
Kelima manusia itu telah bersiap untuk beribadah ke gereja.Kedua pangeran tampan dan tiga bidadari cantik.Namun sangat disayangkan hanya seorang bidadari yang belum mempunyai pasangannya dan mengklaim suami orang adalah kekasih nya karena ia kehilangan sebagian ingatannya.
Byun Baekhyun, Byun Shely,Kim Nata,Na Jaemin dan yang terakhir Kim Taeyeon. Mereka sudah berada didalam satu mobil untuk berangkat ke gereja.Didalam mobil suasana sangat hening seperti tidak ada kehidupan didalam nya.
Mobil itu melaju ke sebuah gereja indah dan klasik yang sebelumnya belum pernah dikunjungi oleh mereka.Baekhyun sengaja tidak beribadah digereja biasanya mereka beribadah karena semua jemaat gereja disana tahu bahwa Shely adalah istri nya.Berita itu pasti akan memengaruhi kesehatan mental Taeyeon.
Mereka pun memasuki gereja yang sangat indah tersebut lalu duduk bersama.Saat acara ibadah akan dimulai salah seorang jemaat menghampiri mereka berlima.
"Selamat hari minggu"sapa seorang wanita paruh baya.
"Selamat hari juga untukmu"jawab mereka semua serentak.
"Bisakah salah satu diantara kalian menolongku?"ucapnya.
"Tentu saja. Apa yang bisa kami bantu?"tanya Shely.
"Anggota paduan suara kami kurang satu dapatkah salah satu wanita ikut bergabung?"kata wanita itu.
"Tentu saja,aku akan membantu"ucap Taeyeon.
Taeyeon sangat handal dan mahir dibilang bernyanyi. Suara yang indah dan lembut pasti akan memukau paduan suara di gereja.
"Tidak, Taeyeon kau sedang sakit. Biar aku saja"Shely berdiri menghampiri wanita paruh baya tersebut.
"Baiklah.Semoga cepat sembuh dan kapan kapan bergabung lah dengan kami"kata wanita itu sebelum pergi bersama Shely.
Baekhyun terkejut karena selama tinggal bersama Shely. Ia tak pernah melihat istrinya tersebut bernyanyi dan sekarang akan menjadi pengalaman pertama nya melihat istrinya itu bernyanyi bersama anggota paduan suara gereja.
"Tidak perlu terkejut begitu.Shely sangat pandai bernyanyi. Dulu ia adalah vokal utama klub teater di sekolah"bisik Jaemin.
Suara lonceng gereja berdentang pertanda ibadah akan dimulai.Ibadah dibuka dengan ucapan selamat hari minggu dari pendeta sebagai Liturgis.Baekhyun sangat terpukau akan alunan musik indah dari gereja tersebut sepertinya jemaat bertalenta berkumpul di gereja indah ini.
Anggota paduan suara sudah mengambil tempat dibagian altar depan gereja.Suara indah para wanita terdengar memenuhi ruangan mereka menyanyikan lagu You Raise Me Up milik Weslife.Baekhyun kaget mendengar suara indah nan tinggi milik Shely istrinya yang tak pernah ia dengar sebelum nya.Ditambah part high notes diambil alih oleh suara Shely membuat Baekhyun semakin merasa bahagia menjadi suami dari Shely.
Ibadah telah selesai dengan baik dan lancar. Mereka pun keluar setelah bersalaman dengan para jemaat lainnya. Shely merasa bahagia dan melupakan rasa sakit dihatinya setelah bersekutu dengan Tuhan di gereja.Mereka pulang dengan hati yang damai dan bahagia.
Sepanjang perjalanan pulang lagi lagi suasana mobil hening seperti tak ada manusia didalamnya.Suasana itu berubah semenjak Taeyeon datang.Setelah sampai didalam rumah, Shely dan Nayeon bergegas ke dapur untuk menyiapkan makan siang.
Sekitar 10 menit mereka didalam rumah terdengar pintu begitu saja terbuka dan ada suara seorang gadis tengah berteriak.
"Selamat hari minggu, Soo Ah datang. Uncle Aunty"panggil gadis kecil yang tak lain keponakan Shely.
"Soo Ah ini bukan hutan jadi tak perlu teriak kami mendengar mu"jawab Shely.
__ADS_1
"Hahahaha, Sorry"ucap Soo Ah lalu menghampiri Shely didapur.
"Bagaimana keadaan Mommy dan Daddy?"tanya Shely.
"Big Uncle and Big Aunty selalu sehat"kata Soo Ah.
Soo Ah memang menginap dikediaman keluarga Shely. Karena rindu dengan orangtua Shely yang sudah ia anggap seperti Mama dan Papa selama dikorea.
