Atlantasi

Atlantasi
Perpisahan III


__ADS_3


Disudut markas V duduk sendiri ditemani segelas minuman berukuran sedang, V memandang keluar jendela memperhatikan bunga dandelion biru, V lalu mengangkat gelas nya dan hendak meneguknya seseorang yang seusia dengan nya tiba-tiba menyambar minuman V dan langsung meneguk nya


"kau selalu seperti ini datang diam-diam lalu meminum minumanku bahkan kau hampir menghabiskan nya" ucap V kepada pemuda itu


“Aku tidak datang diam-diam aku bahkan sudah ada dari tadi, jangan mengomel aku tahu kau tidak bisa minum banyak jadi jangan so jago kau bisa meminum ini semuanya" sindir pria itu


"Randy kau memang paling jago dalam menyindir, baiklah kalau begitu kau habiskan semua" ucap V kepada Randy.


.


Randy merupakan sahabat baik sekaligus rekan kerja V, Randy memiliki tinggi badan lebih tinggi dari V namun jauh lebih kurus, kulitnya sawo matang dan rambutnya berwarna coklat.


“Hey apa yang sedang kau pikirkan? Bahkan kehadiran ku saja tidak kau sadari?” tanya Randy penasaran


“aku tidak memikirkan apa-apa” jawab V santai


Tapi randy tidak percaya “ayolah katakan saja kepadaku, kau sudah seperti itu selama dua tahun ini kau selalu melamun, kadang kau terlihat bahagia, kadang kau murung kau terlihat sedang merindukan seseorang, katakan dengan jujur kau sedang jatuh cinta kan” tanya Randy


“kau terlalu berpikir jauh Randy” ucap V


“aku ini sahabatmu sejak kecil kau tidak bisa berbohong kepadaku, aku menjadi penasaran siapa yang sudah berani menolakmu?" ucap Randy, Randy benar-benar penasaran siapa yang membuat V patah hati, karena selama ini banyak wanita berlomba ingin menjadi kekasih V bagaimana bisa V patah hati pikir Randy.


.


“aku tidak jatuh cinta kepada siapapun” ucap V tegas


Meski perkataan V sangat meyakinkan sebagai sahabat V Randy tahu bahwa V menyembunyikan sesuatu darinya tapi Randy tidak ingin mengusik nya saat ini dan menghormati keputusan V yang tidak ingin bercerita kepadanya.


---


datang dua orang perempuan yang seusia dengan V menghampiri V dan Randy, dengan wajah kusut keduanya duduk lalu mengomel


"akh lagi-lagi mereka melakukan transaksi curang" Ucap seorang wanita berambut keriting berwarna coklat bertubuh pendek dan berkulit kuning langsat Namanya Chika.


"aku juga tidak suka, aku sudah curiga dengan orang-orang itu, tidak ku sangka kita akan semudah itu di tipu" ucap wanita berambut hitam panjang, berkulit kuning langsat bermata hijau, tinggi nya sedang, namanya Tasya.

__ADS_1


Chika dan Tasya merupakan sahabat baik V dan Randy .


"mengapa kalian begitu kesal ada apa" tanya V.


"kami ditipu oleh peri, mereka bilang akan membayar kami 10 dinnar, tapi setelah kami menyerahkan barang nya mereka hanya memberi 70 perunggu, kami protes dan mereka bilang kami telat 1 hari dari tanggal perjanjian, bukan kah itu keterlaluan" omel Tasya.


"ya dan coba lihat ini" chika mengeluarkan 10 dinnar dari kantong nya dengan tertawa kegirangan


“Chika aku sudah bilang untuk tidak mencuri lagi, tapi kenapa kau mencuri dan tak bilang padaku" ucap Tasya kesal


"ya lagian aku kesal sekali dengan para peri itu berani nya mereka mempermainkan kita" ucap Chika kesal


"haha kan sudah ku bilang kepada kalian jangan bertransaksi dengan para peri mereka itu licik dan penuh muslihat" ucap Randy memperkeruh suasana


"dari awal aku juga berkata begitu" ucap Tasya


“tapi kau juga tetap ikut denganku, kalau kau tidak mau kenapa tidak dari awal” ucap Chika sangat kesal


"sudahlah kalian jangan bertengkar, dengarkan aku ada kabar baik Eros akan memberi tugas berdasarkan apa yang Paman Tong bilang tugasnya sangat menguntungkan, bagaimana apa kalian akan ikut?" tanya V .


