
Mereka terus menuruni satu persatu tangga di dalam bangunan itu,mereka dibuat kagum akan ornamen ornamen mesir kuno yang mengagumkan,semakin ke bawah ruangan semakin luas dan semakin masuk ke dalam semakin sedikit pula cahaya yang bisa masuk kesana
"jika semakin gelap maka aku tidak akan sulit melihat,dan kita akan jatuh" kata Andy yang memperlambat langkah kakinya
"Tunggu! Akan ku coba sesuatu!" kata Sasha sambil memepertemukan kedua telapak tangannya
Syyyyuuuuu....
"Benda apa itu?" kata Andy dengan heran
"Ini bola cahaya yang aku buat dari spiritku"
"Apa itu seperti sihir?" tanya Andy sambil masih berjalan
"Tidak,ini semacam kekuatan yang aku miliki,spiritku adalah Cahaya aku bisa menggunakannya untuk membuat senjata dengan serangan laser atau ledakan dan membuat serpihan kecil cahaya seperti ini" ucap Sasha menjelaskan
"Baiklah baiklah"
"Cu.. cuma itu!" kata Sasha yang jengkel dengan respon Andy
"Lalu? Aku harus menjawab bagaimana,sangat sulit berkonsentrasi saat berbicara sambil berjalan haha!" kaya Andy tertawa
"Huftt..."
Beberapa menit kemudian kaki Andy telah meninggalkan anak tangga terakhir,dan sampailah mereka di dasar ruangan itu,bersamaan dengan sampainya mereka disana puluhan obor pun menyala secara tiba tiba dan menerangi seluruh sudut ruangan yang sangat luas itu
"Wahh...ruangan yang menakjubkan!" gumam Andy kagum
"Lihat,disana banyak perhiasan dan koin emas,menurutmu ini makam siapa!?" ucap Sasha sambil menunjuk tumpukan emas di salah satu sudut ruangan
"Mmm mungkin ini makam mumi Tutankhamun,aku pernah membaca sebuah artikel bahwa mumi dikuburkan bersama dengan hartanya" kata Andy sambil sedikit berfikir
"Mmm kurasa kau salah ini tidak seperti makan Tutankhamun"
"Entahlah,aku tidak perlu perduli akan hal itu,dan apakah aku dapat mengunakan harta ini untuk membeli sebuah skin!? " kata Andy sambil sibuk dengan bayangannya
"Kau ini..." belum selesai Sasha berkata kata, terdengar dari kejauhan sebuah benda yang terjatuh
__ADS_1
GRDDDAAKK!!!
"Apa itu!?" ucap Andy sambil meneliti sudut ruangan asal dari suara itu
Samar samar dari salah satu sudut yang tidak diterangi oleh cahaya terlihat sosok yang berdiri tegak disana,sosok itu seolah menatap Andy dan Sasha yang berada jauh di seberangnya
"A...apaitu!?" tanya Andy
"Aku tidak tau..."
"Coba terangi dengan cahayamu seperti tadi!" ujar Andy menatap Sasha yang masih berada di punggung Andy dan mencoba menerangi sosok di kegelapan itu menggunakan Spiritnya,saat cahaya berhasil mencapai tempat itu,sosok itu pun terlihat sangat jelas dan membuat mereka berdua terkejut
"Ii...itu...!!"
"Siapa dia!!" tanya Andy yang juga terkejut
"Akhenten......"
