Atlantis Game

Atlantis Game
Episode 24


__ADS_3

Pintu pionium terbuka,mereka bertiga keluar dari tabung pionium dengan keadaan pulih sepenuhnya.


[Selamat Anda telah naik ke level 4]


[Atribut dan kemampuan anda akan segera kami tingkatkan]


SYUUSHH...


[Andy ••• Permata Biru]


[Shadow ••• Bayangan Kilat]


[Sasha ••• Cahaya Galaksi]


Kemampuan mereka bertiga ditingkatkan sesuai dengan kenaikan level yang dicapai,Shadow dengan pedang bayangan kilatnya,Sasha dengan pedang cahayanya dan Andy dengan pedang permata biru ditangannya.


"Wow masing masing dari kita mendapatkan senjata baru" ucap Andy.


"Ini sangat menguntungkan,aku sangat beruntung karena memutuskan untuk ikut" ucap Shadow.


"Wow aku merasa ada keahlian seni pedang yang tiba tiba ada di ingatanku" ucap Sasha memandangi pedangnya.


"Lihatlah,kita sekarang adalah tim,kita memakai pakaian yang sama,bahkan kita seperti trio pengguna pedang" ucap Andy yang memperhatikan kedua rekannya.


"Cih kenapa aku juga" elak Shadow.


"Selamat datang di tim" ucap Sasha yang menepuk pundak Shadow.


"Lihat pipi pria itu memerah" ejek Andy.


"Diam kau badut!" ucap Shadow memukul kepala Andy.


"Hahaha..hahahah!!" Andy melupakan rasa sakit dikepalanya dan melanjutkan tawanya yang tak bisa ditahan.


"Hmm kira kira kita dimana?" ucap Sasha tiba tiba.


"Entahlah,kelihatannya disini sangat sepi" ucap Shadow.


"Tunggu,kita harus berhati hati,mungkin saja akan ada serangan mendadak seperti di kapal waktu itu!" ucap Andy dengan keseriusannya yang datang tiba tiba.


"Andy benar,kita harus terus waspada,karena musuh bisa datang kapan saja" lanjut Shadow.


----


Setelah beberapa percakapan,mereka mulai menyusuri bangunan bangunan dari tumpukan batu kapur yang sudah ditinggalkan oleh pemiliknya,mereka menyusuri jalan di sekitar bangunan dengan rumput rumput panjang tidak terurus dimana mana.


'Viking Knights Area'


Mereka membaca sebuah tanda di papan besar ujung jalan.

__ADS_1


"Apakah ini nama tempat ini?" tanya Andy.


"Mungkin seperti itu,tapi mungkin juga itu sebuah tanda kepemilikan wilayah" jawab Sasha.


"Mungkin kita akan melawan Viking?" tanya Andy.


"Daripada terus bertanya,lebih baik segera mencari jawabannya" ucap Shadow yang terus berjalan.


"Baik!!" ucap Andy dan Sasha serempak.


Setelah beberapa lama berjalan,mereka menemukan sebuah bangunan besar dengan dominan bangunan dari batu marmer yang masih sangat terawat,tanda masih ada penghuni di dalamnya.


"Lihat bangunan besar itu,aku merasakan keberadaan energi pionium didalamnya" ucap Sasha.


"Baiklah ayo kita masuk! Tapi berhati hatilah jika ada jebakan di setiap dinding dan lantainya,seperti pada film film" ucap Andy menunjuk.


"Sudahlah cepat masuk!" ucap Shadow yang sudah berjalan masuk dan diikuti Sasha di belakangnya.


"Hei tunggu aku!" teriak Andy yang kemudian lari menyusul mereka berdua.


Mereka memutuskan untuk masuk ke dalam bangunan besar itu,terlihat didalamnya ruangan yang sangat luas dengan sedikit dekorasi ala kesatria zaman kuno yang membuat gema ketika membuat suara.


"Gemmaaaaaa!!!!" teriak Andy diikuti suara gema berkali kali.


"Andy tampan!!!" teriaknya lagi.


