Baekhyun Adalah Takdirku

Baekhyun Adalah Takdirku
Rasa Sakit?


__ADS_3

Shely yang terus berlari sambil menangis tanpa arah tujuan dengan perasaan yang sama sekali belum pernah ia rasakan namun tiba tiba muncul saat ia melihat Baekhyun memeluk wanita lain.Shely berlari terus melangkah lan kakinya agar jauh dari tempat itu.Entah bagaimana ia sampai di Sungai Han Shely menangis sekuat yang bisa mungkin bahkan ia sesekali berteriak melampiaskan semua amarah nya.


"APA INI? PERASAAN APA INI? MENGAPA KAU PRIA PERTAMA YANG MELAKUKAN INI PADAKU?AKU TIDAK MENCINTAIMU TAPI MENGAPA RASA SAKIT. AHHHHHHH"teriak Shely.


Baekhyun pun pulang setelah bertamu dari rumah Nayeon.Setelah ia membuka pintu terlihat Mama seperti sedang menunggu kepulangan nya.


"Malam, Ma.Kenapa menunggu ku?"tanya Baekhyun.


"Malam,sayang.Shely mana?"Mama nanya balik.


"Lah, kok Mama nanya ke Baekhyun.Shely kan gak ikut bareng aku pergi Ma"Baekhyun menjelaskan lalu melangkah kan kaki menuju dapur untuk mengambil air putih.


"Tapi Shely nyusul kamu loh kerumah Nayeon, emang gak ketemu disana"tanya Mama sedikit khawatir.


Baekhyun yang sedang meneguk segelas air putih langsung menyemburkan air tersebut dari mulutnya karena terkejut dengan ucapan Mama nya.


"Mama jangan becanda deh, Shely gak datang kok"ucap Baekhyun.


"Jadi Shely kemana kalau tidak menyusul mu? ujar Mama mulai khawatir sambil menggigit jarinya. Baekhyun dengan sigap menenangkan Mama dan mengambil segelas air putih.


"Mama tenang dulu dong. Minum dulu"kata Baekhyun lalu mendidik kan Mama dan memberi segelas air putih.


"Gimana mau tenang, menantu Mama diluar sana sendirian,malah sudah tengah malam"ucap Mama.


"Iya, Ma.Baekhyun cari Shely"Baekhyun pun merogoh saku celana mencari sesuatu yaitu ponsel nya. Baekhyun pun menelpon Shely namun ponsel tersebut berada diluar jangkauan.Entah mengapa Baekhyun menelpon Taehyung(ia mendapatkan karena suatu saat akan memerlukan nomor Taehyung walau ia sebenarnya tak sudi menyimpan nomor tersebut tapi karena Shely berhubungan dengannya ia terpaksa)


*Bicara dalam telpon*


"Halo"Baekhyun membuka pembicaraan.


"Siapa ini? Aku tak mengenal mu"jawab Taehyung ketus.


"Ini aku Byun Baekhyun.Suami dari Park Shely"kata Baekhyun.


"Untuk apa kau menelpon ku,brengsek"kata Taehyung kasar.


"Aku tidak ada waktu untuk berdebat denganmu, apakah Shely sedang bersamamu sekarang"tanya Baekhyun.


"Kau menyebut dirimu seorang suami tapi kau tak tahu keberadaan istrimu.


"Bisa kau tak mengulur waktu?Bisa kah kau menjawab pertanyaan ku"Baekhyun kesal.


"Dia tidak ada bersama ku. Puas"jawab Taehyung.


"Baiklah. Kalau Shely menghubungi mu tolong kabari aku"pesan Baekhyun.


"Apa Shely pergi?"tanya Taehyung.


"Iya aku tak tahu dia pergi kemana"ujar Baekhyun.


"Dasar pria bodoh, aku akan mencari nya juga"ucap Taehyung lalu menutup telpon secara sepuhan membuat Baekhyun mengumpat Taehyung dalam hatinya.


"Apakah sudah ketemu?"tanya Mama.


"Belum,Ma.Tapi Mama gak usah khawatir Baekhyun akan cari Shely sampai ketemu"Baekhyun mengecup kening Mama nya lalu pergi dan mencari Shely. Baekhyun tak memberitahukan kepada Chanyeol maupun keluarga Park karena tak ingin mereka khawatir.Disisi lain Shely masih menangis di Sungai Han bertanya kepada dirinya mengapa dia seperti ini dan ia tak sadar bahwa sekarang sudah larut malam dan melihat ponsel penuh dengan panggilan tak terjawab dari Baekhyun.


