
Tidak terasa sudah 7 hari mereka di Paris. Pertanda bulan madu mereka telah berakhir, mereka pun membereskan barang barang bergegas untuk pulang. Shely telah selesai mengemas barang nya lalu dia pun menyusul Baekhyun ke kamar sebelah.
"Apa kau sudah selesai?"tanya Shely.
"Hampir"jawab Baekhyun singkat.
"Perlu bantuan?"tanya nya lagi.
"Tidak perlu, aku bisa sendiri"tolak Baekhyun.
"Ya, sudah.Aku balik kekamar ku"Shely pergi namun tiba tiba berhenti karena Baekhyun mengangkat sebuah telpon.
*Bicara di telepon*
"Iya, kenapa menghubungi ku pagi pagi begini?"tanya Baekhyun.
"Aku akan pulang ke korea, apa kau tidak ingin mengantarku ke bandara"kata seseorang ditelfon itu.
"Aku juga akan pulang hari ini,Nay.Kau akan dibandara mana?"tanya Baekhyun lagi.
Yupss, penelpon tersebut adalah Nayeon.
"Bandara Charles de Gaulle kelas Utama"jawab Nayeon.
"Daebakkkk, kebetulan macam apa ini?"canda Baekhyun.
"Pesawat ku berangkat jam 2 pagi"ucap Nayeon.
"Ya sudah, bagaimana kalau aku nanti menjemput mu?"ujar Baekhyun.
"Of course"kata Nayeon.
"Aku tutup telfonnya ya,aku harus mengemas pakaianku. Sampai jumpa"pamit Baekhyun di telfon.
"Bye"Jawab Nayeon lalu menutup telfon tersebut.
Shely yang mendengar percakapan tersebut mencibir dalam hati.Lalu kembali masuk ke kamar nya. Jam telah menunjukkan pukul 1:30 pagi Baekhyun pun bergegas keluar menuju kamar Shely.
"Ayo, nanti kita terlambat"ujar Baekhyun pada Shely.
"Iya"Shely keluar dengan membawa koper besar nya. Namun tiba tiba ada yang menahan kopernya.
"Biar aku saja"ucap Baekhyun lalu membawa koper Shely.
Setelah sampai di luar Hotel,Baekhyun memanggil taksi lalu memberikan alamat hotel Nayeon terlebih dahulu.Tak berapa lama mereka sudah sampai di hotel Nayeon dan terlihat Nayeon sudah menunggu kedatangan Baekhyun.
"Ayo,Nay.Kita nanti terlambat"kata Baekhyun dan dibalas anggukan Nayeon.
Baekhyun duduk di samping supir sedangkan Nayeon dan Shely duduk di kursi belakang.
"Hei,kita bertemu lagi"sapa Nayeon lalu senyum sangat manis kepada Shely.
"Iya"balas Shely
"Oh,iya.Namaku Im Nayeon, panggil saja Nayeon"ia pun mengulurkan tangannya.
"Park Shely biasa di panggil Shely"ia juga membalas uluran tangan Nayeon.
"Nice to meet you"kata Nayeon.
"Nice to meet you too" jawab Shely.
"Oh, suami mu mana?"tanya Nayeon.
Shely bingung karena suami duduk di depan mereka,namun ia teringat bahwa Nayeon tahu bahwa suaminya adalah Taehyung.
"Oppa Taehyung,dia pulang duluan karena ada urusan memdadak"jawab Shely.
"Ohh namanya Taehyung ya. Suami tampan tapi Baekhyun jauh lebih tampan"puji Nayeon membuat Baekhyun tersenyum.
"Iya"jawab Shely yang sudah panas melihat tingkah mereka ber2.
FLASHBACK
"Sayang, oppa harus pulang duluan"kata Taehyung.
"Kenapa Oppa?"tanya Shely.
"Aboeji menyuruh ku pulang karena ada bisnis mendadak"ucap Taehyung.
"Aku akan kesepian"kata Shely sedih.
"Ini benar benar penting sayang"ucap Taehyung mengecup kening Shely.
"It's Okey Oppa"Shely pasrah.
__ADS_1
"Tapi, Oppa tak ingin kau berduaan dengan si Baekhyun itu"pesan Taehyung.
"Baiklah Oppa"kata Shely.
"Kalau begitu Oppa pergi"Taehyung pun pergi sebelum pergi dia mengecup kepala Shely.
"Sampai jumpa di korea, Oppa"kata Shely dan dibalas senyuman oleh Taehyung.
FLASHBACK END.
