
Mereka mulai bertarung melawan ratusan anak kapal berupa mayat hidup itu,dengan cepat mereka mengerumun dan dengan brutal menyerang Andy Sasha dan Shadow
Beberapa kali mereka sempat kewalahan karena jumlahnya yang terlalu banyak,namun mereka terus bertahan dan mencoba menenangkan pertempuran melawan para mayat hidup itu
Tak beberapa lama jumlah mayat hidup itu sudah berkurang cukup banyak,dan serangan terkahir yang membasmi mereka saat Shadow menghempaskan mereka ke laut secara bersamaan
"Hah! Untung kita ditengah laut,jadi tidak terlalu susah untuk memusnahkan mereka" ucap Andy
"Apa? Mudah? Bagaimana dengan yang ini!!!" teriak Walmond yang disusul beberapa mayat hidup dengan penampilan berbeda
"Apa kau merasa ada yang berbeda dari mereka?" tanya Andy
"Iya kau benar,mereka terlihat lebih besar dan berotot,tubuhnya juga masih utuh dan tidak ada luka"
"Kenapa? Apakah kalian heran? Hahahaha!!" ucap Walmond disambung dengan tawa keras khasnya
"Setelah ku fikir,menjadikan mereka sebagai anak kapal memang menguntungkan,tapi hanya dengan anugrah kutukanku itu tidak cukup,kalian pasti sudah tau kelemahannya adalah air laut,setelah sekian lama anak kapalku terus berkurang saat badai datang dan aku harus mencari menusia lainnya untuk dijadikan anak kapal baru,sungguh merepotkan bukan!?"
"Lalu!! Berkat sebuah peta yang menuntunku ke sebuah batu karang raksasa,aku menemukan serbuk bintang yang membuat anugerah kutukanku menjadi lebih kuat,dan hampir tidak memiliki kelemahan!! Dan hasilnya adalah anak kapal Walmond generasi ke dua!!" jelasnya
"Gawat!"
ROOAAARRR!!!!!!
Tidak ada kesempatan untuk beristirahat di dalam pertempuran,saat mayat hidup sudah dibasmi,kini datang lagi para anak kapal Walmond yang terlihat lebih kuat
"Arrgghh matilah kau!!" teriak Andy sambil mendorong salah satu mayat hidup berbadan besar itu
Setelah satu mayat hidup itu berhasil di jatuhkannya ke laut,Andy berbalik dan menyerang mereka menggunakan pedangnya,Sasha dan Shadow juga sudah mulai kewalahan di sisi lain kapal itu
"Andy dibelakangmu!!" teriak Sasha yang melihat satu mayat hidup yang didorong Andy keluar dari kapal,Mayat hidup itu memanjat badan kapal dan menerkam Andy dari belakang
"Argh!!" Andy tertangkap oleh salah satu mayat hidup itu
__ADS_1
"Andy!!" tanpa fikir panjang,Sasha langsung berlari ke arah Andy yang membidik mayat hidup yang menangkap Andy disana,namun sebelum dia melepaskan satu tembakan ke arah Andy berdiri,dua mayat hidup menarik Sasha dan melemparkannya hingga tubuhnya menabrak salah satu tiang layar
"UHKK!!" tubuh Sasha menabrak tiang dengan sangat keras dan kepalanya terbentur dekorasi besi kapal itu hingga membuatnya tak sadarkan diri
Andy yang melihat keadaan Sasha mencoba melepaskan diri dari cengkraman mayat hidup yang terus menekan tubuhnya,namun mayat hidup berbadan kekar itu menekannya dengan sangat kuat dan membuat Andy susah bergerak,namun beberapa saat dia berhasil lepas dengan membuka paksa tangan mayat hidup yang mencekiknya,dia membukanya dengan paksa hingga mematahkan lengan mayat hidup itu
RWAAAARRRR!!!!!
