Ayah Adalah Pahlawanku Hebat

Ayah Adalah Pahlawanku Hebat
Satrio gagal kabur dari rumah


__ADS_3

episode selanjutnya kita bakal melihat satrio yang tidak betah lagi karna kejahatan tuti itu. jadi satrio merencanakan kabur dari rumah, sayangnya tuti melarang satrio pergi dan mengunci pintu. seperti apa lanjutkan ceritanya...


ini lanjutkan ceritanya, satrio lagi bersantai-santai di dalam kamarnya. satrio pun berpikir dan berkata pada dirinya.


" aku harus keluar dari rumah, mending aku kabur dari rumah. aku tidak betah lagi sama wanita itu, karna aku sering dipukul terus. "


satrio pun bergegas membereskan barang-barangnya ke dalam koper dan pelan-pelan keluar dari kamarnya. lalu lekas menuju ke pintu depan, tetapi ada barang yang menyinggung sama satrio.


sehingga barangnya tuti pecah dan satrio pun tidak jadi kabur dari rumah karna tertangkap oleh tuti. tuti pun menegurnya.


" mau kemana kah kamu bawa koper, dan kamu menjatuh kan barang kesayangan ku. " bentak tuti.


" maaf Bu, aku tidak sengaja menjatuhkan barang berharganya ibu. "


" alah alasan ya kamu, sudah bentak sama ibu. dan kamu mau mencoba kabur dari rumah ini ya. karna ibu marah-marahin kamu ya, siapa yang ajarin kamu kayak gini. " tanya tuti.


" demi 𝚃𝚞𝚑𝚊𝚗, aku tidak bermaksud begitu ibu. " mulai meneteskan air mata


tuti pun mencubit tangan dengan keras. " demi Tuhan!!!! nih ibu cubit tanganmu biar kapok. "

__ADS_1


" enak saja ya, demi Tuhan!! Tuhan kamu mana??? " lanjut tuti.


" Tuhan ku kan disorga, dia yang maha pengasih dan maha penyayang juga. "


" hmmm... alasan!!! pokoknya kamu tidak ada kabur dari rumah ya. sana masuk ke dalam kamarmu. "


satrio pun tidak jadi kabur dari rumah. sebenarnya pikirnya satrio gini biarlah aku menginap dirumahnya glenn, kayak 6 tahun yang lalu. tapi ibu kejam dan tidak mengizinkan aku kabur dari rumah.


satrio pun lekas kembali lagi ke kamarnya sambil menangis di tempat tidur nya.


" hikk... hikkk... hikkk.... ibu, aku maunya ibu lama. dia yang tidak pernah melakukan kejam sama aku. dia menjaga aku, memelukku dan akhir hayatnya ibu, aku peluk mu, ibuuu. "


" Hai yang, baru pulang ya. "


" iya yang, mana anak kita. "


" lagi dirumah, oh iya anak mau kabur dari rumah, terus ku tahan anak kita. jangan kabur dari rumah, kalo tidak ayah memarahimu nanti. habis itu dia menurut perkataan aku, yang. " jelas tuti.


itu sebenarnya satrio tidak mau lagi sama tuti dengan tingkah lakunya tidak baik sama satrio jadi rencananya satrio kabur dari rumah tetapi tuti yang melarang satrio kabur dari rumah.

__ADS_1


ayah hanya menggeleng kan kepalanya. " haiyaaa, anakku... "


malam pun tiba, ayah pun masuk ke kamarnya satrio. karna dari siang sampai sekarang satrio tidak ke ruang makan serta tidak mau lagi makan bersama.


ayah pun bertanya " ada apa nak? "


" iya yah, aku lagi ga selera makan. "


ayah melihat tangan membiru-biruan dan bertanya lagi pada satrio. " apa ini? kok tangan membiru-biruan. "


satrio pun menarik tangannya " enggak yah, ga apa-apa. hanya muncul saja. "


ayah pun tidak percaya omongan anaknya, sebab ayah memikirkan tuti. gimana cara mendidik anaknya kayak gitu.


kemudian ayah bertanya lagi pada satrio untuk ketiga kalinya. " nak, kenapa kamu mau keluar dari rumah. "


satrio pun terdiam, ayah jadi bingung pada satrio. sejak akhir-akhir ini satrio hanya terdiam dan cara pembicaraan pun semakin tidak membaik lagi. ayah khawatir pada satrio, jika tuti memperlakukan yang tidak baik pada satrio.


Untuk lanjutkan ceritanya, kita sambung ke episode berikutnya👉

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2