
Setelah berkas nya sudah jadi, mereka pun kembali ke kampus dan menuju ke kantor.
* Kreeekk * Calvine membuka pintu.
" Gua taruh ini dulu, lu tunggu sini sebentar ya " Kata Calvine.
" Okey " Jawab Ray.
Ray pun menunggu diluar, sesuai instruksi Calvine.
Karena kaki nya pegal, sedari tadi belum sempat duduk, Ray pun berjalan mencari tempat duduk, sedari tadi ray terus terusan menyusuri ruangan kampus, karena belum hafal letak-letak ruangan kampus dia bingung. Dia terus berjalan sambil memegang handphone nya, yang menunjukkan peta kampus.
Dan dia akhirnya menemukan jalan menuju taman.
Dia pun duduk di salah satu bangku.
"Huftt, capek banget minta ampun" Kata nya sambil menghela nafas.
Suasana tenang nya taman, dan angin
Sore yang membuat ia mengantuk.
"Angin nya silir silir banget" Katanya.
"Kalau ngantuk sandaran aja di batang pohon" Kata Bhani yang duduk di atas dahan pohon.
*Brukkk* Bhani yang tiba tiba lompat turun ke bawah.
" Kaget, ku kira siapa tadi, ternyata kamu " Kata ray sambil mengelus elus dada nya.
"Kenapa dadanya di elus elus" Tanya Bhani.
"JANTUNG GUE MAU LEPAS!!" Kata Ray ngegas.
"Ooo, di iket dong biar gak lepas, di iket pake Tali" Kata Bhani sambil tertawa ngakak.
"Gak lucu njirr bercanda nya, gue tabok nih" Kata nya.
"Ya, ya, maaf kan bertjanda,,,,, eh,,,,,,, wakakakakakakakkaka" Kata Bhani.
"BTW, kok gak masuk kelas, kan hari ini masih ada kelas?" Tanya Bhani.
"Gue telat, terus gue sama Calvine malah disuruh foto copy, yaudah kita berdua gak ikut kelas" Jawab Ray
"Lu sendiri, gak absen kenapa?" Tanya Ray.
__ADS_1
"Gue males, sama pelajaran pak tua, udah banyak bacot, ribet lagi" Kata Bhani.
"Oo" Kata Ray.
"Masa sih, sangking kesel nya sampe lu ga mau masuk kelas itu? Emang kenapa" Tanya nya.
*mendengar itu Bhani langsung menaikkan alis nya*
"Ehhh,,, hehe,,,, maksudnya bukan mau kepo, cuman mau tanya aja kok, kalau keberatan jawab, gausah di jawab juga gak papa" Kata Ray.
"Gapapa gue santuy kok orang nya" Kata Bhani.
"Gue males aja, entah kenapa rasanya tuh males kalo lagi liat muka nya, dari pada kebawa emosi, yaudah gue cabut aja" Kata nya.
"Ouhhh" Jawab Ray.
"Duhhh,, gimana nih kok tatapan nya serem gitu sih, gak berani liat matanya deh" Kata Ray dalam hati sambil menggaruk garuk kepala tak jelas.
"Ini anak kalau lagi takut gemesin juga, jadi pengen.... " Kata Bhani dalam hati.
"Memiliki nya" Kata Bhani entah kenapa dia tak bisa mengontrol mulut nya saat sedang berbicara di dalam hati.
"Hah? Memiliki siapa?!" Tanya Ray.
"Lupain!" Kata Bhani.
"Ummm,,, lu kosong kan?" Tanya Bhani.
"KOSONG?!" Kata Ray.
"Astaghfirullah" Lanjut Ray.
"Imajinasi nya luas banget si, ternyata kamu nakal juga ya" Kata Bhani
"Ehhh,, gak kaya yang kamu pikirkan" Sahut Ray.
"Udahlah!, gak kemana mana kan? Kalau gak, ayo ke kantin!" Ajak Bhani.
"Ummm" Gumam Ray.
"Kalau gak mau juga gak papa, gue sendiri aja" Kata Bhani sambil meninggalkan Ray.
"Byee!" Katanya sambil melambaikan tangan.
"Kok ditinggalin gitu aja si, padahal kan mau ikut" Kata Ray kecewa.
__ADS_1
********************************************
DI TEMPAT LAIN
"Ini anak kemana si? Disuruh tunggu di depan malah ilang" Kata Calvine.
"Coba gue telpon aja" Kata nya.
Calvine pun menelpon Ray, tak lama kemudian Ray pun menjawab telepon dari Calvine.
"Halo, kenapa Vine?" Tanya Ray.
"Dimana si? Dari tadi ku cariin gak ada" Tanya Calvine.
"Oo, di taman nih kesini aja! " Kata Ray.
"Yaudah tungguin gue kesitu, awas kalau ilang ilangan lagi! " Kata Calvine.
"Pffttt,, ya ya" Jawab Ray.
Calvine pun mengakhiri telpon nya dan menuju ke taman.
*****************************************
Sesampainya di taman.
"Calvine! Sini! Sini! " Kata Ray sambil melambaikan tangan nya.
Calvine pun menghampiri dan duduk di sebelah Ray.
"Kemana aja si?" Tanya Calvine.
"Gak kemana mana kok, cuman ke sini tadi, capek jadi yaudah cari tempat duduk" Jawab Ray.
"Kan bisa tungguin gue dulu, gue sebentar kok naruh nya, yang lama itu nyari kamu nya lama" Kata Calvine.
"Capek ya? Yaudah yuk ke kantin! " Ajak Ray.
"Huft,, oke! " Sahut Calvine.
Ray dan Calvine pun menuju ke kantin.
Bersambung.....
__ADS_1