Asmara Idul & Fitri

Asmara Idul & Fitri
6. Larangan pacaran


__ADS_3

Jam Istirahat.


Fitri dan Citra tidak keluar kelas, mereka hanya sarapan dengan bekal yang di bawa Fitri di kelas.


Idul yang masih mengkhawatirkan keadaan Fitri menemui Fitri di bangku nya.


"Fitri..Kamu sudah baikan belum," tanya Idul


"Sudah," jawab Fitri singkat, Fitri masih malu dengan kejadian tadi pagi.


"Eh Idul...kamu pergi dulu dong, jangan ganggu, kami lagi makan nih," Citra tau bahwa Fitri malu dengan kejadian tadi pagi, jadi ia pun menyuruh idul pergi.


Idul pun pergi.


"Eh Fitri..kok aku baru sadar ya, kalau nama kalian di gabungin jadi Idul Fitri dong, kalian lahir pas lebaran yah, terus dokter kandungan nya sama, aku lihat-lihat kalian kayaknya sudah kenal lama deh?" Citra penasaran.


"Sebenarnya Idul itu teman SD aku, tapi kalau soal nama, itu hanya kebetulan," jawab Fitri.


"Oh gitu..pantas saja si Idul perduli bangat sama kamu," kata Citra.


Idul dan kedua teman dekatnya Riski dan Beni sedang makan sambil mengobrol di kantin.


"eh Dul ...aku perhatiin kamu perduli bangat sama si murid baru itu," Riski penasaran.


"Iya Dul, ada apa nih," lanjut Beni.


"Kan dia teman kita juga, harus di perhatikan juga dong," kata Idul.


"Tapi...aku sih suka ya sama kepribadian si anak baru, dia Solehah, cantik,baik, pokoknya aku suka deh," ujar Beni.


"Apaan sih Beni, Fitri itu jodoh ku," tegas Idul.


"PD bangat si idul, jodoh di tangan Tuhan," Riski menepuk punggung Idul.


"Fitri sukanya pasti sama laki-laki yang soleh, nanti malam aku akan belajar mengaji, terus belajar jadi imam yang baik," ujar Beni.


"Beni..jangan macam-macam ya ," Idul kesal.


"Kalian berdua pada kenapa sih, kita masih sekolah bro," kata Riski.


"Iya Dul, kita masih sekolah kali," lanjut Beni.


***

__ADS_1


Jam pelajaran di lanjutkan.


Ibu Rita si guru Biologi masuk ke kelas.


"Ibu akan membagi kalian menjadi 4 orang per kelompok, setiap kelompok harus membawa peralatan untuk membuat tanaman hidroponik, kali ini tumbuhan nya adalah kangkung, kita akan mengamati bagaimana biji kangkung berkecambah dan bagaimana pertumbuhannya dengan metode hidroponik. Oleh karena itu setiap kelompok silahkan membawa peralatannya yaitu gelas Aqua bekas yang sudah di lubangi dengan paku kecil, bibit kangkung, dan pipa air minimal sepanjang satu meter per kelompok, jangan lupa pipanya di lubangi dulu ya nak," jelas ibu Rita panjang lebar.


"Waduh, ibu Rita bikin repot aja nih," batin Ucup.


"Semoga besok ibu Rita nggak masuk, aamiin," bisik Fina dalam hati.


"Malas bangat deh, harus bawa-bawa pipa air segala," batin Idul.


"Ya Allah semoga aku satu kelompok sama Fitri," Beni berdoa dalam Hati.


"Baik..ibu akan membagi kelompok kalian, kelompok pertama, ada Ucup, Beni, Idul dan Riski,"


" Ya Allah... padahal aku pengen nya sekelompok sama Fitri," batin Beni.


"Apes bangat sih, harus satu kelompok sama jantan jantan alay," keluh Idul dalam hati.


"Maaf Fitri bidadari surga ku, mungkin kita tidak ditakdirkan satu kelompok," batin Ucup dalam hati


"Kelompok kedua ..ada Yuli, Citra, Fina dan Fitri," Ibu Rita membagi kelompok hingga kelompok terakhir yaitu kelompok 7.


