
Keesokan harinya.
Ray bersiap berangkat untuk menjalankan kelas di hari kedua.
" Huhhhhh,,, Fighting! Hari ini gua gak akan kaya kemarin, hari ini gua mesti harus waspada " Kata ray tegas.
" Fighting ray! Fighting! " Kata nya dengan semangat.
" La la la,,, la,,, la,, la " * bersenandung.
" Seneng banget ya? " Tanya seorang wanita.
" Ehhh, gue lupa,,, kenalin,,,, gue Nira danish, dari fakultas ilmu gizi " Kata wanita itu.
" Ooohh,, gue Ray tamia dari fakultas hukum " Jawab ku.
" Oh ya, sebelumnya gue gak pernah liat lu? " Tanya nira.
" Ya, gue transfer jurusan " Kata ray.
" Oh ya! Sebelumnya lu belajar di kampus mana? " Tanya nira.
" Gue dari Universitas khatulistiwa di jaksel " Jawab Ray.
" REALLY!! Itu kampus harapan gua sumpah, ehh lu beruntung bisa masuk kesitu, ehhh btw kenapa lu transfer jurusan dari kampus terkenal itu " Kata nira.
" Ya, gue dapet suntingan dari pihak kampus kalau gue mampu belajar di Universitas ini " Jawab ray.
" Ooo, gue juga dulu kayak gitu, tadinya gue pengin masuk ke Universitas Khatulistiwa tapi gue juga daftar di Universitas satu nusa satu bangsa " Kata nira.
" Terus? " Tanyanya.
" Tapi gue dilema " Kata nira.
" Loh kok dilema? " Tanya ray.
" Iya, kalau di Khatulistiwa kan banyak cogan ganteng ganteng, tapi kalau di Satu nusa satu bangsa itu deket rumah gue " Kata nira.
" Kenapa lo bingung? " Tanya ray.
" Ya, soalnya kan di Khatulistiwa banyak cogan, siapa tau cogan milenial ganti selera, trus suka sama gue, terus,,,, terus,,,, terus... Ahhhhh ya gitu deh, bisa nambah koleksi cogan " Kata nira.
__ADS_1
" Ehhh, btw ini nomor gue, nanti kalau pulang bareng ya, oke! " Kata nira.
" Oke! Oke! " Jawab ray.
Setelah itu kelas dimulai.
Saat istirahat.
" Hay! Hei! Hi! Disini! Sini! Sini! Ray ini aku! " Kata nira dengan senang.
" Okeee! Tunggu ya! " Kata ray.
Nira dan satu teman perempuan nya datang menghampiri Ray dan duduk di bangku sebelah Ray.
" Oh iya ray! Kenalin dulu ini namanya Nadia Aulya sahabat ku, maapin kalau dia otak nya lelet buat mikir heheheh " Kata Nira memperkenalkan.
" Hai! Salken aku Nadia,sama kaya nira aku juga anak dari fakultas ilmu gizi, anak mama papa paling imut nan cantik hehehe 🙃" Kata Nadia.
" Ya, kenalin juga aku Ray tamia " Jawabnya sambil berjabat tangan.
" Ke kantin yuk! " Ajak nira.
" Skuyyy lah " Jawab ray.
" Ray kamu pesen apah? " Tanya Nadia.
" Aku mau makan cemilan ajah, soalnya tadi pagi udah sarapan, masih kenyang " Jawabnya.
" Oke!, bu aku pesen bakso dua, pisang bakar susu satu, jus mangga satu, sama es teh dua! " Kata ray.
" Berhubung aku masih baru! Aku yang traktir makanannya Oke! " Lanjut ray.
" Yeeaaayyyyy " Sorak senang mereka berdua.
" Oh ya, dengar² dari nira, kamu Transfer jurusan dari kampus Garuda Pancasila ya? " Tanya Nadia.
" Ya betul " Jawab ray.
" Oo, enak juga yah, satu kampus banyak cogan pasti kamu gak fokus karena dikelilingi sama cogan, kanan kiri depan belakang, tadi ajah pas kelas masih langsung, Nira cerita terus tentang kamu, bikin gak fokus, jadi gak bisa mikir dan gak nyerap apa yang diomongin dosen tadi tuh " Kata Nadia.
" Gak fokus apaan, orang kamu biasanya ajah telat mikir, masih bisa bilang gak fokus " Kata Nira.
__ADS_1
" Yeuuuu,,, emang kenapa si " Kata Nadia mengejek.
Setelah makanan datang mereka bertiga pun mulai menyantapnya.
Setelah selesai makan, mereka kembali ke ruang mereka masing masing.
Sedari tadi ray senyum senyum sendiri dengan senang sambil bersenandung.
Melihat hal itu bocah laki laki yang duduk di belakang tempat duduk ray, terheran.
" Kayak nya ada orang gila baru di depan gua " Kata anak itu.
" Ehhhh, ngagetin ajah lu " Kata Ray kaget.
" Kenalin nama gue Airlangga bhani " Kata bocah itu.
" Gue Ray tamia, panggil ajah Ray " Kata ray sambil menerima jabatan tangan Bhani.
" Ya, panggil gue Bhani ajah Oke! " Jawab Bhani.
" Oke! " Jawab ray.
Setelah itu kelas kembali dimulai.
Setelah kelas selesai.
" Ray tamia, kamu datang ke ruang guru, untuk mengumpulkan ringkasan kamu ya!, jangan lewat dari 30 menit kalau lewat dari itu tugas kanu gak bapak Terima, karena bapak masih harus mengajar di kampus lain " Kata dosen itu.
" Siap pak! " Jawab ray.
Setelah itu ray pun keluar ruang kelas.
" Aduhhh, kok gak naik naik sih lift nya " Gumam Ray panik dan buru buru.
Karena lama, akhirnya Ray pun memilih untuk turun melewati tangga.
" Fuhhh mana banyak banget anak tangga nya, ahh biarkan demi tugas apapun kulakukan, ini demi mendapatkan nilai " Kata ray sambil berlari menuruni anak tangga.
Satu per satu anak tangga ia turunin.
Setelah sampai di depan ruang guru.
__ADS_1
Tok Tok Tok
" Permisi " Kata ray sambil membuka pintu.