chagi ,,, cupppp ( ia mencium pipi ku )
Namun tak selang beberapa lama, jimin masih terus saja menciumi leher ku , sungguh tak nyaman , aku tak bisa menonton kalo seperti ini .
" opp..ppaa hentikkan geli "
" baik , tapi aku ingin sesuatu ? "
" wae oppa ..."
" aku ingin itu ... ( ia menunjuk dada ku )
" ani ani .... kau ini sudah lah aku mau ke kamar seungjae " ( saat aku hendak bangun , ia menarik ku dengan keras hingga aku duduk lagi )
" aku mohon , tidak lebih ko " ucapnya memohon kepada ku .
" ini berlebihan oppa lepasin aku ,,,,"
Dan tiba2 saja jimin pergi dengan mode marah sungguh aku tak sanggup jika ia pergi dari ku aku berusaha mengejarnya dan aku berlari .
" oppa ... oppaaaaa aku mohon jangan pergi "
Dia tak melirik ku sama sekali sungguh apa aku keterlaluan, aku pun berusaha mengenggam tangan nya .
" ne oppa lakukan lah yang oppa mau , tapi hanya itu yah tidak lebih " ucap ku pasrah
ia berbalik lalu tersenyum dan .....
" bilang dong dari tadi sayang , yuk kita ke sofa lagi , aku cape akting nya "
" ja..jadi opp...aa hanya akting keterlaluan ... ( ucap ku )
" mau beneran ( muka nya serius lagi )
__ADS_1
" ani " jawab ku singkat
" kajjjjaaaaaaaa"
Aku pun duduk di sopa dengan dia memeluk ku seperti tadi , aku mencoba fokus pada drama aku , aku hanya mengabaikan nya yang sedang berulah , jangan sampai aku terpancing .
Tangan nya sudah ada di perut hingga akhirnya .
" aku buka ya ( ia hendak membuka kacing kemeja ku )"
" terserah kamu "
" gomawo sayang " ia membukanya dan melihat nya jujur aku malu tapi etahlah aku abaikan saja .
Dia mulai dengan aksinya , ia mulai dengan meciumi dada ku dan tidur di atasnya sungguh kelakuan nya ini mengingatkan ku pada seungjae saat berusia 2th ia masih tergantung dengan ASI ku .
" Boleh aku meminum nya "
" jimin ini tidak ada airnya "
" tak apa aku hanya ingin ... kau tau kenapa aku tidak terlalu tinggi ini kenapa "
" wae "
" aku kekurangan ASI tau ... jadi aku meminta ya sekarang kepada mu "
" terserah mu "
.
Ia tersenyum ia melanjutkan aksi nya sungguh aku tak tahan , aku hanya bisa menahan nya aku tak ingin ada yang mendengar suara laknat ini .
" Appaaaaaa ..."
aku kaget seungjae sudah ada disini mana bisa ia melihat ini aku langsung mendorong jimin dan membenarkan baju ku sungguh aku tak punya harga diri saat ini bagaimana ini .
" awwwww .... ( pekik nya jimin ) chagi kau bisa bilang berhenti kepada ku jangan mendorong ku "
Betapa bodohnya ia , ia tak menyadari keberadaan seungjae . saat ini aku tak berkutik .
.
" Appa masih meminum ASI eomma "
Jimin terperangah ia tak bisa menjawab ia baru sadar kenapa aku mendorong ya , dan ia sedang mencari alasan yang kuat agar harga dirinya tak jatuh .
"emmm... itu ..anu ...e..nhggg appa hanya membantu eomma mengobati luka ya , iyah eomma terluka di dadanya jadi appa membantunya begitu appa bukan sedang minum Asi seungjae kau salah liat .... "
Aku berharap seungjae percaya perkataan konyol jimin , mana ada orang mengobati luka dengan seperti itu .
" eomma terluka.... ( ia menghampiri ku lalu memeriksa ku hingga aku tak berkutik karna seungjae ada di pangkuan ku sekarang )
" eomma engggak apa2 sayang ..." ucap ku memberanikan diri berbicara.
" ahh eomma luka eomma sangat parah "
Aku dan jimin membulatkan mata maksud nya apa , kenapa seungjae bisa berkata seperti ini .
" lihat lah appa ... leheer eomma dan dada nya banyak sekali merah2 ya ayo appa kita bawa eomma kerumah sakit "
"Kurang ajar si pendek ini membuat karya sangat banyak ternyata , awas saja kau tak akan ku beri jatah makan malam .... ( upat ku dalam hati)
Jimin ia hanya ceengengesan,
" Tak apa ... appa sudah mengobatinya nanti juga sembuh tak usah kerumah sakit " ( ucap nya sambil garuk2 leher yang tak gatal )
" tak apa ... eomma baik2 saja apa gatal "
" ani sayang tadi eomma terkena nyamuk yang sangat besar dan bodoh " ucap ku melototi jimin
" ( dia bilang aku bodoh awas saja aku tambah banyak lagi karya ku malam ini ) ucap jimin dalam hati "
" baiklah eomma mau mandi dulu sayang kamu sama appa dulu yah ..." lalu aku pergi ke kamar ku
" appa , apa ada nyamuk besar bodoh ...."
" tidak ada sayang , eomma mu asal berbicara "
" ouh ... appa tadi mengobati eomma memakai apa aku tidak melihat obat nya "
" ahhh pakai Cinta ( ucap jimin spontan dan membuat seungjae terkekeh ) ... kita main yuk di kolam appa ingin berenang ? "
" aku tak boleh terkena air dulu appa , apalagi air kolam yang dingin ( ucapnya menegaskan kata dokter ) "
" ahh iyah lupa , kamu duduk saja di kursi santai dan appa berennag kamu mainkan perahu remot mu "
__ADS_1
" kajja apppaaa..... "
" kajaaaaaaa"