BAD TRUST : DEJAVU

BAD TRUST : DEJAVU
Bab 11


__ADS_3

Saat Menjelang Sore Hari.


"Yaudah, makanan nya udah siap kamu makan siang dulu sana!" Kata Mama


"Kamu belum makan siang kan?" Tanya Mama.


"Ya nanti" Jawab ku.


"Cepet mama tunggu" Kata mama.


"Oke! Oke! " Kata Ray.


Ia pun keluar Dari kamarnya dan menuju ruang makan.


"Mama, udah makan?" Tanya Ray.


"Belum, ini mama kan mau makan, bareng kamu!" Jawab Mama.


"Kenapa mama gak makan dari tadi, ini kan udah jam 3.14 sore" Kata ray


"Mama belum tenang kalau, anak mama belum makan, mama gak bisa makan!" Kata Mama.


"Yaudah lain kali aku gak akan telat makan lagi" Kata Ray.


"Bagus" Sahut mama.


Keesokan Harinya.


"Ma! Aku berangkat dulu ya" Kata Ray.


"Ya, hati hati!" Sahut Mama.


Sesampainya di kampus.


Dia langsung menuju ke lokernya untuk mengambil catatan, Saat dia Akan masuk ke kelas, dia Dihalangi oleh Gha Ni Shu Ni.


"Selesai kelas temuin gue di kelas" Kata Shani.


"Jangan Kasih tau atau Ajak siapa siapa" Lanjut Shani.


Setelah itu Gha ni Shu ni pergi meninggalkan Ray.


Ray pun masuk ke dalam kelas.


Saat berjalan di depan meja Calvine, Ray di tahan oleh Calvine, Dan Calvine bertanya.


"Tadi Shani Ngomong apa ke kamu?" Tanya Calvine.


"Gak Ada apa apa kok, Aku duduk dulu ya" Jawab Ray.


Ray pun berjalan ke tempat duduknya yang ada Di barisan keempat di belakang Gha Ni Shu Ni.


"Bakal ada jadi Kejadian Buruk nih" Kata Calvine Dalam Hati.


Melihat Ray Yang sudah duduk Di kursi nya, Shani Langsung Masuk Dan duduk di tempat duduknya.


"Jangan Lupa!" Bisik Shani.


Saat kelas selesai.


Semua orang meninggalkan ruangan nya. Waktu menunjukkan jam 3.34 Sore. Sinar matahari sore menyinari ruangan itu.


Calvinine dan Bhani menghampiri Raya.


"Ayo ray, pulang bareng kita!" ajak Bhani.


"Gak, hari ini gue masih ada urusan, kalian berdua duluan aja" jawab Ray.


"Lama gak?" Tanya Calvine.


"mau kita tunggu gak?" Tanya Bhani.


"Lama, gausah ditunggu" jawab Ray.


Bhani dan Calvine pun keluar meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


Saat turun menggunakan tangga.


"Kenapa harus pake tangga sihh, kan capek" Kata Bhani.


"Gue khawatir sama Ray" Kata Calvine.


"Sama, perasaan gue gundah, kacau gak karuan" Kata Bhani.


"Kita tunggu aja di ruang samping" Kata Calvine.


"Oke sip!" Kata Bhani.


Mereka berdua pun langsung naik kembali, dan menuju ke ruang loker yang berada di samping ruang kelas mereka.


Di waktu yang sama.


Ray Dan Gha ni Shu ni sedang berbicara hanya berdua.


"Hari pertama, kamu giliran membersihkan laboratorium kan?" Tanya Shani.


"Memang kenapa?" Tanya Ray.


"Hari kedua, kamu di antar naufal pulang kerumah dengan selamat dan sentosa kan" Kata Shani.


"Kamu belum tahu siapa aku?" Tanya Shani.


"Aku tahu kamu itu Calon tunangan yang dipilih oleh orang tuanya kan, Kamu anak walikota Bandung" Jawab Ray.


"Gak mungkin, kamu akan menyia-nyiakan pendidikan mu, hanya karena seseorang lelaki kan?" Kata Ray.


"Aku tidak akan menyentuh atau menyakiti mu, jika kamu Gak macam macam, dan membuat masalah" Kata Shani.


