Baekhyun Adalah Takdirku

Baekhyun Adalah Takdirku
Pengakuan Nayeon


__ADS_3

Baekhyun telah sampai di rumah Nayeon, ia pun memarkir mobilnya. Sebenarnya Baekhyun merasa tidak nyaman meninggalkan Shely dirumah namun ia menepis itu karena masih panas mengingat kemesraan Shely di paris dengan Taehyung.Baekhyun pun akhirnya masuk lalu disambut hangat dan pelukan oleh Mama Nayeon.


"Wahh Baekhyun sudah datang,kamu gak tau Mama sangat rindu pada mu"ucap Mama Nayeon.


Nayeon dan Baekhyun pernah berpacaran ketika mereka kelas 1 Smp namun hubungan mereka kandas dikarenakan Nayeon melanjutkan pendidikan ke London dan ia baru kembali ke Korea setelah Nayeon menyelesaikan kuliah S1 nya. Alasan mereka bertemu di Paris ya karena Nayeon liburan.Semenjak Baekhyun pacaran dengan Nayeon bahkan sampai mereka sudah putus sekali pun hubungan mereka masih sangat akrab.Bahkan Baekhyun memanggil ke dua orangtua Nayeon dengan sebutan yang Nayeon juga panggil (Mama&Papa).


"Benarkah seperti itu?Papa mana?"tanya Baekhyun.


"Iya.Papa masih dikantor"jawab Mama.


Nayeon menyaksikan tingkah Mama nya dan Baekhyun hanya tertawa merasa senang karena sifat Baekhyun yang bisa menyenangkan setiap orang didekatnya.Nayeon tiba tiba teringat kejadian mereka berkencan di taman hiburan bertahun-tahun lalu.


FLASHBACK


"Baekhie,aku mau naik Roller coaster deh"ajak Nayeon.


"Kau serius, mau itu Nay?"tunjuk Baekhyun ke arah area permainan roller coaster.


"Kenapa? Kau pikir aku takut?"Nayeon memanyum kan bibirnya.


"Tidak,sayang.Baiklah kita naik itu"Baekhyun mengandung tangan Nayeon.


Seketika pipi Nayeon merona karena Baekhyun memanggil nya dengan sebutan 'Sayang'.


Namun,sebelum sempat menaiki wahana tersebut Baekhyun melihat seorang anak kecil menangis.


"Nay, tunggu. Lihatlah adik kecil itu menangis" Baekhyun menunjukkan pada Nayeon dan mereka berdua menghampiri anak kecil itu.


"Kamu kok nangis,dek?"tanya Nayeon.


"Mama kamu dimana, sayang?" Baekhyun bertanya dengan penuh perhatian membuat Nayeon terpana.


"Hiks..... Hiks...... Hiks... gggakkk tauuuu Kkaaakkk" anak kecil itu menangis sambil sesenggukan.


"Kok kamu bisa tinggal?Ya udah jangan nangis"bujuk Nayeon.


"Jangan nangis ya dek. Mau es krim, atau permen atau gulali" Baekhyun menawarkan nya makanan manis.


"Kkkaakk mmmaaauuu belliin?"tanya adik kecil itu dengan nada sesenggukan.


"Kakak beliin tapi jangan nangis ya" ujar Baekhyun.


"Iya kak"jawab anak itu cepat.


"Nay, jagain dulu ya.Aku beliin dulu"kata Baekhyun lalu pergi.


"Kita duduk disini sambil nunggu kakak yang tadi ya"ajak Nayeon lalu mereka duduk di bangku umum taman hiburan tersebut.Tak berapa lama kemudian Baekhyun datang dengan membawa es krim,permen dan juga gulali.


"Nah, ini dia untuk adik kecil yang cantik"ucap Baekhyun.


"Makasih kak"ucap anak itu lalu memakan es krim rasa vanila.


Baekhyun dan Shely merasa tenang setelah melihat anak itu melahap es krim nya.


"Baek, untuk ku mana?"kata Nayeon.


"Ini, sayang. Rasa strawberry kan? "lalu memberikan es krim tersebut kepada Nayeon.


