
Mereka akhirnya telah menyelesaikan makan siang dengan hening dan tenang.Shely,Nayeon dan Nata membereskan semua peralatan makan tersebut.
"Oppa,Mama dan Papa mertua aku dimana?Kan tadi disini?"tanya Shely pada Chanyeol.
"Astaga,padahal udah 1 jam pergi sadar nya baru sekarang. Kata Mama mertua ada urusan mendadak"jawab Chanyeol.
"Oh gitu ya"ucap Shely.
"Eonnie aku ke toilet sebentar ya"izin Nayeon.
"Okey"kata Shely.
Tak lama Nayeon berada di toilet, ponsel Nayeon berbunyi.Kebetulan Baekhyun masih duduk di meja makan dan ponsel Nayeon berada diatas meja.
Tertera Tulisan Emma di layar ponsel tersebut.
"Halo,Mama"jawab Baekhyun setelah mengangkat panggilan telpon tersebut.
"Ehhh,Baekhyun.Apa kabar sayang? Kamu udah baikan. Maaf ya Mama dan Papa gak bisa jenguk kamu karena masih ada urusan. Nanti kalau ada waktu kita datang ya"kata Mama merasa tak enak hati.
"Gak papa kok Malah, Baekhyun sehat kok"jawab Baekhyun cepat.
"Nayeon,mana?Kok Baekhyun yang jawab telpon nya?"tanya Mama.
"Nayeon di toilet Ma"ucap Baekhyun.
"Nayeon bisa nggak ginap di rumah mu. Soalnya Mama dan Papa belum bisa pulang untuk hari ini. Terus pelayan dirumah mudik karena ada urusan"Mama menjelaskan panjang lebar.
"Gak papa Mama. Lagian biar gak sepi juga disini"ujar Baekhyun.
"Ya udah Mama tutup telpon dulu ya. Jaga kesehatan mu. Salam sayang untuk Nayeon"kata Mama lalu menutup telpon.
Baekhyun kembali meletakkan ponsel Nayeon diatas meja. Setelah itu keluar lah Nayeon dari toilet.
"Nay, tadi Mama nelpon.Terus katanya kau nginap disini"ucap Baekhyun.
"Oke"jawab Nayeon.
"Whattt, Nayeon nginap disini.Kok aku jadi deg deg an gini ya"batin Jaemin yang tak sengaja mendengar obrolan Baekhyun dan Nayeon.
Mereka menghabiskan waktu menonton film.Tertawa,bergurau,bahkan teriak bersama tak kala saat menonton film horor.
"Kalau gitu,kita pulang dulu ya. Keburu malam"pamit Chanyeol.
"Iya, tapi jangan keluyuran lagi"nasehat Shely.
"Iya adikku sayang"Chanyeol mencubit pipi Shely.
"Woi, pipi istri ku nanti bengkak awas ya"ancam Baekhyun.
"Sibuk banget sih"jawab Chanyeol lalu pergi bersama Nata setelah berpamitan pada semua orang.
"Jae, kamu gak pulang?"tanya Nayeon buka suara.
"Ahahahahah, aku nginap disini juga kali"jawab Jaemin.
"Ehhh,bukan kau akan pulang.. "belum sempat mengucap kalimatnya Jaemin menginjak kaki Shely.
"Awwww,sakit ******"ujar Shely.
"Mulut mu bisa dijaga gak sih"bisik Jaemin.
"Kenapa?"tanya Nayeon.
"Tidak ada apa apa"kata Jaemin.
Baekhyun yang masih asyik dengan ponsel nya tak menghiraukan obrolan ke 3 manusia tersebut.
"Baek,kita ke kamar yuk"ajak Shely.
"Bentar, ini game nya hampir selesai"jawab Baekhyun yang masih saja bermain game.
"Ohhh gitu ya. Aku mau ke kamar, nanti bisa ke kamar sendiri kan?"ucap Shely.
"Iya, Iya sayang"Baekhyun mematikan ponsel nya.
"Nay, aku sudah buat baju ku dikamar mu. Kamar mu itu didekat kamar Jaemin"tunjuk Shely.
"Iya Eonnie"jawab Nayeon agak gugup.
__ADS_1
"Eonnie kenapa harus disamping kamar Jaemin sih?"batin Nayeon.
Baekhyun sudah sampai didalam kamar.
"Kau tuh ya, asyik main game mulu"Shely ngomel.
"Tambah cantik tau nggak kalau istri ku ngomel kayak gini"rayu Baekhyun.
"Hahahahaha,gak percaya"Shely tambah kesal.
"Kau tidur aku mau kebawah dulu "Shely hendak pergi langsung ditarik Baekhyun hingga wajah mereka hanya berjarak 2 cm saja. Bahkan hidung mereka sudah bersentuhan.
Deg...... Deg....... Deg...
Bunyi jantung Shely.
"Kau mengajak ku ke kamar tapi kau akan pergi?Itu tidak adil namanya"goda Baekhyun.
"Jadi aku harus bagaimana?"tanya Shely dan tentu saja masih dalam posisi tadi.
"Temani aku"ucap Baekhyun di telinga Shely.
"Tidak"tolak Shely dan hendak pergi.
Namun sebelum beranjak, Baekhyun sudah menangkap tengkuk leher Shely. Dicium nya bibir istrinya tersebut.Shely diam tak tahu mau berbuat apa, tak lama setelah itu Baekhyun mel*m*t bibir manis tersebut.Entah mengapa Shely ikut membalas ******* tersebut.
Baekhyun melepas ciuman tersebut karena mereka kehabisan oksigen.Posisi mereka sekarang Baekhyun sudah menindih Shely.