"Kita akan terus menjadi saingan, lihat nanti, siapa yang akan dipilih oleh Naufal" Lanjut Shani.


"Okelah kalau mau mu seperti itu, aku akan melakukannya dan menurut pada alur nya" Kata Ray.


"Tapi, Jika kamu menyakiti aku atau salah satu sahabat ku lebih dulu, maka jangan salah, aku tidak akan duduk dan diam saja" Kata Ray.


"Jangan salah kan aku, jika aku keluar dari Alur nya... " Kata Ray.


"Aku juga akan bertindak, seperti seekor singa yang bangun dari tidur nya" Lanjut Ray


"Oke, sepakat" Kata Ray.


Mereka bersalaman.


"Jika tidak ada lagi, aku pergi dulu" Kata Ray pergi keluar ruangan.


"Lihatlah nanti Ray" Gumam Shani.


***********************************************


Gha ni Shu ni mendapatkan telepon dari Naufal.


*Drtttt Drtttt*


"Kamu masih di kelas?" Tanya Naufal.


"Iya, tadi aku sedikit ada urusan, jadinya masih di kelas" Jawab Shani.


"Oke, aku di lift tunggu aja, aku kesana" Kata Naufal.


"Oke" Jawab Shani.


*********************************************


Di waktu yang sama.


Saat dia berjalan di lorong loker dia bertemu dengan Bhani dan Calvine.


"Loh,, kok kalian Masih disini?" Tanya Ray.


"Kita berdua takut terjadi apa apa, mengingat Shani yang sedikit agresif... " Kata Calvine.


"Yaudah ayo kita pulang!" Ajak Ray.

__ADS_1


Mereka menuju ke pintu lift.


Calvine menekan tombol lift nya.


"Lama Banget, lewat tangga aja yuk" Kata Bhani.


"Oke lah" Kata Calvine.


Mereka bertiga pun pergi meninggalkan Lift.


Saat mereka pergi pintu lift nya terbuka.


*TING*


Naufal pun keluar dari lift dan menuju ke ruang kelas Shani.


Sementara itu Ray, Bhani, dan Calvine. Turun dari lantai dua menggunakan tangga.


"Kan udah ku bilang, kalian gausah nunggu" Kata Ray.


"Gak apa apa, lagian cuman sebentar kok nunggu nya" Kata Calvine.


"Ya, gausah malu, kaya siapa aja malu" Sahut Bhani.


Dan saat mereka akan menuju ke parkiran, mereka berhenti terlebih dahulu, karena ada mobil yang akan lewat.


Saat Ray berhenti, Ada seseorang yang menginjak Tali sepatu nya.


Dan teman Orang itu melihat Temanya menginjak tali sepatu ray.


"Jangan Di injak" Kata Tama kepada Andika.


Ray yang mendengar itu langsung menoleh ke belakang.


"Saya Minta Maaf" Kata Andika.


"Gak Apa apa" Jawab Ray.


"Terima kasih" Kata Andika.


"Sama sama" Jawab Ray.


Andika Dan Tama pun pergi menjauhi Ray.


Sementara itu Ray melihat mereka lalu mengikat kembali tali sepatu yang lepas.


"Ray, ayo!" Kata Calvine.


"Oke, bentar bentar lagi ikat tali sepatu" Kata Ray.


Setelah selesai mengikat Tali sepatunya Ray pun pergi masuk ke dalam mobil Bhani.


"Kok mobilnya beda lagi?" Tanya Ray.


"Kali ini pakai mobil Bhani" Jawab Calvine.


"Ooh" Kata Ray.


Di waktu yang sama.


Saat di dalam Lift.


"Aku merasakan kesan yang Familiar sama gadis tadi" Kata Tama.


"Aku seperti, pernah bertemu dengan nya di suatu tempat" Lanjut Tama.


"Aku pun begitu" Kata Andika.


Lalu pintu lift terbuka.


*TING*


Saat pintu lift nya terbuka, Tama Dan Andika Berpapasan dengan Naufal Dan Shani.


"Yooo~ Hubungan kalian semakin terjalin baik" Kata Tama.

__ADS_1


"Masuk lah, kita Pulang berasama!" Ajak Andika.


"Oke" Jawab Shani sambil menggandeng tangan Naufal.


__ADS_2