Ayah Adalah Pahlawanku Hebat

Ayah Adalah Pahlawanku Hebat
Perjalanan Satrio dari SMP sampai SMA


__ADS_3

setelah ditunggu-tunggu hasil ujiannya satrio dan teman-temannya, dan mereka pun kembali lagi ke sekolah.


pak guru pun berdeg-degan melihat hasil ujiannya murid-murid nya, pikir pak guru mungkin ada salah satu muridku yang tidak lulus. atau jangan-jangan semua murid-murid ku lulus 100%, , saya pengen penasaran lihat hasil nilainya kalian, nak.


Tiba-tiba kedengaran lah satrio dan teman-temannya dari ruang kepsek, berbunyi saya hari ini mau kasih tau ke kalian semua bahwa hasil dari ujian nasional kalian pada bulan Maret lalu, bahwa kalian kelas 9 dinyatakan lulus 100%, selamat kepada kalian semua.


mendengar perkataan dari kepsek bahwa satrio dan teman-temannya di nyatakan lulus 100% , mereka senang dan ada juga menangis karna mereka sudah berusaha semaksimal pun.


akhirnya satrio sah melanjutkan ke Sekolah paling tinggi, satrio pun berterima kasih kepada teman-temannya dan juga wali kelas telah mengajari satrio dan menjadi kan teman terbaik disekolah.


akhirnya satrio pun pulang dan memeluk ayah serta berkata " yah, aku lulus yah. "


mendengar perkataan satrio bahwa dia lulus, ayah terharu dan berkata " sesungguhnya kamu emang hebat nak. "


" berarti aku sudah menjadi anak SMA ya yah. "


" iya nak. kamu layk menjadi anak SMA sekarang. "


2 bulan kemudian, satrio sudah bersekolah di SMA Methodis. awalnya satrio masih agak ketakutan masuk di kelas, sebab banyak teman-temannya baru pertama kali masuk.

__ADS_1


jadi satrio pun berjalan mundur lalu tak sengaja menabrak teman cewek nya, teman cewek nya tersenggol karna satrio.


satrio pun langsung berminta maaf pada teman cewek itu, tetapi teman cewek pun tidak memarahinya mala tersenyum melihat satrio.


seperti nya teman cewek ini suka pada satrio dengan penampilan rapi dan seganteng nya satrio. teman cewek pun memperkenalkan dirinya pada satrio.


" halo, nama kamu siapa? " sapa teman cewek nya.


awalnya malu-malu memperkenalkan dirinya ke dia, tapi satrio pun memberanikan langsung ke teman cewek nya itu.


" Hai juga, namaku satrio. kalo namamu siapa? "


" hehehe, iya jess. "


makin lama makin mereka berdekatan dan sampai mereka sudah duduk dikelas 11 dan mereka pun sudah tiba dikelas akhir, kelas 12. mereka pun makin tambah besar dan hampir mau selesai sekolah nya.


sore pun tiba, kini jamnya pulang sekolah. satrio pun seperti biasa pulang bareng jessica karna dari awalnya mereka berkenalan satu sama lainnya.


jadi jessica mulai berbincang-bincang sama satrio.

__ADS_1


kata jessica pada satrio " akhirnya kita sudah dikelas akhir saja. "


" iya jess, senang karna aku bisa berkenalan samamu, terus apalagi kita mau kuliah lagi. "


" kamu lanjut kuliah kah. "


" aku sih rencananya iya. tapi aku harus kerja dulu baru bisa kuliah. "


" sama pun aku pengen kuliah, tapi aku maunya cari kerja dulu. "


" hmm... "


dalam perjalanan menuju ke rumah, mereka melihat neneknya jessica menghampiri mereka. dikirain nenek jessica sudah punya pacar, padahal ini katanya jessica pada neneknya.


" nek, ini engga pacarku, tapi teman dekat ku, nek. "


nenek pun tersenyum lihat mereka karna mereka saling berdekatan seperti orang berpacaran. akhirnya jessica pun pamitan pada satrio dan satrio pun berpamitan juga pada jessica serta neneknya.


mereka pulang ke arah berbeda tempat dan satrio pun pulang ke rumah nya, disana ayah telah menunggu satrio pulang sekolah. satrio pun lekas membuka sepatu nya dan langsung salaman kepada ayah.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2