
Andy (17 th) siswa kelas 2 SMA,dia bukan salah satu dari cowok yang populer di sekolahnya,tampangnya yang pas pas-an dan juga nilai akademik yang hampir sama dengan teman temannya membuatnya menjadi siswa yang biasa biasa saja
_________________
"Huhhh huhh...aku terlambat..!!"andy berlari menuju ke sekolahnya,kelihatannya dia sudah ketinggalan bus sekolah karena bangun kesiangan
"Belok kanan gang sempit ada jalan pintas aku akan kesana" dia berbicara sendiri mencari jalan tercepat menuju ke sekolahnya
Saat Andy berjalan di gang....
"Heii anak kecil,berikan uang saku mu kepada kami"di gang sempit yang sepi menjadi tempat strategis para preman untuk mengambil keuntungan para pejalan kaki yang lemah,dan Andy bertemu dengan salah satu orang orang jahat itu
"Hah anak kecil? Hei paman aku bukan anak kecil lagi" kata Andy yang tak sedikitpun merasa takut akan kehadiran dua preman itu
"Banyak bicara kau,kamu anak kecil bisa apa!"kata salah satu preman yang mengincar bagian tubuh Andy dengan pisau yang dipegangnya
BRAAKKKK!!!
Andy mengeluarkan jurus beladirinya kepada preman yang menyerangnya,menagkis serangannya dan membanting tubuh preman itu sekeras yang dia bisa
"Heh! Kau pikir aku belajar beladiri untuk apa ha!?"kata Andy dengan sombong,mengusap hidungnya dengan rasa bangga
"Kurang ajar kau bocah!!"temannya yang semula diam berlari ke arah Andy, membuat serangan tiba tiba yang agresif yang mengarah ke muka Andy, serangan yang efektif,Andy belum sempat menyadari serangan itu,dan dia terjatuh...
"ini gawat,aku tidak akan bisa melawan mereka berdua walau dengan jurus jurus yang aku pelajari" kata Andy dalam hati sambil mengusap pipinya yang lebam
"Apa kau anak kecil? anak kecil yang ketakutan hahaha" kata orang yang memukul Andy sambil tertawa dengan perasaan bangga
"Hah? Hanya ini? Bahkan tidak setara dengan jurus jurus beladiri ku" kata Andy yang bermaksud mengulur waktu untuk berpikir bagaimana caranya untuk melarikan diri tempat itu
Kedua preman itu berdiri menghadang Andy,menatap Andy dengan tatapan amarah dan nafsu besar ingin menyakiti Andy
Sedangkan Andy berfikir bagaimana dirinya bisa lolos dari situasi tersebut
"Bibi jangan kesini, mereka bukan orang baik!!" tiba tiba Andy berteriak,seolah dirinya memperingatkan seseorang untuk tidak mendekat ke arah mereka bertiga
Seketika dua preman tadi menoleh ke arah belakang,melihat siapa yang diteriaki oleh Andy
BRUUUKKKK...
__ADS_1
Andy memukul kepala kedua preman tersebut menggunakan tasnya hingga mereka terjatuh
Andy segera memanfaatkan situasi tersebut untuk pergi dari sana
"Bocah sialan!! Dia menipu kita" kedua preman tersebut merasa kesal telah diperdayai oleh Andy,mereka segera berdiri dan mengejar Andy
Andy segera berlari dan mencari keramaian untuk melindungi dirinya
"Huftt...!! Sangat merepotkan,kenapa aku harus bertemu dengan orang seperti mereka"
"Sial tempat ini sangat sepi!" Kata Andy sambil terus berlari
"Kemana kau bocah kecil!" Kedua preman tersebut terus mengejar Andy
Adegan kejar-kejaran berlangsung cukup lama hingga sampailah Andy ke sekolahnya,dia memasuki gerbang sekolah yang terbuka sedikit itu,hingga dua preman tadi tak mengejarnya lagi
°°
"Huhh...kenapa hariku sangat tidak beruntung" kata Andy sambil merapikan pakaiannya
Lorong lorong kelas sudah sangat sepi,tidak ada lagi siswa siswi yang berkeliaran disana,Andy sudah sangat terlambat...
"Permisi..." kata Andy pelan dengan senyum penuh harapan agar tidak mendapat hukuman
"sial ada guru kimia" kata Andy didalam hatinya ketika melihat siapa guru yang sedang mengajar
"Andy! Kenapa kamu terlambat?" Tanya guru yang sedang mengajar disana dia mengerutkan keningnya menatap Andy dengan tatapan itu,tatapan yang mencurigakan
"Mungkin ada iblis kemarahan di dalamnya,hingga tega memarahi anak seimut diriku yang jadi korban para preman jalanan ini" kata Andy dalam hatinya
"Saya minta maaf bu,tadi saya bertemu dengan dua preman dan mereka berdua ingin mengambil keuntungan dari saya,jadi saya melawan dan mereka berdua mengejar saya sampai sekolah" kata Andy menjelaskan apa yang terjadi padanya tadi
Terlihat Jasson yang tertawa kecil melihat Andy yang berdiri di depan kelas yang sedang berhadapan dengan BOSS game "war on the class"
"Awas kau Jasson,berani menertawakan ku" gumam Andy dalam hatinya
"Tidak perlu banyak alsan,sekarang kamu kerjakan tugas diluar" dan akhirnya Andy mendapatkan hukumannya
"Kenapa hariku begitu buruk,bahkan luka lebam ini tidak cukup untuk membuat guru itu percaya" kata Andy sambil mengeluarkan beberapa buku dari tasnya,dan mengerjakan tugas yang diberikan kepadanya
__ADS_1
Jam istirahat...
Andy ke kantin bersama Jasson,Jasson adalah sahabat Andy sejak duduk di bangku SMP
"Apa benar kau tadi dikejar oleh preman?" tanya Jasson (18 th)
"Apakah aku akan berbohong kepada semua orang,dan berbelas kasihan agar tidak dihukum?" Kaya Andy dengan kesal
"Hahaha baiklah aku percaya kepadamu" kata Jasson menertawakan sahabatnya yang sedang kesal itu
"Bagaimana jika nanti kita main video game dirumahku? Orang tuaku sedang tidak ada di rumah" kata Jasson mencoba menghibur sahabatnya itu
"Baiklah aku akan kerumahmu nanti"
°°
Sepulang sekolah...
Andy dan Jasson pulang bersama
Dan ketika mereka berjalan melewati perumahan yang sepi,terlihat dua orang pria berdiri di bawah tiang lampu pinggir jalan, sepertinya mereka sedang menunggu seseorang disana
Dan ketika Andy melihat wajah mereka, ternyata mereka adalah dua preman yang mengejarnya tadi,apakah mereka masih menaruh dendam kepada Andy?
"Heii bocah! Kelihatannya kita bertemu lagi,dan kali ini kau tak sendiri ternyata" kata salah satu dari mereka
"Andy,apakah kau mengenal kedua bang*** ini?" tanya Jasson kepada Andy
"Kau tau,mereka yang membuat ku mengerjakan tugas di luar kelas" kata Andy kepada Jasson
"Oh..mereka cari mati ya,berani menghadang kita berdua,mereka tidak tau siapa kita" kata Jasson menyombong dirinya
"Kau Jasson dan aku Andy" kata Andy sambil menatap Jasson dengan wajah datarnya
"Heh..! Dasar kau,tidak bisa diajak menjadi keren sedikit saja" kata Jasson kesal
"Kalian bocah tidak udah banyak bicara..!!" Teriak salah satu dari preman tersebut
Andy memasang wajah waspada begitu pula dengan Jasson
__ADS_1