"Diam! Yang kau lakukan hanya akan mengundang musuh lebih cepat!" bentak Shadow.


"Dia benar,sebaiknya kita mendekat diam diam saja" lanjut Sasha.


"Cih! Tidak ada yang peduli denganku" ucap Andy yang kesal.


Mereka menyusuri lorong besar itu menuju ke tempat dimana energi pionium terasa semakin kuat,dan Sampailah mereka ke ruangan paling luas dengan karpet merah menuju ke sebuah tahta dengan pionium sebagai latar belakangnya.


"Itu pioniumya!" ucap Andy sambil menujuk tabung besar itu.


"Kau benar,itu pioniumya!" lanjut Sasha.


"Tidak ada yang bisa mengambil tahta itu dariku!" ucap seorang wanita yang muncul dari balik kursi tahta.


"Kurasa dia adalah penjaganya!" bisik Shadow.


Tak beberapa lama,muncul seorang wanita berwajah cantik namun memiliki tubuh besar dengan otot kekarnya,wanita besar itu memakai pakaian dari bulu hewan berwarna cokelat tua dengan karangan bunga kecil di kepalanya.


"Wah dua orang pria sekaligus datang ke tempatku!" ucapnya seketika berbinar.


"Jadi siapa diantara kalian yang akan menjadi suamiku? Atau dua duanya?" tanya nya lagi.


"Ti..tidak! Aku tidak mau!" ucap Andy dahulu.

__ADS_1


"Cih!! aku tidak akan mau walau dipenggal" lanjut Shadow.


"Apa kalian menolakku?" ucapnya.


"Tidak ada yang bisa menolak Jennda Lioss!" ucapnya sombong.


"Andy,menikahlah dengannya dan kita akan melewati pionium tanpa bertarung" ucap Sasha sedikit tertawa.


"Diam kau!" bentak Andy dengan wajah kesal.


"Siapa wanita ini? Aku tidak akan menikah dengan seorang wanita!" ucap Jennda mengangkat sebelah alisnya.


Tak ada jawaban dari mereka bertiga atas pertanyaan Jennda,mereka hanya saling menatap bingung atas pernyataan yang diucapkan tadi.


"Apakah dia adalah alasan kalian menolakku?"


"Wanita seperti itu tidak pantas hidup!"


"Jika kau berani menghalangi dua pria untuk menikahiku,maka kau harus berani melawan ksatria paling tangguh disini!" lanjutnya.


"Apakah dia membicarakanku?" tanya Sasha.


"Mungkin" jawab Shadow.


"Kau wanita jelek! Kemari dan hadapi aku!" teriak Jendda sembari mencabut pedang dari sarungnya.


"Siapa yang kau sebut wanita jelek!!!" ucap Sasha kesal.


"Tidak tidak!!! Sasha terpancing!! Hentikan dua harimau betina ini!!" ucap Andy kepada Shadow.


Sasha maju mendekati Jendda di depan kursi tahtanya,dia menghadap wanita besar itu dengan perasaan kesal yang amat sangat.


"Siapa yang kau sebut jelek!" tanya Sasha dengan nada marahnya.


"Tentu saja kau! Kau wanita yang jelek,saaaaaaaangat jelek!" ucap Jendda.


"Tutup mulut jelekmu itu wanita gemuk!!!!!"


Dengan kesal Sasha meninju wajah Jennda,kejadian singkat itu membuat Andy dan Shadow tercengang,bagaimana Sasha bisa menjadi secepat itu.


Disisi lain Jendda dengan tubuh besarnya seperti tak terpengaruh oleh pukulan Sasha,hanya wajahnya yang menoleh ke kiri akibat pukulan tadi,dan amarahnya yang meledak ledak setelah pukulan Sasha diterimanya.


"Berani beraninya kau memukul wajah cantikku!" ucap Jendda murka.


"Dan dengan entengnya mulutmu menyebutku gemuk!!" lanjutnya.


"Tidakk!! Sepertinya pertarungan antara harimau betina dan singa betina akan berjalan cukup seru!!" ucap Andy antusias.


PLAKKK!!!!

__ADS_1


__ADS_2