
keesokan harinya tibalah juga acara pernikahan satrio dengan pasangan nya jessica.
ini mereka lagi siap-siap memakai gaun pengantin dan juga memakai baju putih dengan jas hitam serta memakai juga dasi kupu-kupunya itu.
kemudian satrio pun memasuki gedung pernikahan bersama ayahnya dan mereka pun pegang dengan tangan menuju ke tempat yang disiapkan oleh Vendor itu.
acara pernikahan pun mulai berlangsung, dan mereka pun saling tukar menukar nya cincin di jari tengahnya dan memperlihatkan para undangan bahwa mereka berdua sah menjadi suami istri.
semuanya memberikan tepuk tangan serta doa terbaik buat mereka berdua dan termasuk ayahnya mereka yang duduk disamping nya satrio.
selesai acara pernikahan mereka, satrio dan jessica memegang tangan ayahnya. setelah itu mereka pun memasuki rumah dan mempersilahkan ayahnya duduk disofa.
satrio pun berkata pada jessica " mulai hari ini aku akan menjaga kamu, yang. "
" kita akan sepakat dan ayah kita mungkin harusnya kita rawat sampai akhir hayatnya tiba. "
" iya yang, aku tau kok. "
keesokan harinya, jessica bangun dan pergi ke dapur untuk mempersiapkan sarapan pagi buat ayah dan suami nya, satrio. satrio pun bangun dan bergegas kedapur ternyata istri nya, jessica sudah ada didapur dan lagi menyiapkan sarapan pagi.
satrio pun bertanya padanya " walah sayang, merepotkan kamu deh. "
" engga yang, karna kita sudah sah suami istri, tentu istri yang gantikan memasak. "
satrio pun tersenyum lihat istri dan memeluk jessica hingga bercium-ciuman. jessica pun berkata " segeralah panggil kan ayah kita untuk makan bareng sama kita. "
satrio pun bergegas memanggil ayah lalu ayah pun keluar dan duduk dimeja makan. jessica pun datang dengan membawa hidangan makan pagi ayah, satrio dan juga dirinya sendiri. lalu mereka pun bersama-sama.
selesai makan pagi, satrio pun mau kasih sesuatu pada ayah dan juga istrinya, jessica.
__ADS_1
" ayah mulai sekarang, kami yang akan urus kesehatan ayah sampai akhir hayat nya ayah. "
" Terima kasih nakku. "
" ayah ini silakan dimakan masakan menantumu. "
" baik menantuku. "
kemudian ayah mencicipi masakan menantunya dan katanya ayah " enak sangat masakannya, nantuku. "
" uhhmmm... biasa saja, yah. "
" yang, ayah suka sama masakanmu. "
" iya yang, karna dari nenek ada, aku diajar masak sama nenek. "
" wah the best lah yang. "
mereka pun makan bersama-sama, selesai makan pagi satrio pun berpamitan sama istrinya dan ayahnya juga lalu pergi ke kantor.
jessica pun hanya pekerja sebagai rumah tangga saja, dari dulu jessica bekerja sama satrio, suaminya itu sekarang hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga dirumah.
siang pun berlalu dan satrio pun sudah pulang dari kerjanya dan melihat ayah di kamarnya. satrio pun berkata " yah, aku pulang. "
" haiyaaa kamu sudah pulang, istrimu lagi masak di dapur. kamu pergilah sana. "
" baik yah. "
satrio pun pergi ke dapur dan memeluk jessica dari belakang. dan menghirup aroma masakan jessica sambil berkata " ahh lezat banget dan tercium harum. "
__ADS_1
" eh jangan macam-macam samaku. "
" tapi.... masakan nya enak. "
" iya tau saja kamu, yang... ayang.. "
satrio pun membantu jessica memasak di dapur dan menyajikan dimeja makan. dan jessica pun memanggil ayah di kamarnya.
ayah pun langsung keluar dari kamarnya bersama jessica, menantunya itu dan makan siang bersama-sama.
" enak yah. "
" enak nantuku. sangatlah pintar kamu memasaknya. "
" hmm... "
ayah pun bertanya pada jessica dan satrio, anaknya itu. " eh ayah mau nanya kapan kalain punya anak. "
" eh ayah mau lihat anak kami. "
satrio pun terkejut mendengar perkataan ayahnya. ayahnya pun bertanya lagi sama satrio " iya nak, ayah kepengen gendong cucu. "
jessica pun menjawab " iya yah, tunggu ya. belum saatnya lagi kami punya anak. "
" iya yang, pokoknya ada atau tidak, kita doa saja supaya kamu hamil dan kita bisa punya anak. " sahut satrio.
" iyalah yang. "
mereka berbincang-bincang sambil makan siang bersama-sama diruang makan.
__ADS_1
lanjut ke episode selanjutnya..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...