Mayat itu berteriak keras atas hancurnya kedua lengan karena Andy,dan dengan spontan dia menggigit lengan kiri Andy
"Argh sial!!" Andy mendesah kesakitan saat tangannya digigit mayat hidup,darah segar mulai mengalir dan bercampur dengan darah busuk dari lengan mayat hidup tadi
BRUKK!!!
Shadow melemparkan tubuh mayat hidup yang dia lawan ke arah Andy dan tepat mengenai mayat hidup yang menyerang Andy,dan dengan kesempatan itu Andy segera berlari menuju ke arah Sasha yang sudah dikelilingi oleh beberapa mayat hidup
RWARGGHH!!! RWARGH!!
Para mayat hidup itu mendekati Sasha dengan penuh nafsu seolah akan memakan dan mencabik-cabik tubuh Sasha,namun dengan segera Andy datang dan menebas punggung mereka
Para mayat hidup itu menoleh ke belakang dan tertuju kepada Andy,bahkan punggungnya yang tergores dalam tidak mempengaruhi gerakan mereka untuk menyerang Andy
"Sial bagaimana cara memusnahkan mereka!! Bahkan yang ini tidak lenyap setelah terkena air laut" ucap Andy pada dirinya sendiri
Beberapa mayat hidup yang mendekat ke arah Sasha mulai beralih kepada Andy satu persatu,Andy sudah lega ketika melihat Sasha sudah aman dari para mayat hidup
Disisi lain,Shadow terus bertarung melawan mayat hidup yang jumlahnya lebih banyak,energinya yang sudah terkuras mulai mengurangi kecepatan dan kekuatan serangannya
Menyadari hal itu Andy perlahan mendekat ke arah Shadow untuk bergabung,dan beberapa saat akhirnya mereka saling beradu punggung
"Apakah kau punya ide?" tanya Andy kepada Shadow
"Entahlah sepertinya mereka tidak kunjung habis walau kita terus berjuang" jawab Shadow
__ADS_1
"Kenapa kau tidak menggunakan kekuatanmu!?" ucap Shadow teringat
"Oh bagaimana aku bisa lupa?"
"Baiklah lihatlah ini!!!"
SYUUSHH!!!!
Spirit merah menyala mulai berkumpul di tangan kanan Andy dan perlahan spirit itu melapisi dan menutupi pedang miliknya
"Ha!? Ada apa?" tanya Andy ketika kekuatannya gagal berfungsi dengan sempurna
"Sial!! Sial!! Disaat seperti ini kau malah gagal menggunakannya!" ucap Shadow
"Ini bukan salahku!!" elak Andy
"Hahahaha bahkan bocah itu tidak bisa menggunakan kekuatannya!! Maka jangan harap akan bisa keluar dari wilayahku hidup hidup! Kalian sangat cocok dijadikan anak kapalku" teriak Walmond dan disusul tawa panjangnya
"Diam kau badut tua!!!" teriak Andy sambil terus bertahan dari para mayat hidup yang terus berdatangan
Tanpa peduli dengan perkataan Andy,Walmod berjalan menuju ke arah Sasha yang belum tersadar dan berjongkok di depannya
"Apa yang dia lahkukan!!?" bisik Andy kepada Shadow
"Entahlah!! Pergilah kesana dan lindungi gadis itu!!" teriak Shadow
"Tapi kau!?"
"Pergilah segera!!" perintah Shadow sekali lagi
Andy mencoba menuju ke arah Sasha dan Walmond,namun para mayat hidup itu tidak membiarkannya bergerak 1 meter pun untuk mendekati Sasha
Disana terlihat Walmond yang mendongakkan wajah Sasha ke arahnya,dan perlahan dia membelai pipi Sasha yang terkena darah
__ADS_1
"Cukup bagus,sangat cocok untuk pajangan" ucap Walmond yang terdengar lirih di telinga Andy
Mendengar ucapan itu,Andy dengan penuh tenaga segera mendorong para mayat hidup itu,walau terkesan sia sia namun dia terus berusaha melewati dinding mayat hidup yang menghadangnya