Baekhyun Adalah Takdirku

Baekhyun Adalah Takdirku
Bertiga Satu Atap


__ADS_3

Taeyeon sudah diperbolehkan pulang oleh dokter.Membuat Shely merasa lega karena suaminya tak perlu lagi menemani Taeyeon 24 jam.Bahkan sudah berapa minggu tak bekerja karena Taeyeon, semua pekerjaan dilakuakan Elizabeth dan Lay.


Shely sudah muak dengan sikap manja dan mesra Taeyeon pada Baekhyun. Terkadang ia tak sadar bahwa mulutnya sudah mengumpat Taeyeon dan Shely lebih memilih pergi karena tak kuasa menahan rasa sesak berada didalam hati.


Shely sering menangis karena ia harus melihat kemesraan suaminya bersama orang lain. Walau hanya berpura pura tapi rasa sungguh sakit.


"Ya,Tuhan.Apa ini namanya karma. Apa karena aku pernah selingkuh dari Baekhyun. Tapi itu kan karena aku juga masih mencintai orang lain. Sekarang aku sudah mencintai suamiku. Waktu itu engkau bahkan hampir mengambilnya dan sekarang aku harus menahan rasa sakit ini sendirian.Tuhan maaf kan aku akan semua kesalahan dan dosaku"Shely berdoa dan memohon dalam hati setiap kali hati mulai merasa tergoncang.


Taeyeon pun duduk dikursi roda dan Baekhyun yang mendorong nya. Ia tak ingin di dorong siapa pun selain Baekhyun.


"Eomma, bagaimana kalau aku tidur dirumah Baekhyun?"ucap Taeyeon dan spontan membuat mata Shely terbelalak begitu juga dengan Baekhyun.


"Hei, apa maksudmu kau harus bersama orang tua mu"tolak Baekhyun secara halus karena tak ingin istrinya lebih sakit terlalu dalam.


"Tidak, aku mau bersama mu. Kau kan kekasih ku tidak ada salah nya aku bersama mu"ucap Taeyeon datar tanpa dosa.


"Tapi.... Tapi.... "Baekhyun gugup namun menoleh pada Shely seperti meminta izin dan dibalas anggukan oleh sang istri.


Padahal dari lubuk hati yang paling dalam Shely tak rela pasti suaminya akan selalu bersama Taeyeon seharian.Itu akan membuat hati nya yang sudah retak semakin banyak retakan disana.


Taeyeon pamit pada orang tuanya dan ikut bersama Shely dan Baekhyun kecastle. Karena Taeyeon tak ingat bahwa Shely dan Baekhyun adalah pasangan suami istri.


Taeyeon pun bertanya pada Shely saat wanita itu ikut masuk kedalam mobil Baekhyun dan seketika Shely ingin menjambak rambut gadis tak tahu diri dihadapannya ini.


"Shel, kok kamu ikut sih?Kamu kan sepupu nya Baekhyun"kata Taeyeon karena selama ini Shely diperkenalkan sebagai sepupu Baekhyun.


"Aku tinggal bersama Oppa Baekhyun"ucap Shely cuek.


"Jadi kalian satu rumah"ucap Taeyeon pelan.


Shely merasa sangat geram karena duduk dibelakang dan Taeyeon duduk disebelah Baekhyun.Jika bukan karena wanita gila ini sakit pasti hidupnya sudah tamat itu lah yang ada dibenak Shely.


Tak berapa lama mobil Baekhyun telah sampai kepada rumah indah milik pasangan Baekhyun dan Shely yang Taeyeon sama sekali tak ingat akan hal itu. Sesaat sampai dihalaman rumah Baekhyun yang luas Taeyeon merasa sakit kepala yang amat sangat.


"Ahhhhh........ sakit sekali... "Taeyeon memegangi kepalanya yang masih terbalut perban.


"Kau kenapa?"tanya Baekhyun.


"Sakit sekali........ Kenapa tiba tiba aku mengingat bahwa aku pernah kesini sebelum nya. Apa aku pernah kesini?"tanya Taeyeon.


"Tidak ini pertama kalinya kau kemari"Baekhyun berbohong karena sebelum kecelakaan terjadi Taeyeon datang kerumah mereka terlebih dulu.


"Sayang, jangan tinggalkan aku"Taeyeon memeluk Baekhyun.


Shely yang melihat hal itu langsung keluar dari mobil dan membanting pintu mobil sangat keras dan membuat Taeyeon terkejut.


Baekhyun merasa sangat bersalah, lagi lagi istri cantiknya sakit hati. Shely menyeka air mata yang keluar dari matanya.

__ADS_1


Taeyeon masuk kedalam rumah menggunakan kursi roda.Taeyeon ingin tidur disebelah kamar Baekhyun.Namun karena ia masih dikursi roda dan otaknya belum bisa peka terhadap keseimbangan membuat ia tidur di lantai bawah.


"Kau beristirahat lah. Aku akan mandi"ucap Baekhyun.