"Uncle, sama Oppa Jaemin dimana?Eonnie kabar baik nggak?"tanya Soo Ah pada Nayeon.
"Eonnie selalu baik.Uncle dan Jaemin sedang main game"ucap Nayeon.
"Okelah,aku akan disini melihat wanita cantik memasak agar aku bisa pandai nanti"ujar Soo Ah.
Mereka bertiga asyik becanda tiba tiba datang lah Taeyeon seperti tak suka mendatangi mereka ke dapur.
"Siapa sih yang teriak teriak padahal aku mau tidur tadi jadi keganggu sama suara gak jelas tadi"ucap Taeyeon kesal.
"Ehhhh,Ahjumma siapa ya?Datang main nyerocos aja"jawab Soo Ah sinis.
"Aku Taeyeon dan kau anak kecil ngomong nya bisa sopan nggak?"Taeyeon bertambah kesal.
"Suka suka hati saya dong. Situ juga datang main marah marah gak jelas. Lagian ini kan rumah Uncle saya kok Ahjumma keberatan sih?"Soo Ah semakin emosi.
"Uncle? Baekhyun? Saya pacarnya dan ingat saya bukan wanita tua yang kamu panggil Ahjumma"Taeyeon beneran marah.
"Maafkan keponakan ku ya Taeyeon"Shely menyesal.
"Aunty nya baik sedangkan keponakannya kayak preman jalanan"sindir Taeyeon lalu pergi.
Setelah Taeyeon kembali memasuki kamarnya baru lah Shely melepaskan tangannya dari mulut Soo Ah. Agar pertengkaran itu tak semakin di stadium lanjut. Shely tahu persis seperti apa keponakannya tersebut ia tidak akan tinggal diam jika seseorang merendahkan nya.Maklum jiwa anak tomboi memang selalu berapi api beruntung Taeyeon ada dikursi roda jika tidak Taeyeon mungkin telah patah tulang akibat bantingan Soo Ah.
"Aunty,kenapa menghentikan ku. Seharusnya aku memberikannya bogemku"Soo Ah mengepalkan tangannya.
"Dengarkan Aunty baik baik. Taeyeon sedang sakit dan kita tak boleh membuatnya mengalami syok berat"kata Shely dan membuat Soo Ah bingung.
Shely menjelaskan semuanya dari awal tidak ada kata yang ditambahi atau dikurangi.Soo Ah merasa iba dengan peristiwa yang terjadi dengan Aunty karena ia harus berpura pura tidak menjadi istri Baekhyun.Bahkan Unclenya harus melepaskan cincin nikah demi kesehatan Taeyeon.
Shely merasa sedikit terhibur berkat hiburan keponakannya tersayang.Jaemin dan Baekhyun pun keluar setelah dipanggil untuk makan siang.
Setelah aktivas mengisi perut tersebut, Baekhyun membawa Taeyeon kekamar untuk tidur siang.Shely menatap sinis pada Taeyeon yang sudah masuk kedalam kamar.
"Sayang"panggil Baekhyun setelah keluar dari kamar Taeyeon.
__ADS_1
"Iyah?"jawab Shely.
"Kau mau kemana?"tanya Baekhyun karena melihat Shely menaiki tangga.
"Aku mau ganti baju Oppa"ucap Shely.
"Tak perlu ganti baju.Ayo kita keluar hari ini teman sekelas mengadakan reunian"ucap Baekhyun.
"Jongmal?"Shely bertanya memastikan.
"Iyah,buruan nanti kita telat"kata Baekhyun.
"Tapi Taeyeon"ujar Shely.
"Dia sudah tidur"Baekhyun menggenggam tangan istrinya dan Shely melihat dijari Baekhyun telah terpasang kembali cincin pernikahan tersebut membuat hatinya merasa bahagia.
Shely dan Baekhyun pergi menuju tempat acara reunian teman SMA Baekhyun.Shely sudah mencatat dihatinya ia tak akan merasa sedih lagi jika sikap Baekhyun terhadap Taeyeon.Karena ia tahu Baekhyun sangat mencintai dirinya.Semua ia dapatkan karena satu kalimat dari gadis kecil yang berstatus sebagai keponakannya.Usianya yang masih muda tapi perkataannya sangat memotivasi.
"Hati Yang Gembira adalah Obat"
Satu kalimat itu berhasil membuat Shely merasa bersemangat.Biar Pahit asal menyembuhkan
❤Happy Reading ❤
Jangan Lupa 👇👇👇👇
Like 👍
Coment 🗨
Favorite ❤
Rate 5 ⭐
Vote jangan lupa ya
Agar aku semangat untuk update episode selanjutnya.
Salam Manis untuk para Readers.
Terutama K-popers.
Terkhusus EXO-L.
__ADS_1
AERI SARANGHAE