Mereke berdua terkejut ketika melihat rupa sososok yang memandanginya,sosok itu adalah seorang pria yang memakai baju bangsawan mesir kuno berdominasi warna putih dan emas,pria itu tak sedikitpun mengalihkan pandangannya dari Andy dan Sasha
"Si..siapa Akhenten!" tanya Andy lirih sambil masih menatap pria itu tanpa bergerak sedikitpun
"Fii....firaun?... berarti dia mumi!? Apakah kita akan terkena kutukan mumi!?" tanya Andy sambil mengambil langkah mundur
"Jangan bergerak!!!!" kata Sasha yang tiba tiba berteriak
Pria bernama Akhenten itu dengan cepat menuju ke arah Andy dan Sasha,pria itu bergerak sangat cepat bahkan bayangannya pun tak terlihat ketika dia bergerak
Namun Andy dengan cekatan menghindari serangan itu,dan berlari diantara pilar pilar raksasa itu untuk bersembunyi
"Tunggulah disini dan segera pulihkan data Healt mu,aku membutuhkanmu untuk melawan pria mumi itu" kata Andy berbusik sambil menurunkan Sasha di tumpukan harta di belakang pilar raksasa itu
"Bba.. baiklah! Jaga dirimu" kata Sasha yang melepaskan tangannya dari Andy
Andy pergi meninggalkan Sasha yang masih belum bisa berjalan,dia perlahan lahan menelusuri pilar pilar itu sambil memegang pedangnya dan memasang kewaspadaannya,tak perlu waktu lama dia menemukan Akenten disana dia berdiri menatap sekeliling mencari keberadaan Andy dan Sasha,dan Andy memanfaatkan situasi ini untuk diam diam menyerang dari belakang
Dengan gerakan cepat Andy mengarahkan mata pedangnya ke Akhenten yang masih belum menyadari keberadaannya itu,namun dengan cepat pula Akhenten menyadari kedatangan Andy ketika pedangnya hampir sempurna mengenai Akhenten
__ADS_1
TRRAANGGG!!!!
Pedang Andy mengenai sisi kiri lengan baju besi Akhenten dan mengoyak lengan bajunya
Akhenten tak banyak bicara namun dia banyak bertindak,dengan cepat dia langsung membalas serangan Andy dengan tebasan bertubi-tubi yang diarahkan untuk mengalahkan Andy,dengan sedikit kewalahan Andy tetap menangkis serangan itu terus menerus
"Jika terus begini mungkin aku tidak mempunyai peluang untuk membalas serangannya,aku hanya bertahan tanpa menyerang sampai detik ini! aku harus segera memikirkan sebuah cara untuk mengalahkannya!"
Trangg!!! Trangg!!! Trang!!!
"pria ini menyerang tanpa memperdulikan sekitarnya!"
Akhenten terus menerus melancarkan serangan kepada Andy,pertarungan mereka berdua merusak sebagian dari isi ruangan raksasa itu,tak peduli seberapa banyak benda yang akan dihancurkan,tetapi kedua pria itu terus bertarung hingga salah satu dari mereka benar benar kalah
BRAAKKKK!!!!
Tubuh Andy terlempar jauh dari Akenten,tubuhnya terlempar dan membentur pilar raksasa itu,tubuh Andy penuh luka,dan seketika dia jatuh terduduk di bawah pilar itu
"Ukhh...!!"
"Pria itu,dia.. seperti tidak memiliki titik lemah sedikit pun! Aku tidak bisa menemukan kelemahannya!" batin Andy sambil meremas kerah bajunya dan melirik Akhenten yang berada di kejauhan
Akhenten mulai berjalan perlahan menuju ke arah Andy yang terluka parah disana,dia menatap Andy dengan tatapan penuh hasrat untuk memusnahkan pria yang sedang terluka itu,dia menyeret pedangnya di lantai dan berjalan mendekati Andy
"Ukhh..!!!"
Dengan susah payah Andy mencoba berdiri,perlahan namun pasti dia berhasil menegakkan tubuhnya dan mengusap darah yang ada di tepi mulutnya
"Masih berdiri!!" ucap Akhenten lirih dan terus berjalan mendekat ke arah Andy
Andy tak sedikitpun berkata kata,dia mengangkat pedangnya dan mengarahkannya kepada pria mumi itu, Akhenten hanya tersenyum sombong melihat seorang pria muda yang sedang terluka parah dan masih berani menantangnya
Dengan cepat Akhenten menuju pria yang sedang terluka itu dan langsung mengarahkan pedangnya ke tubuh Andy disana,dengan cepat Akhenten telah melewati Andy bersama dengan pedangnya itu,dan hal yang tidak terduga pun terjadi
TRINGG!!
Sebuah mata pedang jatuh ke tanah,entah darimana itu berasal,namun kejadian itu membuat Akhenten terkejut ketika menyadarinya
__ADS_1
"A..apa yang baru saja terjadi!" kata Akhenten dalam hatinya dan masih tak mengerti bahkan tak percaya dengan apa yang sedang terjadi
"Dasar mumi bodoh! Kau terlalu sibuk dengan pria itu dan sampai melupakan ku!? Dan bahkan tidak menyadari kedatanganku!?"