Baekhyun melakukan kissmark di leher jenjang Shely. Ia meninggalkan bekas kepemilikan disana.
Saat Baekhyun melihat piyama Shely ingin sekali ia melanjutkan aktivitas tersebut.Baekhyun mengakhiri karena ia tahu Shely belum siap.
"Tidurlah di samping ku, aku tahu kau belum. siap"ucap Baekhyun lalu mengecup bibir Shely sebentar.
Tersirat ada rasa kecewa di hati Shely. Sudah 3bulan mereka menikah. Sampai detik ini mereka bahkan melakukan nya.
"Baiklah"jawab Shely.
Mereka saling berpelukan dalam tidur, tetapi mereka tidak tidur ada sesuatu yang menganjal di hati mereka.
"Sayang,kau sudah tidur?"panggil Baekhyun.
"Ada satu hal yang ingin ku katakan"ujar Baekhyun.
"Apa?"tanya Shely penasaran.
"Bisakah kau memanggil ku Oppa?"ucap Baekhyun.
"Mwo?"Shely melepaskan pelukan nya karena mendengar perkataan Baekhyun barusan.
"Shireo?Aku tak memaksa mu"Baekhyun terlihat kecewa.
"Tidak, aku menyukai nya. Baekhyun Oppa. Oppa ku sayang"jawab Shely lalu memeluk Baekhyun karena ia tahu bahwa pipi sudah seperti tomat sekarang.
"Gomawo. Saranghae"ucap Baekhyun pelan.
"Nado Saranghae"balas Shely dalam dekapan Baekhyun.
Mereka tidur dengan rasa cinta dihati.
Semua rasa sakit di masa lalu hilang di ganti kan dengan rasa cinta.
Namun lain hal dengan Nayeon yang tak bisa tidur.Nayeon memilih pergi ke balkon untuk mencari udara segar.
Begitu juga dengan Jaemin.Rasa nya ia ingin sekali memeluk Nayeon dari belakang.Kalian mungkin tak percaya cinta pandangan pertama. Tapi Jaemin mengalami nya.
"Hei, kau tak bisa tidur?"tanya Jaemin pura pura padahal ia sudah tahu pasti jawaban nya.
"Iya"jawab Nayeon gugup.
"Sangat indah bukan pemandangan dari atas balkon istana hyung"ujar Jaemin.
"Sangat indah.Aku bahkan terpukau"kata Nayeon.
"Aku juga akan membeli rumah seperti ini saat aku menikah nanti"ucap Jaemin pelan.
"Kapan kau akan menikah?"tanya Nayeon yang tiba tiba bicara santai.
"Entah lah,aku juga belum memikirkan nya"jawab Jaemin.
__ADS_1
"Kalau boleh aku tahu, seperti apa calon suami idaman mu?"tanya Jaemin penasaran.
"Dulu aku ingin mempunyai suami seperti Baekhyun.Baik,ramah,penyayang,sabar,manis,tampan dan peduli pada sesama"ucap Nayeon sambil tersenyum.
"Iya, Hyung itu idaman semua wanita"Jaemin terlihat kecewa.
"Iya,aku masih terlalu muda waktu itu. Aku berpikir Baekhyun adalah pasangan hidupku. Ternyata ada wanita lain yang lebih layak dan lebih tepat untuk Baekhyun.Sekarang aku tak menentu kan seperti apa tipe suami ku nanti,yang penting dia adalah pria yang baik, jujur, tulus dan menerima ku apa adanya"ucap Nayeon panjang lebar.
Jaemin yang mendengar jawaban Nayeon itu merasa bahagia.Jawaban gadis itu sangat dewasa dan pengertian.
"Kau lebih dewasa dari kelihatan nya"puji Jaemin.
"Terimakasih"jawab Nayeon.
"Tapi aku mau ngomong sesuatu"Jaemin gugup.
"Ya?Apa itu?"ujar Nayeon.
"Aku ingin...... anu itu aku ingin......"Jaemin gugup.
"Hei, bicara lah aku mendengar mu"Nayeon tersenyum.
"Aku ingin mengajak ku berkencan"kata Jaemin cepat lalu menutup matanya karena tak sanggup melihat reaksi Nayeon.
Nayeon yang tadi nya tersenyum tiba tiba terpaku. Tak tahu menjawab apa, seketika mulut nya seperti terkunci. Jaemin pun memberanikan dirinya untuk membuka mata agar melihat Nayeon.
"Apa kau menolak ajakan ku?"tanya Jaemin dengan nada kecewa.
"Buk..... Bukannn... seperti itu.Aku hanya tak tahu menjawab apa"ujara Nayeon gugup.
"Baiklah aku tak memaksamu"kata Jaemin.
"Aku mau. Kita pergi kemana??"tanya Nayeon pada Jaemin.
"Akan ku pikirkan. Yang pasti besok setelah makan pagi kau bersiap lah"ucap Jaemin merasa bahagia.
"Baiklah, aku ke kamar dulu. Aku sekarang sudah mengantuk"Nayeon berlari karena ia merasa sangat malu.
Deg..... Deg... Deg....
Nayeon memegangi jantung nya yang sudah berdetak kencang.
"Nayeon kau kenapa?"
"Jaemin hanya mengajak ku berkencan belum pacaran"
"Fokus Nayeon"
Batin Nayeon.
❤Happy Reading❤
Jangan Lupa👇👇👇👇
Like 👍
Coment 🗨
Favorite ❤
Rate 5 ⭐
Dan Vote jangan lupa ya
Salam Manis untuk para Readers.
Terutama K-popers.
Terkhusus EXO-L.
AERI SARANGHAE
And
🎃Happy Halloween🎃
Enjoy The Your Weekend Guysss
__ADS_1