Tiba tiba Nayeon kembali merona akibat perkataan Baekhyun.


"Sayang, kau sakit? " Baekhyun menempelkan punggung tangannya ke kening Nayeon.


"Ihh,apa apaan sih. Aku gak sakit kok"Shely menepis tangan tersebut.


"Ehh kamu merona ya. Tuh tuh lihat wajah kamu makin merah aja"tunjuk Baekhyun.


"Enggak kok" Nayeon memegangi pipi nya yang merah.


"Enak kan dek"Baekhyun mencari topik yang lain dan membiarkan Nayeon yang sudah merona.


"Enak banget kak"kata anak itu senang.


"Ya udah kita nungguin Mama kamu disini ya" saran Baekhyun dan dibalas anggukan oleh anak kecil itu. Lelah menunggu berjam jam Nayeon tertidur di pundak Baekhyun sedangkan anak kecil tersebut bermain ponsel Baekhyun.


"Kau sangat cantik bahkan saat tidur seperti ini membuat semakin menyukai mu" batin Baekhyun lalu ia menyeka rambut Nayeon yang telah menutupi wajah yang membuat Baekhyun jatuh hati.Tak berapa lama Nayeon tertidur datang lah ibu dari gadis kecil itu.


"Sayang,kamu dari mana saja. Mama sudah lelah mencari kamu?" Mama dari gadis kecil tersebut pun memeluk anak dan tak lama kemudian melihat Baekhyun.


"Nay, bangun"panggil Baekhyun pelan dan akhirnya Nayeon pun terbangun dan melihat Mama dari anak kecil itu telah datang.


"Terimakasih banyak ya telah menjaga kalau gak ada kalian Ahjumma pasti sudah gila saat ini"kata Mama gadis kecil itu.


"Gak apa apa Ahjumma. Lain kali hati hati" Baekhyun mengingatkan.


"Iya, makasih ya nak"ucap Ahjumma itu sekali lagi.


"Makasih ya kak"ucap gadis kecil itu lalu memberikan ponsel Baekhyun.

__ADS_1


Baekhyun pun jongkok agar tinggi nya sama dengan gadis kecil itu.


"Sama sama gadis cantik"Baekhyun menyentuh ujung hidung gadis kecil itu.


"Nama kakak berdua siapa?" tanya gadis kecil itu.


"Nama kakak Baekhyun dan kakak yang cantik itu Nayeon. Ehh nama mu siapa gais cantik?" goda Baekhyun.


"Soo Ah. Kim Soo ah"lalu gadis kecil itu mendaratkan ciuman di pipi Baekhyun dan mereka pun pergi.


"Sampai jumpa Soo ah" Baekhyun melambaikan tangan nya dan dibalas Soo ah juga.


"Baekhie, kita gak jadi naik roller coaster nya"ucap Nayeon.


"Astaga, aku bahkan sudah lupa kita mau naik wahana apa kesini"jawab Baekhyun.


"Tapi, It's okey .Pengalaman hari ini lebih seru"Nayeon tersenyum.


"Kau sangat cantik, sayang"lalu Baekhyun pun menggandeng tangan Nayeon dan mereka pulang.


FLASHBACK END


"Ya udah kalian Nonton saja Mama akan buat cemilan" ujar Mama.


"Iya Ma"jawab Baekhyun lalu membawa Nayeon ke ruang nonton.


"Nay, Nonton film horor yuk"ajak Baekhyun.


"Ayo"jawab Nayeon cepat.


Mereka pun menonton film horor berjudul "The Counjuring"


Sepanjang film Nayeon teriak teriak gak jelas sedangkan Baekhyun tertawa melihat tingkah Nayeon dan pasti dibalas Nayeon dengan jitakan karena telah menertawakan nya dan tiba tiba Mama datang lalu spontan Nayeon memeluk Baekhyun.


"Ehemmm"Mama berdehem menandakan Bahwa mereka tidak berduaan tapi sudah bertiga.


"Kalau takut mending gak usah sok berani deh"ledek Mama ke Nayeon.


"Ihh Mama siapa yang takut sih? " Nayeon membela diri.