Mereka pun sampai di bandara lalu mereka masuk ke dalam pesawat.Shely dan Nayeon duduk dibangku yang sama sedangkan Baekhyun duduk dibelakang mereka.
10 jam perjalanan.
Suasana Korea telah bisa mereka rasakan.Mereka pun turun dari pesawat karena mereka telah sampai di Seoul.Tampak Chanyeol telah menunggu kepulangan mereka dan langsung melambaikan tangan begiti melihat Baekhyun dan Shely.
"Oppa"Shely berlari menghampiri Chanyeol dan memeluknya.
"Kau begitu sangat merindukan kan ku"goda Chanyeol dan membalas pelukan adiknya.
"Tentu saja, kau kan Oppa ku yang paling tampan"puji Shely dan Chanyeol langsung mencubit pipi Shely.
"Sakit Oppa"kata Shely sambil memegangi pipinya.
"Kau sangat mengemaskan"kata Chanyeol
Baekhyun yang melihat interaksi ke2 saudara itu hanya bisa tertawa senang.
"Adik ipar ku"Chanyeol memeluk Baekhyun lalu melihat seseorang yang tidak dikenalnya.
"Santai bro"Baekhyun membalas pelukan Chanyeol.
"Siapa wanita ini"tanya Chanyeol setelah melepaskan pelukan nya dari Baekhyun.
"Oh perkenalkan, temanku Nayeon"ucap Baekhyun.
"Hi, namaku Chanyeol.Park Chanyeol oppa nya Shely"Chanyeol memperkenalkan dirinya.
"Hi juga aku Nayeon"balas Nayeon lalu tersenyum kepada Chanyeol.
"Mau kami antar pulang?"Chanyeol menawarkan.
"Tak perlu, aku akan naik taksi. Baekhie aku duluan"pamit Nayeon
"Bye, telfon aku setelah sampai rumah ya"kata Baekhyun.
"Sepertinya kalian sangat akrab"kata Chanyeol.
"Hahha, cinta pertamaku"ucap Baekhyun santai sedangkan Shely yang menyaksikan obrolan Baekhyun dan Nayeon itu memutar bola mata nya malas.
"Dia sangat cantik. Boleh aku minta nomor telepon nya"kata Chanyeol.
"Oppa, aku bilang Eonnie nih"ancam Shely.
Chanyeol memang sudah bertunangan dengan Lee Nata.
"Iya-iya"Chanyeol pasrah.
"Pulang aja,aku udah lelah"kata Baekhyun.
"Okey"Chanyeol pun pergi menuju mobil disusul Baekhyun dan Shely. Chanyeol pun mengantarkan mereka ke Kediaman Byun.
"Terimakasih,hyung.Kau tidak ingin mampir"tawar Baekhyun.
"Lain kali saja"tolak Chanyeol.
"Oppa yakin? "sambung Shely.
"Iya, lagian aku ada kencan dengan Nata"Chanyeol cengegesan.
"Baiklah,semoga kencanmu berjalan lancar"kata Baekhyun lalu masuk bersama Shely.
Begitu pintu terbuka Baekhyun dan Shely disambut hangat oleh keluarga.
"Bagaimana bulan madu kalian?"tanya Mama santai tanpa malu.
"Ma"kata Shely dengan malu.
"Ma, Shely sudah malu nih"kata Baekhyun.
"Mama ini juga,mereka baru pulang.Biarkan mereka istirahat dulu"bela Papa.
"Hahahah, ya sudah.Kamar kalian sudah dibersihkan Ahjumma tadi"kata Mama.
"Kalau gitu kami naik ke atas ya Ma,Pa"pamit Baekhyun.
__ADS_1
"Iya"jawab Mama dan Papa serentakk.
Baekhyun dan Shely masuk kedalam kamar.Begitu sampai dikamar,Shely langsung membaringkan dirinya di ranjang.
"Sebaiknya kau mandi agar kau merasa segar"saran Baekhyun.
"Baiklah"Shely pun menuju kamar mandi sedangkan Baekhyun duduk di sofa. Karena menunggu Shely selesai mandi Baekhyun memutuskan untuk tidur sebentar di sofa. Tak berapa lama kemudian Shely pun keluar dan melihat Baekhyun yang sudah tidur terlelap.Sesaat Shely tersenyum dan bicara dalam hatinya.
"Kau sangat tampan"batinnya dalam hati.