"Iya citra.. Alhamdulillah," Fitri pun merasa senang.


Lain halnya dengan Fina."Bu Rita gimana sih bagi kelompok nya, masa kelompok ku nggak ada jantannya, harusnya Idul satu kelompok sama aku," batin Fina


"Terserah deh mau kelompok berapa, yang penting hari ini aku sudah berhasil mengumpulkan 3 pulpen, tahan buat sebulan nih," batin Yuli sambil senyum sendiri.


***


Sepulang sekolah


Kelompok Idul yang terdiri dari Ucup, Beni, dan Riski mulai membagi tugas.


"Oke, besok Beni bawa gelas Aqua minimal 8,jangan lupa di tusuk-tusuk dulu pake paku yang kecil sekalian isikan tanahnya, Ucup bawa air sama bibit kangkung nya, aku sama Riski yang bawa pipanya, gimana setuju?" usul Idul.


Beni, Ucup dan Riski pun setuju dengan usulan Idul.


"Berarti nanti aku harus ke rumah kamu dong Dul," tanya Riski.


"Sekarang aja kita cari pipanya, nanti keburu sore" jawab Idul.

__ADS_1


Sementara itu Fitri dan anggota kelompok nya yang masih mengenakan seragam sekolah sedang rapat di warung bakso Bapak nya Fitri.


"Jadi keluarga kamu yang punya warung bakso ini Fit," tanya Fina


"Iya Fina, dari dulu bapak aku usahanya hanya berjualan bakso," Fitri menyeduh teh untuk teman-teman nya.


"Khusus teman nya Fitri hari ini kalian makan gratis ya nak, silahkan di coba baksonya," Bapak Fitri membawakan bakso ke meja Fitri dan teman temannya.


"Makasih pak, maaf merepotkan," ujar Fina


sambil makan, mereka pun berdiskusi.


"Gimana kalau kita bagi tugas, aku sama Fitri yang cari pipanya, Citra sama Yuli cari gelas Aqua bekas terus jangan lupa di tusuk dulu dengan paku kecil sekalian isi tanahnya, biar nanti pipanya kami yang cari cara untuk melubanginya," usul Fina.


Fitri sebagai murid baru hanya Setuju saja dengan usulan teman-temannya.


Yuli dan Citra pun setuju.


Fina dan Fitri sedang mencari pipa."Yang jual Pipa air biasanya ada dimana sih Fit," tanya Fina.


"Setau aku sih di toko bahan bangunan," jawab Fitri. Fitri dan Fina mencari toko bangunan.


Di Toko bahan bangunan, ternyata Idul dan Riski juga sedang mencari Pipa air.


"Fitri, kalian pasti mau beli pipa kan," Tanya Idul. "Iya Dul, kamu juga yah," Fitri melihat pipa ada di tangan Idul.


"Iya nih Fit," Idul tersenyum pada Fitri, sementara Fitri mengalihkan pandangan nya.


"Idul, andai saja kita satu kelompok," Fina menatap Idul


"Apaan sih Fina," Idul dan Riski pergi.


Usai membeli Pipa Fina mengobrol dengan Fitri sambil berjalan pulang untuk melubangi pipa.


"Fitri, kenapa ya kamu sama Idul kelihatan akrab, aku tuh suka sama Idul," Fina menatap Fitri dengan wajah lesu.


"Jangan khawatir Fina, aku tidak berani bergaul/ pacaran dengan laki-laki mana pun, aku dan idul hanya berteman, itupun aku selalu menjaga jarak dari dia, kamu pacar Idul?" tanya Fitri.


"Hehe, nggak sih tapi Idul gebetan ku," jawab Fina. "Kenapa kamu nggak mau pacaran Fit," tanya Fina.


"Karena Islam melarang nya, dalam surah Al-Isra ayat 32 yang artinya: "Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32)" Fitri tersenyum menatap Fina


"Hehe ..aku nggak pernah baca, tapi sepertinya pernah dengar sih," Fina menggaruk kepala nya.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2