"Jadi yang teriak teriak gak jelas dan meluk Baekhyun itu apa namanya?"goda Mama.


Nayeon malu lalu menutup wajah nya dengan bantal sedangkan Baekhyun tertawa melihat itu.


"Ini camilan jangan terlalu lama nonton nya bentar lagi Papa pulang"ucap Mama.


"Papa"panggil Nayeon lalu memeluk Papa nya dan dibalas juga dengan kecupan diatas kepala nya Nayeon


"Ehh ada Baekhyun"ucap Papa lalu Baekhyun menyalam tangan Papa.


"Apa kabar, Pa"tanya Baekhyun.


"Seperti yang bisa dilihat Papa sangat sehat"jawab Papa.


"Iya Papa makin bugar aja" ucap Baekhyun.


"Udah Pa, Mandi sana dulu. Biar kita makan kasihan mereka pasti sudah lapar tuh" pinta Mama.


"Siap Nyonya Besar"sahut Papa lalu bergegas pergi agar tidak kena amukan dari Nyonya besar.


"Astaga Mama dan Papa seperti pasangan muda yang baru menikah aja"goda Nayeon di sambung dengan tawa Baekhyun.


Rumah Keluarga Byun


Shely yang sudah kelihatan cantik,rapi,wangi.Seperti akan pergi bersama seseorang.Shely pun turun dan minta izin pamit pergi ke Mama mertua nya.


"Ma,Shely pergi dulu ya"pamit Shely lalu mencium pipi Mama mertuanya.


"Yakin gak perlu diantar supir?"tanya memastikan.


"Yakin 100% Mama ku sayang"kata Shely lalu melangkah pergi.


"Be Carefull"pesan Mama.


Setelah Shely diluar rumah dia pun menelpon Chanyeol untuk menjemput nya.


*Telepon*


"Oppa, bisa jemput Shely nggak?"tanya Shely.


"Kapan?"tanya Chanyeol balik.


"Tahun depan bisa"jawab Shely setengah kesal dan dibalas dengan tawa Chanyeol.


"Kalau tahun depan kok nelfon nya sekarang"ledek Chanyeol.


"Oppa serius bisa nggak"kata Shely yang sekarang sudah kesal.

__ADS_1


"Ya udah, tapi setelah Oppa jemput kamu.Kita antar Nata dulu ya"Ujar Chanyeol.


"Okey"jawabnya.


"Itu aja?"goda Chanyeol lagi.


"Iya, Oppa ku sayang"jawab Shely tak ikhlas.


"Hahahahaha. Tunggu lah Oppa ku ini segera datang"jawab Chanyeol lalu diputuskan begitu saja dan Shely mendesak kesal karena tingkah Oppanya ini.Tak sesuai harapan,Shely menunggu kurang lebih 30 menit. Lalu lampu mobil pun akhirnya terlihat dan tak lain adalah mobil ferrari Oppa nya yang sudah membuat nya menunggu lama.


"Kok, lama banget sih Oppa"Shely pun protes begitu masuk ke dalam dan tidak menghiraukan kakak iparnya yang ikut juga di dalam mobil.


"Gak dikasih salam nih sama eonnie"kata Nata(Kakak ipar nya yang sebenarnya masih berstatus calon kakak iparnya).


"Ehh, Iya. Hi Eonnie" sapa Shely dengan Fake smile nya.


"Maaf ya ini semua diluar dugaan. Ini karena Oppa ku yang banyak mau nya"Nata menjelaskan.


"Baiklah,tak usah dipikirin Eonnie"jawab Shely.


"Ya udah kita antar Nata dulu baru Shely"ucap Chanyeol lalu menjalankan mobilnya.


"Ehh, Wait the minute apa maksudnya Eonnie tadi Oppa banyak maunya?"tanya Shely penasaran.


"Ahhhh itu.... itu.. "Nata gugup.


"Itu bukan urusan anak kecil"sambung Chanyeol karena ia melihat Nata bingung apa yang mau dia katakan.


"Ohh Kalian main rahasia ya"Shely menatap curiga.