Shely pun mengambil selimut dan menyelimuti Baekhyun.Setelah itu Shely tertidur karena ia juga kelelahan duduk selama 10 jam di dalam pesawat. Tak berselang lama Baekhyun pun terbangun dari tidurnya dan terkejut mengapa ada selimut di tubuhnya. Baekhyun pun tak menghiraukan nya lalu pergi menuju kamar mandi dan melakukan acara membersihkan diri karena Baekhyun sudah merasa gerah. 30Menit waktu yang dibutuhkan Baekhyun untuk mandi,setelah selesai Baekhyun pun membangun kan Shely karena waktunya makan siang.
"Shely,bangun makan yuk"panggil Baekhyun lembut sambil mengoyangkan pundak Shely pelan.
"Ohh, udah siang ternyata"Shely bangun dengan masih setengah sadar dan dengan wajah yang berantakan.
Baekhyun terkekeh melihat tingkah Shely saat bangun tidur.Shely beranjak dari ranjang dan ingin ke turun ke bawah menuju ruang makan sampai akhirnya di hentikan Shely.
"Apa kau akan makan dengan wajah yang sangat kusut,kau tak ada berencana mencuci wajah mu? "saran Baekhyun.
"Astaga,aku sampai gak sadar"ucap Shely.
"Ya sudah aku akan menunggu mu"kata Baekhyun.Lalu Shely menuju kamar mandi. Tak berapa lama Shely pun datang dengan wajah segar.
"Ayo, aku sudah lapar"ucap Baekhyun lalu disusul Shely dari belakang.Baekhyun dan Shely pun turun menuju ruang makan lalu disambut hangat oleh Mama dan Papa.
"Selamat Siang,Sayang"sapa Mama pada Shely.
"Siang Ma"jawab Shely.
"Aku gak disapa nih Ma?"Goda Baekhyun.
"Selamat Siang anak Mama sayang"sapa Mama.
"Siang juga Mama ku sayang"kata Baekhyun.
"Kalian duduk lah"ujar Papa.
Keluarga Byun akhirnya makan siang dengan tentram.Akhirnya Mama pun buka suara.
"Kapan aku akan menimang cucu"goda Mama dan lansung Shely tersedak akan perkataan Mama lalu Baekhyun memberi air putih kepada Shely.
"Mama,apa apaan sih?"ucap Baekhyun.
"Gak salah kan?"Mama cengengesan.
"Tapi gak saat makan juga kali Ma. Lihat nih Shely sampai tersedak"bela Baekhyun.
"Iya-iya"jawab Mama.
Akhirnya makan siang pun selesai Baekhyun pamit ke atas dan Shely membantu Mama cuci piring meski ditolak Mama berulang kali akhirnya menyerah juga karena Shely pantang menyerah.
"Apa kau bahagia menikah dengan anak Mama"tanya Mama.
"Ehh Bahagia dong Ma"jawab Shely gugup dan ia terpaksa berbohong karena hati masih dimiliki oleh orang lain(Kim Taehyung)
"Kamu yakin?"tanya Mama sekali lagi.
"Yakin dong Ma"Shely lagi lagi berbohong ia tak ingin mengecewakan Mama mertuanya itu.
"Tapi serius loh, Mama. pengen punya cucu"kata Mama kembali ke pembahasan tadi saat makan.
"Iyah Ma nanti Shely bincangkan bareng Baekhyun"jawab Shely agar Mama mertuanya itu tak lagi mengatakan yang aneh aneh.
"Ngomong-ngomong,Oppa kamu kapan Nikah?"tanya Mama.
"Gak tau juga Ma"Shely merasa lega karena Mamanya telah berganti topik. Akhirnya mereka pun telah selesai mencuci piring dan Shely pamit ke Mama karena Shely akan ke kamarnya. Setelah sampai di kamar Shely melihat Baekhyun berganti pakaian, karena penasaran Shely pun bertanya.
"Kau mau kemana"tanya Shely.
"Ohh....tiba tiba saja Nayeon menelpon ku. Ia ingin aku ke rumahnya"jawab Baekhyun.
"Baiklah,apa kau juga makan malam disana? "tanya Shely lagi.
"Mungkin. Kalau begitu aku pergi dulu"pamit Baekhyun dan pergi meninggalkan Shely di kamar.
Entah mengapa Hati Shely terasa sedikit ngilu karena Baekhyun menyebut nama Wanita lain.
"Rasa apa ini?Mengapa perih sekali"ucap Shely sambil memegangi hatinya.
Apakah Shely telah berubah pikiran?
Akankah dia memberikan hatinya untuk Baekhyun?
Apakah sudah ada tempat untuk Baekhyun di hatinya?
__ADS_1
Pertanyaan itu muncul begitu saja di benak Shely