Ayah Adalah Pahlawanku Hebat

Ayah Adalah Pahlawanku Hebat
Ternyata Satrio Menyukai Jessica


__ADS_3

Pagi hari nya seperti biasa satrio pun mempersiapkan sarapan pagi buat ayah dan ada yang mengetuk pintu. satrio pun menoleh ke pintu .


"siapa itu? "


lalu lekas satrio pun membukakan pintu, ternyata jessica, teman dekat nya. lalu satrio pun mempersilahkan jessica ke ruang makan. dan duduk di meja makan, sedangkan satrio lagi memanggil ayah di kamar nya.


Setelah itu ayah nya keluar dari kamar dan melihat ada temannya yang daritadi duduk dimeja makan. ayah pun menyapa temannya disana.


" haa ada temanmu kah, cantik sangat. halo anak muda. "


" halo om, apa kabarnya? "


" kabarnya om baik, kabarnya kamu? "


"kabarnya aku juga baik kok. "


ayah pun tidak marah sama satrio, meski hanya teman ayah tau kalo satrio pasti menyukai temannya itu.


"he, om nanya? siapakah namamu nak. "


" nama saya jessica, temannya satrio. "


" ahhh om senang karna om tau kalian cuman berteman doang. kalian janganlah pacaran terlebih dahulu ya, tamat kalian dari sekolah barulah kalian berpacaran ya. " jelas ayah.


satrio pun menganggukkan kepalanya dan sampai-sampai mereka sudah lulus dari SMA. dan mereka pun melanjutkan kuliah sekaligus mencari kerja yang bisa mereka kerjakan.


3 tahun kemudian mereka pun sudah lulus sarjana dan setelah lulus sarjana nya mereka dapat melanjutkan lagi pekerjaan nya kembali.

__ADS_1


sementara dirumah ayah sudah bertambah lanjut usia dan memiliki banyak kesakitan. sore pun tiba pekerjaannya satrio sudah selesai, kini satrio sudah bisa pulang dan menengok ayah dirumah.


tiba dirumah, ayah pun senang melihat anaknya sudah pulang kerja. ayah pun berkata " jujur ayah mau kalian menikah lalu ayah mau lihat cucu dari kalian agar ayah bisa pergi ke sorga. "


mendengar perkataan ayah, satrio pun memarahi ayah dan katanya " lebih baik ayah tidak usah bilang ini ke aku. "


lalu dari pada ayah tidak senang lagi pada satrio, satrio pun meredakan emosi nya dan menyenangkan hatinya ayah di ruang tamu.


keesokan harinya, satrio pun mendatangi rumahnya jessica dan jessica pun segera membukakan pintu.


" eh sat, ada apa ke sini? "


" enggak cuman ketemu kamu, boleh ga? "


" iya silahkan. "


" ada apa? bilang saja. " tersenyum lihat ekspresi satrio.


" aku jujur kalo aku... "


" aku kenapaa?. "


" kalo a-ku suka pa-daaa mu. " jawabnya perpatah patah


" hah, seriusannn. " membuka matanya lebar-lebar.


satrio pun menganggukkan kepalanya dan jessica pun menerima perkataan satrio. jadi satrio pun mulai berpacaran dengan jessica hampir setahun lima bulanan.

__ADS_1


setiap hari nya mereka selalu berpegang tangan, dimana satrio pergi disanalah jessica mengikuti arah satrio tujuan. Tiba-tiba neenk datang menghampiri mereka yang sedang berpegang tangan.


" oh ternyata kalian disini, nenek lihat kalian romantis. "


" hehehe iya nek. " sahut satrio.


" nenek dari mana saja sih. " kata jessica.


" oh nenek habis ngobrol sama teman nenek disana. "


" habis tuh nenek jalan-jalan melihat kalian lagi pegang tangan, makanya mampir ke kalian. " lanjut nenek


" oh begitu nek. " jawab satrio.


" hmmm... iya cu. " nenek pun tersenyum pada satrio.


nenek pun berpesan pada satrio dan jessica. " nenek berpesan ya sama kalian, kalian boleh pacaran. tiba kalian mau menikah, dari dulu nenek sudah merestui hubungan kalian. tapi untuk kamu satrio, sebagai suami harus berjaga-jaga sama jessica sebagai istri mu yang baik ya. " jelas nenek.


" hmm... baik nek. aku akan menjaga jessica dengan sebaik-baiknya. "


" baguslah. untukmu jess, nenek dari muda menjagai mu dari kecil sampai kamu memiliki pasangan terbaik seperti satrio. jadi nenek mohon untuk sayangilah suamimu dan jangan sampai kalau punya anak, kalian jangan pada ribut-ribut dalam keluargaan ya. " jelas nenek pada jessica, cucunya. "


" iya nek, aku akan pegang kata-kata mu itu. " meneteskan air mata.


" sudah cu, jangan sedih lagi. " menghapuskan air matanya


akhirnya mereka balik ke rumah masing-masing.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2