"Sayang, temani aku sampai tidur"pinta Taeyeon.


"Baiklah"Baekhyun kembali duduk setelah tadi berdiri ingin pergi.


Taeyeon mulai memejam kan matanya. Menuju alam mimpi yang indah dengan seorang pangeran yang menemani nya tidur namun hal itu sangat salah karena sang pangeran telah memiliki sang pujaan hati.


Ia hanya melakukan itu karena wanita itu sedang sakit dan tak boleh merasa syok.


"Aku saja tidak pernah ditemani Baekhyun begitu. Dan dia hanya mantan kekasih nya bisa mendapatkan moment langkah itu"ucap Shely pelan dan berbalik kareba tak ingin tambah sakit hati lagi.


Baekhyun melihat Shely yang pergi dan menyusul Shely agar istrinya tersebut dapat memaklumi situasi nya.


"Sayang"panggil Baekhyun namun Shely mengabaikan panggilan pria tersebut sampai Baekhyun meraih tangan Shely dan memutar balik badan wanita yang berstatus istrinya.


Terlihat mata yang merah dan sembab dan suara tangis yang ditahan. Baekhyun memeluk wanita yang telah mengisi ruang dihatinya tersebut.


"Lepasin Oppa.Aku lelah, nanti aku mau memasak"Shely ingin melepaskan pelukan Baekhyun.


"Sayang, kenapa kau menangis?"tanya Baekhyun setelah melepaskan pelukan nya dan beralih menatap wajah Shely.


"Bukan kah sudah cukup jelas kenapa aku menangis?"Shely kembali bertanya.


"Are you sure?Oppa tak akan meninggalkan ku dalam keadaan susah dan senang walaupun lebih banyak susahnya"ucap Shely.


"Iya sayang"Baekhyun mencium bibir istrinya tersebut bahkan **********.Sudah berapa minggu ia tak merasakan bibir sexy istrinya tersebut.


"Woii,mesraan nya didalam kamar dong"teriak Jaemin begitu masuk kedalam rumah.


"Sibuk amat"ucap Baekhyun setelah melepaskan ciuman tersebut.


"Kalian tuh ya kencan mulu.Gak bosan bosan apa"Shely mengalih kan pembicaraan.


"Namanya juga pasangan baru"kata Baekhyun lalu mereka pergi kedalam kamar masing masing.


Siang berganti malam sang mentari telah berganti dengan sang bulan beserta benda kecil berkelas kelip bernama bintang.


Nayeon dan Shely memasak bersama.


Dirumah Shely ada pembantu tapi sebagai pembersih rumah. Shely hanya ingin memasak buat suaminya bukan masakan orang lain.


Taeyeon pun keluar menggunakan kursi rodanya.Shely sudah menatap tajam Taeyeon begitu keluar dari kamar.


"Hi, Baekhyun mana?"tanya Taeyeon.

__ADS_1


"Dikamar ia sedang mandi"jawab Shely tanpa melihat Taeyeon.


Nayeon yang sudah paham situasi itu hanya diam saja sambil mengaduk aduk sup ayam didalam panci.Tak begitu lama makanan sudah terhidang diatas meja.Baekhyun pun turun dengan rambut yang masih basah membuat karisma nya semakin Shely terpana.


"Sayang, sini duduk disamping ku"ajak Taeyeon seraya menepuk kursi disebelah nya.


"Baiklah"jawab Baekhyun lalu duduk.


Makan malam berlangsung dengan hening tanpa suara. Biasanya akan ada sedikit candaan diantara mereka, namun saat Taeyeon datang entah kenapa mereka enggan membuka suara.


"Terimakasih atas makanannya"ucap Taeyeon lalu menarik kursi rodanya dan berpindah duduk ke kursi roda.


"Oh Iyah. Karena besok hari minggu kita harus cepat bangun. Karena kita akan ibadah gereja jadi jangan ada yang terlambat bangun"kata Shely.


"Baik boss"jawab Baekhyun, Nayeon,dan Jaemin bersamaan hanya Taeyeon yang sedikit bingung.


"Tapi, aku tidak membawa dress"ucap Taeyeon.


"Aku bisa meminjamkannya.Sekarang kau lebih baik istirahat dan cepat SEMBUH"Shely menekan akhir kalimatnya.


Jaemin dan Nayeon hanya menggelengkan kepala. Nayeon juga tak bisa membayangkan bagaimana jika ia diposisi Shely pasti Nayeon akan merasakan hal yang sama. Rasa sakit, marah, kesal tapi tak tahu harus bagaimana.


❤Happy Reading ❤


Jangan Lupa 👇👇👇👇


Like 👍


Coment 🗨


Favorite ❤


Vote juga jangan lupa ya


Agar aku semangat untuk update episode selanjutnya.


Salam Manis untuk para Readers


Terutama K-popers


Terkhusus EXO-L


AERI SARANGHAE



Mantan(Manis Di Ingatan)

__ADS_1


__ADS_2