"Enggak kok"Nata menjawab cepat karena ia tak ingin Shely curiga.


"Fine nanti juga ketahuan"kata Shely lalu memainkan ponselnya. Keadaan mobil kembali sunyi namun Shely mendengar candaan mesra Chanyeol dan Nata membuat nya muak.


"Akhirnya sampai juga"kata Chanyeol dan Shely berhenti bermain ponsel dan pamitan dengan kakak iparnya.


"Bye, sayang"Chanyeol mencium bibir Nata sekilas membuat Nata tertipu.


"Woi disini masih ada orang"teriak Shely.


"Hehehhehe, yakin gak mau aku bantu"Chanyeol menawarkan.


"Gak usah.Bye adek Ipar ku"Nata pun turun meninggalkan mereka dan Shely memperhatikan jalan Nata setelah Nata masuk kedalam rumah Chanyeol pun mengantarkan Shely.


"Ohhh Bagus ya Oppa.Kau pikir adikmu ini bodoh"Shely pun mendarat kan pukulan di kepala Chanyeol.


"Apaan sih"Chanyeol tak terima.


"Oppa, kenapa jalan Eonnie tadi aneh banget?"tanya Shely lalu menarik turun kan alisnya.


"Ya gak kenapa kenapa"Kata Chanyeol seperti menutupi sesuatu.


"Udah Oppa gak usah bohong.Semua udah jelas, lama datang jemput terus kata gak urusan anak kecil dan sekarang Eonnie kayak itu tadi apa coba namanya"Shely seperti mewawancarai pegawai baru.


"Iya Oppa ngaku deh"jawab Chanyeol lalu tersenyum.


"Ihhh mesum"ucap Shely.


"Suka hati lah, sekarang kamu mau kemana?"tanya Chanyeol.


"Kerumah Nayeon"lalu Shely memberi alamat Nayeon.


"Ohhh" jawab Chanyeol.


Karena rumah Nayeon tak terlalu jauh mereka sampai tak perlu memakan waktu yang lama.


"Bersenang senang lah adikku"kata Chanyeol lalu pergi.


Baekhyun akhirnya selesai makan malam dirumah Nayeon dan Baekhyun pun pamit pulang.Nayeon pun mengantarkan sampai pintu, namun saat Baekhyun hendak pergi Nayeon menahan nya.


"Baekhie, kenapa kita gak nyambung hubungan kita kembali seperti dulu kau tau sampai sekarang aku masih menyukai mu"tanya Nayeon dan tangannya masih memegang tangan Baekhyun.


"Bukannya aku tak mau,tapi aku sudah menikah Nay"jawab Baekhyun.


"Apa? MENIKAH?"Nayeon mengulang perkataan Baekhyun.


"Tapi kau tak memberitahu ku?, kau bahkan tak memakai cincin?, dan siapa yang beruntung dinikahi mu?"Nayeon memberikan begitu banyak pertanyaan.


"Iya, maaf pernikahanku juga mendadak.Aku tadi melepasnya saat mandi dan lupa memakainya,nanti juga kau tau. Kalau begitu aku pergi mungkin istri ku sedang menunggu"Baekhyun berbohong karena dia tahu Shely tak akan menunggu nya.


"Baiklah kalau begitu Baek, tapi bisa aku memeluk mu"ujar Nayeon.


"Tentu saja"Baekhyun pun memeluk Nayeon.


Tanpa mereka tahu sepasang mata telah melihat kemesraan itu tanpa tahu apa yang mereka bicarakan.Orang itu tak lain adalah Shely. Ia pergi tanpa arah ia menyesal mengikuti saran Mama mertuanya untuk menyusul Baekhyun ke rumah Nayeon karena Shely tak ingin Baekhyun terlalu lama dengan mantan kekasih nya itu sekaligus cinta pertama Baekhyun.Shely mengakui bahwa ia egois ia berhubungan dengan Taehyung tapi ia tak rela Baekhyun bersama gadis lain.


Ia menangis dan berlari tanpa arah dan tujuan yang ia perlukan saat ini adalah menenangkan hati nya yang saat ini sedang gusar.

__ADS_1


__ADS_2