Atlantis Game

Atlantis Game
Episode 26


__ADS_3

"Apa yang dia lahkukan dengan pedangnya!?" tanya Andy dan Shadow hampir bersamaan.


Jendda memegang pedangnya kuat kuat,dan perlahan pedang besar dari logam itu memanas dan menyala seperti bara.


"Kelihatannya sang ksatria sudah memulai kekuatannya!!" ucap penengah membuat suasana semakin panas.


"Kekuatannya? Apa kekuatannya?" tanya Sasha dalam hatinya yang semakin tak tenang.


"Hahaha lihatlah kekuatanku!! Aku akan menebasmu,dan dalam sekejap bahkan tulangmu pun tidak akan tersisa setelah terbakar!!" ucap Jennda kemudian tertawa.


"Tak ku sangka dia sehebat ini" ucap Andy.


"Dan dengan kekuatan itu,dia akan lebih berbahaya lagi" lanjut Shadow.


"Tapi apa kekuatannya?" tanya Andy.


"Entahlah aku tidak tau,dilihat dari yang barusan dia lahkukan,kekuatannya dapat memanaskan bahkan melelahkan logam"


"Bersiaplaaaahh!!!!" teriak Jennda yang tiba tiba menyerang.


"Hati hati Sashaa!!!!" teriak Andy.


Melihat Andy yang berteriak dan ingin masuk ke dalam arena,para algojo lebih bersiaga dan menghadang Andy.


"Siall kita akan sulit membantu Sasha jika mereka terus menghalangi kita!" ucap Shadow.


TRANGGG!!!!!!


Pedang Jennda yang terbakar itu membuat percikan yang besar setelah bertabrakan dengan pedang milik Sasha,percikannya berjatuhan di hampir seluruh arena dan membuat mereka seperti bertarung di atas bara.


"Hemp pedangmu lumayan hebat,tidak meleleh saat terkena pedangku!!" teriak Jennda yang terus menyerang.


"Tentu saja karena ini bukan pedang biasa!" jawab Sasha.

__ADS_1


"Hemp lumayan juga"


"Kalo begitu coba hindari yang ini!!!" teriak Jennda yang mengayunkan pedangnya dengan kekuatan penuh.


TRANG!!!!


Sasha menahan pedang panas Jennda dengan pedang miliknya,dia berusaha sekuat mungkin agar tidak keluar arena ataupun terkena serangan fatal dari Jennda.


"Sial!! Beraninya kau membakar rambut indahku!" ucap Sasha.


"Hahaha bukan hanya rambutmu,bahkan seluruh bagian tubuhmu akan segera ku bakar!!" ucap Jennda yang langsung mendekati Sasha dan menyerangnya.


"Baiklah aku juga akan lebih serius mulai sekarang!!" ucap Sasha.


Pedang Sasha mulai berchaya terang,spiritnya terasa lebih kuat di sekelilingnya,di gagang pedang Sasha muncul sebuah simbol yang sama seperti saat di pirmida waktu itu.


"Wah Sasha kau hebat!" ucap Andy.


"Itu,dia mendapatkan kekuatan dari jimat Cleopatra saat berada di Piramida melawan mumi" ucap Andy yang membuat raut muka Shadow berubah.


Disisi lain Sasha mulai mendominasi kekuatan di arena,pedangnya bercahaya disusul dengan cahaya berwarna emas dimatanya.


Dengan cepat Sasha menyerang Jennda yang sibuk mengamati Sasha sebelumnya,Jennda menahan serangan Sasha namun berbalik terpental.


"Sial!! Kau telah membuatku marah!" ucap Jennda marah yang membuat pedangnya semakin berapi api.


Jennda berdiri,hanya beberapa langkah saja sangat nyaris dia keluar arena,Jennda melihat Sasha yang akan menyerangnya dan dengan cepat menghindarinya.


"Kau fikir aku akan terkena serangan yang sama!? Perbaiki dulu pola pikirmu itu!!" ucap Jennda balik menyerang.


Pertarungan dua wanita berkekuatan besar itu membuat langit langit bergetar,Sasha dan Jennda terus bertarung dengan susana yang semakin tak terkendali.


"Hei kau!! Hentikan..kau tidak tau apa yang kau lahkukan!!" teriak Shadow kepada Sasha.

__ADS_1


"Apa yang kau katakan? Sasha akan menang"


TRANGGG!!!!!


Pedang berapi milik Jennda hancur oleh Sasha,api dari besi panas itu terlempar ke mana mana hingga melukai tubuh Jennda dan bahkan Sasha.


Sasha terus menyerang Jennda yang sudah tak memiliki pedang yang utuh,dia terus memojokkan lawannya hingga hampir sampai ke garis tepi.


"Siall!! Sial!!! Siall!!!!" ucap Jennda lirih sambil terus menahan serangan liar Sasha dengan gagang pedangnya yang tersisa.


BOOMMM!!!!!


Serangan terakhir Sasha membuat Jennda terlempar jauh hingga badan besarnya membentur dinding hingga retak dan hancur.


Andy dan yang lain terkejut melihat Jennda yang berhasil dikalahkan,sedangkan Sasha yang masih di tengah arena hanya terdiam tak berekspresi sebelum kemudian terjatuh tak sadarkan diri.


BRUKK!!


Tubuh Sasha terjatuh tepat saat Shadow sudah sampai disana dan menangkapnya,perlahan kekuatan jimat Sasha mulai memudar dan menghilang.


"Sasha menanggg!!!!" teriak Andy girang.


Jennda yang mendengarnya langsung bangun dan berdiri dari balik dinding yang hancur itu,disusul oleh semua orang yang menatap Andy.


"Kurang ajarr!!" teriak Jennda dengan nada yang tidak mengenakkan.


"Cepat ke pionium!!" tegas Shadow yang dengan cepat memberi tahu Andy.


Andy dan Shadow yang membawa Sasha menuju ke pionium sebelum Jennda dan yang lainnya sadar niat mereka,melihat itu Jennda semakin murka dan berteriak.


"Cepat halangi mereka bertiga!!!" teriak Jennda disusul para pengikutnya yang berlarian menghadang Andy dan Shadow.


Namun keberuntungan berpihak kepada mereka bertiga,sebelum para pasukan dan algojo mendekat,mereka sudah terlebih dahulu masuk ke dalam pionium dan menutup pintunya untuk segera pergi.

__ADS_1


__ADS_2