"Aku sendiri juga tidak tahu, tapi menurut paman Tong Mu tugas itu akan sangat menguntungkan, menurutku sayang kalau tidak kita ambil" ucap V.


"Aku setuju" ucap Tasya.


"Ya tapi tentu saja kita harus tahu dulu apa tugasnya" ucap Chika.


.


selang beberapa menit bos Eros datang dan menyapa mereka berempat, Eros langsung duduk diantara mereka "baiklah jadi kurasa kalian sudah tahu aku akan memberi kalian tugas" ucap bos Eros tanpa basa basi


"jadi apa tugas kami?" tanya V


"tugas cukup mudah kalian hanya perlu menangkap seekor kelinci berbulu putih dan bermata pelangi" ucap Eros


randy terkejut dan kemudian randy sedikit tertawa "jadi kami hanya perlu menangkap seekor kelinci ? Itu mudah" ucap randy meremehkan.


"menangkap kelinci itu memang tidak sulit, tapi menemukan nya sangat susah dan kelinci itu tinggal di pedalaman hutan andalusia yang itu arti nya bertemu dengan para peri bisa kapan saja" jelas V.

__ADS_1


Randy menelan ludah dan tegang begitu juga dengan Tasya dan Chika wajah mereka memucat, "jadi kalian sudah tahukan resikonya sangat besar? Aku tidak akan memaksa kalian untuk mengambilnya" ucap Eros pada mereka


"berapa uang yang akan kami dapatkan?" tanya V


"orang yang menginginkan kelinci ini sangat kaya, dia adalah Revina Asland anak ke 7 dari raja Ervano Asland" jelas Eros.


"jadi yang ingin kelinci itu anak dari raja kita raja Ervano Asland" ucap Chika penuh semangat.


"tapi apakah seorang anggota kerajaan boleh memelihara hewan langka itu, bukan kah itu sama saja dengan menghianati bangsa peri?" tanya V kepada Eros.


"mengapa kau mengkhawatirkan itu, itu bukan urusan kita, yang terpenting untuk kita ini adalah kesempatan yang besar" jawab Eros penuh semangat


"baiklah berapa uang yang akan kami dapat" tanya V .


"masing-masing 30 dinnar" jawab Eros.


V menengok dan menatap wajah Randy, Tasya dan Chika, tanda apakah mereka akan mengambil atau tidak, mereka kemudian mengangguk, yang arti nya mereka bersedia menerima tugas itu


"baiklah karena kalian bersedia, aku hanya akan mengingatkan, ada kemungkinan para bandit juga akan menggunakan kesempatan itu untuk mencurinya dari kalian jadi kalian harus waspada, mengerti!" tegas Eros.


"Kami mengerti" ucap V.


setelah Eros pergi V dan teman-temannya menyusun rencana agar bisa menyusup kedalam hutan andalusia tanpa tertangkap oleh para peri dan lebih tepatnya agar jangan sampai bertemu peri,hukuman bangsa peri lebih menakutkan dari manusia mereka tidak memandang bulu sama sekali jika tertangkap maka nyawa melayang.


..


"Jadi apakah kita akan bertemu lagi setelah dua tahun lamanya?" ucap V dalam hati


*catatan


10 koin \= 1 perunggu


10 perunggu \= 1 dinnar


terimakasih karena telah meluangkan waktu untuk membaca karya Author, mohon dukungannya dengan cara like, coment dan vote, dan tolong jangan kemana-mana ikuti perjalanan V selanjutnya . see you


__ADS_1


__ADS_2