
Pagi itu Baekhyun tak pergi ke kantor karena Shely dan Baekhyun membereskan barang barang mereka sebab mereka akan pindah rumah ke New Castle. Sebenarnya Shely sedih harus pisah dari Mama mertuanya namun Mama dan Mommy nya menghibur diri nya karena sudah kewajiban seorang istri tinggal bersama dimana pun suami nya berada.Seluruh keluarga Shely berkumpul di kediaman Byun. Mereka akan mengantar kepergian Shely dan Baekhyun ke rumah baru mereka.
"Shely, bakal kangen Mama nanti"ucap Shely lalu memeluk Mama mertuanya.
"Oh ceritanya lupa Mommy sendiri"ucap Mommy Shely.
"Tidak Mom"Shely beralih memeluk Mommy nya.
"Mama juga kangen sayang. Sering sering mampir kesini nanti. Mama sama Mommy juga bakal mampir kapan kapan kok"hibur Mama.
"Janji ya"kata Shely lalu memperlihatkan senyum manisnya.
"Iya sayang"balas Mama.
Baekhyun dan Shely telah meninggalkan rumah dan sebelum memasuki mobil Shely melambaikan tangannya tanda akan berpisah.Tapi setelah Baekhyun menjalankan mobilnya Shely meneteskan air matanya.
"Kita gak bakalan ke luar negeri kok. Lagian gak terlalu jauh juga"ujar Baekhyun.
"Kamu tuh ya. Gak ada perasaan sama sekali, kan aku gak ada teman nanti"kata Shely merajuk.
"Iya nanti ada aku panggil asisten rumah tangga menemin kamu"jawab Baekhyun sambil fokus menyetir.
"Iya"kata Shely dan mereka kembali dengan pemikiran masing masing.
Ini kali ke2 Shely datang ke Castle nya itu. Namun ia selalu takjub akan keindahan dan kemegahan bangunan tersebut. Seperti masih tak percaya ia akan tinggal di tempat mewah tersebut.
"Ayo masuk kita harus menyusun barang barang kita"ujar Baekhyun sambil membawa koper mereka.
Begitu masuk Shely merasa kaget entah kapan ruangan itu sudah bersih dan rapi.Padahal kemarin malam mereka baru saja memakai nya untuk dinner romantis dan paling membuat Shely takjub foto pernikahan mereka dengan ukuran besar sudah terpajang rapi di ruang tengah.
"Baek, kapan kau memajang foto kita ini?"tunjuk Shely pada foto pernikahan mereka. Namun Baekhyun tersenyum dan menatap Shely.
"Apa kau lupa perkataan ku semalam?Aku adalah seorang Byun Baekhyun"pamer Baekhyun.
"Iya aku tahu"ucap Shely karena tidak ada guna nya bertanya dengan Baekhyun.
"Ya sudah sebaiknya kita menyusun barang kita"ucap Baekhyun lalu melangkah naik ke atas.
Setelah sampai diatas terlihat seluruh ruangan yang makin indah saat dipandang di lantai atas membuat Shely takjub tak percaya.Dilantai atas hanya terdapat 3 kamar namun dilantai bawah lah yang diperbanyak kamar nya yaitu 7 kamar.
"Ini kamar mu dan disebelah nya kamar ku"kata Baekhyun lalu ingin pergi menuju kamarnya karena ia tahu jika sudah pindah rumah dirinya dan Shely akan beda kamar karena tidak orangtua nya yang memperhatikan. Namun sebuah tangan menghentikan nya.
"Apa kau sudah tak menganggap aku istri mu lagi?"tanya Shely yang masih saja memegang tangan Baekhyun.
"Maksud mu?"tanya Baekhyun tak percaya.
"Kita tetap harus satu kamar bagaimana pun alasannya. Kau adalah suamiku dan aku adalah istri mu"kata Shely lalu masuk kedalam kamar.Entah mengapa ia merasa kesal karena perkataan Baekhyun tadi.
Lain hal nya dengan Baekhyun yang merasa berbunga bunga akibat perkataan Shely.
"Shely mengatakan aku suami nya"batin Shely sambil tersenyum senyum sendiri lalu ikut masuk kedalam kamar.
Baekhyun dan Shely menyusun barang barang mereka hingga tak sadar bahwa malam telah tiba.
"Astaga akhirnya selesai juga"ucap mereka serentak.
"Jam berapa ini?"tanya Shely lalu melirik ke arah jam dinding kamar mereka.
"Astaga sudah pukul delapan.Aku bahkan belum mandi"ujar Shely lalu mencium aroma tubuh nya yang bau keringat.
__ADS_1
"Mandi aku akan memesan makanan"ucap Baekhyun lalu pergi keluar.
Shely pun bergegas ke kamar mandi ia juga tak lupa mengambil pakaian tidur nya dan handuk karena ia akan berganti pakaian didalam kamar mandi.
"I'm very fresh now"ucap Shely setelah keluar kamar mandi dan mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.
Lalu Shely pun turun untuk melihat Baekhyun dan ia pun menangkap sesosok yang ia dari tadi cari sedang duduk manis disofa sambil memainkan ponsel.
"Baek, sana mandi biar kita makan. Kau sudah pesan belum?"tanya Shely.
"Sudah. Aku mandi dulu kalau begitu"ucap Baekhyun lalu meninggalkan ponsel nya diatas meja.
Baekhyun pun menaiki tangga satu persatu menuju kamar mereka untuk membersihkan diri. Entah mengapa Shely penasaran dengan isi ponsel Baekhyun. Shely pun membuka ponsel Baekhyun yang kebetulan tidak memiliki sandi.Dan betapa terkejut ia karena yang menjadi foto walpaper ponsel Baekhyun adalah dirinya sendiri.
