
Cahaya itu mulai berkumpul kembali di tempat Shadow tadi,cahaya itu berputar menuju ke atas,dan di bawah cahaya tersebut mulai terlihat sepasang kaki yang tak asing
"I..itu..dia belum mati!" ucap Andy yang terkejut dan mulai wapada kembali
"Dia!!" Sasha juga memasang kewaspadaannya
"Waw aku belum mati" ucap Shadow yang juga tak mengerti akan keadaan tubuhnya
Shadow melihat Andy dan Sasha yang sangat waspada terhadapnya,dia melihat dua orang itu sangat ambisius untuk menyerangnya
"Hei..heii!! Tu.. tunggu dulu!" ucap Shadow menghentikan mereka
"Ha!?" ucap Sasha dan Andy yang hampir bersamaan
"Aku sudah kalah di pertandingan yang tadi,jadi pertandingan ini sudah memiliki pemenang" katanya serius
"Jadi?" ucap Andy
"Jadi kami boleh melewati pionium?" sambung Sasha
"Yapp" jawab Shadow mengangguk
"Baiklah ayo kita pergi" ajak Andy kepada Sasha
"Tunggu" ucap Shadow mengehentikan mereka
"Ada apa lagi?" tanya Sasha
"Ini" jawab Shadow sambil mengembalikan pedang Andy
"Ini milikku? Bagaimana bisa kau yang membawanya,bukanya tadi.."
"Haha kau tidak akan tau bagaima dan kapan aku mengambilnya" ucap Shadow tertawa
__ADS_1
"Em baiklah terimakasih" ucap Andy yang tak yakin dan kemudian mengambil pedangnya
"Ayo Andy" ucap Sasha mendahului Andy menuju ke pionium
"Sayonara Shadow" ucap Sasha yang berpamitan kepada Shadow
Kemudian mereka berdua masuk ke dalam tabung pionium
Di dalam tabung pionium...
"Kau! Kenapa kau ada disini!!" ucap Andy yang terkejut
"Ha? Bukannya aku memang seharusnya disini?" tanya Sasha yang tiba tiba bingung
"Bukan kau tapi dia" ucap Andy sambil menunjuk seseorang di belakang Sasha
"Lalalalala .." ucap Shadow yang pura pura tidak mendengar Andy
"Ha? Kenapa kau ada disini?" ucap Sasha yang mengulangi pertanyaan Andy
Keributan pun terjadi di dalam pionium
"Hei hei terserah apa yang aku inginkan kalian tidak perlu melarang ku" ucap Shadow tiba tiba
"Tapi bukannya kau itu penjaga pionium?" tanya Andy yang masih kesal
"Ya setiap penjaga pionium yang kalah akan lenyap dari dunia game dan akan digantikan dengan penjaga lain,karena aku tidak lenyap setelah dikalahkan,maka aku akan ikut denganmu,daripada harus terus menerus menjaga tabung tak berguna ini!" ucapnya dengan santai sambil mengetuk dinding tabung pionium
"Berarti lawan bagi setiap pemain itu berbeda?" tanya Sasha
"Hei hei..bukannya kau seorang GPC! Kenapa kau seperti tidak mengetahui apa apa?" tanya Shadow
"Eemmm..aku adalah GPC baru dan lari saat proses memmorial tahap 2" ucap Sasha yang mempertemukan kedua telunjukknya itu
__ADS_1
"Dasar bodoh,memmorial tahap 2 itu mencangkup banyak tentang informasi game ini,termasuk cara untuk meretas beberapa level" ucap Shadow
"Hei kalian,aku tidak mengerti apapun tentang yang kalian bicarakan" ucap Andy memisah mereka
"Ah sudahlah aku tidak perduli" ucap Shadow yang kemudian membuang muka dari mereka berdua
"Hemp"
"Baiklah mulai sekarang kita mendapatkan rekan baru bernama Shadow!!!" Beri sambutan kepadanya!!!" ucap Andy dengan kehebohannya sendiri yang tidak diperdulikan siapapun
"Ha? Kenapa kalian berdua hanya diam?" tanya Andy setelah melihat wajah mereka dengan ekspresi aneh saat melihatnya
Beberapa saat kemudian,pintu pionium terbuka
"Wow tempat yang aneh" ucap Andy saat keluar dan melihat sekeliling
"Pohon aneh apa itu!?" tanya Andy yang sangat kagum ketika melihat sembilan pohon raksasa itu
"Itu sembilan pohon naga legendaris,kalian beruntung dapat menemukannya di level awal seperti ini" ucap Shadow yang juga terkagum melihat pohon raksasa itu
"Wow sangat keren" ucap Sasha
"Katanya di level ini tidak ada penjaga pionium,level ini adalah level peningkatan kekuatan" ucap Shadow
"Wow apakah itu benar!? Jadi kita tidak perlu bertarung di level ini" tanya Andy yang terlihat senang
"Entahlah" ucap Shadow yang membuat Andy semakin tidak yakin
"Aku pernah mendengar bahwa sembilan pohon ini adalah gerbang menuju bukit naga,kita harus kesana untuk menemukan pionium selanjutnya" ucap Shadow
"Bahkan dia lebih tau banyak dari dirimu" ucap Andy sambil menoleh kepada Sasha
"Huh! Lebih baik kau bersamanya sejak awal!" ucapnya yang marah kepada Andy
__ADS_1
"Haha baiklah baiklah aku hanya bercanda" ucap Andy yang tertawa geli saat melihat wajah Sasha yang marah
"Sudahlah sudahlah..mari kita pergi" ucap Shadow yang mendahului mereka berdua