"Apa ini"Shely menutup mulutnya tak percaya akan apa yang dilihat nya saat ini.
"Kau membuat ku frustasi Baek"batin Shely lalu melihat kegirangan.
Ia pun meletakkan kembali ponsel Baekhyun agar si empunya tidak curiga.Ia bahkan memasang wajah biasa saja agar Baekhyun tak curiga namun dihati nya ia sangat bahagia.
Tak lama setelah itu Baekhyun datang dengan rambut keadaan berantakan dan basah.
"Mengapa ia terlihat sangat tampan mesti dalam keadaan begini"batin Shely lalu senyum senyum tak jelas.
"Hei, apakah kau sudah sedikit gila?"goda Baekhyun lalu duduk didepan Shely.
"Aisssss, Menganggu saja. Lebih baik kita makan aku sudah lapar"kata Shely lalu menghidangkan makanan terlebih dahulu kepada suaminya.
Karena sejak tadi mereka membenahi barang makanan yang diatas meja sudah ludes disantap mereka berdua.
"Wow, rasanya nikmat"kata Baekhyun lalu memegangi perut nya sedangkan Shely membersihkan meja dan mencuci piring.
"Baek,kalau ngantuk kita tidur yok"ajak Shely lalu dibalas anggukan oleh Baekhyun.
Mereka berjalan bersama sama Shely tertawa melihat wajah Baekhyun yang sudah sangat mengantuk. Mereka telah sampai dikamar lalu Baekhyun menidurkan dirinya di sofa karena ia tahu Shely masih belum bisa menerima keberadaan nya.
"Baek"panggil Shely pada Baekhyun yang sudah memejamkan matanya.
"Hemmm"jawab Baekhyun.
"Baekhyun"panggil Shely lagi.
"Iya"Baekhyun akhirnya menoleh ke arah Baekhyun.
"Apa aku menyuruh ku ke kamar ini untuk tidur di sofa?"ucap Baekhyun.
"Hah?"Baekhyun seketika membuka mata nya lebar.
"Kau tidur lah disini. Disebelah ku"ucap Shely sambil menepuk ranjang disebelah nya.
Tanpa menolak Baekhyun melangkah menuju ranjang dan tidur disamping Baekhyun. Mereka berdua tidur tapi masih ada kecanggungan diantara mereka. Lalu Baekhyun buka suara.
"Shely"panggil Baekhyun lalu memiringkan badan nya menghadap Shely.
"Iya"jawab Shely yang senantiasa menatap langit langit kamar.
"Boleh lah aku memeluk mu?"tanya Baekhyun gugup dan kemudian dibalas anggukan oleh Shely. Membuat Baekhyun bersorak dalam hati dan memeluk Shely. Menghirup aroma Shely yang berbau Strawberry buah favorit nya.
Waktu terus berputar hingga menunjuk kan pukul sembilan pagi. Shely terbangun karena sesuatu berat berada dipanggang nya. Mereka berpelukan sepanjang malam dan membuat Shely bahagia. Dengan perlahan Shely mengangkat tangan Baekhyun agar sang suami tidak terbangun.
__ADS_1
Setelah merasa cukup memasak di dapur, Shely membangun Baekhyun.
"Pagi, Baekhyun. Apakah kau tidak ke kantor hari ini?"panggil Baekhyun lalu membuka tirai kamar dan cahaya pun menyilaukan wajah Baekhyun.
"5 Menit lagi"ucap Baekhyun yang tak mau bangun.
"Ayolah ini sudah pukul setengah sepuluh"rayu Shely lalu mengoyangkan bahu Baekhyun.
"Baiklah"ujar Baekhyun lalu duduk diatas ranjang.
"Good boy"puji Shely lalu mengacak acak rambut Baekhyun.
Baekhyun pun melangkah ke kamar mandi dan Shely menyiap kan pakaian Baekhyun. Lalu Shely turun menunggu dibawah. Shely menari dance "The Eve EXO" dan tanpa sadar Baekhyun men video kan dirinya.
"Hei, ternyata kau sangat jago menari"puji Baekhyun.
"Sedikit"jawab Shely humble karena malu.
Mereka sarapan dan Shely mengantar Baekhyun kedepan pintu. Shely bahkan memeluk Baekhyun, ia merasa sudah nyaman bersama Baekhyun.
"Bye, aku nanti akan menelpon mu"pamit Baekhyun lalu Shely masuk ke dalam rumah.
20Menit setelah kepergian Baekhyun seseorang memencet bel rumah mereka.
"Apakah Baekhyuh ketinggalan sesuatu?Aku bahkan belum kenalan dengan tetangga"batin Shely.
Shely pun membuka pintu betapa terkejut nya dia. Siapa orang yang dibalik pintu tersebut.Pria dengan senyum manis didepan pintu.
"Hi, sepupu ku sayang"sapanya
"Jaemin...... Jaemin........"panggil Shely lalu loncat ke pelukan Jaemin dan tentu saja Jaemin membalas nya.
Shelu pun mengajak Jaemin masuk dan mereka berbincang panjang lebar. Membuat lupa waktu.
❤Happy Reading❤
Jangan Lupa👇👇👇👇👇
Like 👍
Coment 🗨
Favorite ❤
Rate 5 ⭐
Vote jangan lupa ya
Agar aku semangat update episode selanjutnya.
Salam manis untuk Readers
Terutama K-popers
Terkhusus EXO-L
AERI SARANGHAE
__ADS_1