"Tak usah sok peduli denganku urus saja cinta pertama mu itu"batin Shely setelah melihat ponselnya penuh dengan panggilan tak terjawab dari Baekhyun. Shely mematikan ponsel nya agar ia bisa menenangkan dirinya dengan suasana Sungai Han.


Baekhyun dengan perasaan khawatir mencari cari Shely keliling kota Seoul. Namun hasilnya masih saja nihil.


"Shely, kau dimana sih.Jangan membuat orang semua khawatir"batin Baekhyun.


Taehyung juga yang ikut mencari bernasib sama dengan Baekhyun.Namun ia memutuskan besok ia akan mencari Shely lagi, berbeda dengan Baekhyun yang senantiasa mencari Shely ia tak peduli ini jam berapa yang penting ialah menemukan Shely dan membawa nya pulang.


Sinar matahari pagi telah menyinari kota Seoul namun Shely masih saja belum ditemukan.Baekhyun merasa kacau dan ingin sekali menangis karena ia tak bisa memberikan tempat yang nyaman untuk Shely dan membuat Shely tak betah dirumah nya


"Apakah aku tidak ada sedikit tempat dihatimu untukku?"batin Baekhyun dan air mata telah lolos mengalir di pipinya.


Shely yang semalaman pergi ia menginap dihotel terdekat karena ia masih perlu menstabilkan perasaan jika bertemu Baekhyun.Ia masih bertanya mengapa bersikap egois kemarin padahal ia tak memiliki perasaan dengan Baekhyun.


09:00 KST


Shely pulang setelah merasa dirinya baik baik saja. Ia tak ingin semua anggota keluarga khawatir dengan nya.Shely pun pulang dan disambut dengan pelukan Mama.


"Sayang,kamu dari mana semalam?"tanya Mama setelah melepaskan pelukan nya.


"Aku reuni dengan teman SMA ku dan kami memutuskan menginap dihotel"Shely berbohong.


"Bukan kah kau menyusul Baekhyun"tanya Mama lagi.


"Tidak Jadi Ma"Shely berbohong lagi.


"Tapi mengapa tak menghubungi Mama atau Baekhyun.


"Maaf Ma. Ponsel ku semalam mati"lagi lagi Shely berbohong.

__ADS_1


"Ya sudah.Kamu mandi biar Mama nelpon Baekhyun karena kamu sudah pulang"ucap Mama dan Shely pun pergi menuju kamar nya.


"Maaf Ma membuat kalian khawatir dan Maaf telah membohongi mu"batin Shely.


Mama menghubungi Baekhyun dan mengatakan bahwa Shely telah pulang dengam selamat membuat Baekhyun merasa senang. Tak butuh lama Baekhyun telah sampai dirumah dan menyusul Shely ke kamar. Ia melihat Shely sedang berdiri menghadap cermin.


"Kau Darimana saja semalam?"tanya Baekhyun begitu melihat Shely di dalam kamar.


"Bukan urusan mu"jawab Shely dingin.


"Mengapa kau selalu saja bertindak begini, apakah karena perjodohan ini, kalau kau tak. senang berada bersama ku. Katakan saja jangan membuat yang lain khawatir "Baekhyun pergi namun Shely sempat melihat air mata telah lolos mengalir dipilih Baekhyun.


"Apakah kau begitu khawatir denganku?"batin Shely lalu menuju kamar mandi.


Setelah selesai mandi Shely pun turun ke bawah untuk sarapan namun mata melihat seorang gadis cantik membantu Mama mertuanya memasak.Ya orang lain itu tak lain adalah Nayeon.


"Duduk sayang,sebentar lagi masakan Mama siap kok. Ini Nayeon teman lama Baekhyun"Mama mengenalkan mau tak mau Shely duduk walau sebenarnya ia kesal melihat kedekatan Nayeon dan Mama.


"Ehhh bukan kah kau Shely.Mengapa kau berada Dirumah Baekhyun"tanya Nayeon polos.


"Shely menantuku Nayeon"jawab Mama dan Nayeon memperlihatkan ekspresi bingung.


"Jadi kalian Udah saling kenal"sambung Mama.


"Ehhh iiiyaaa Ma"jawab Shely cepat dan ia gugup karena yang Nayeon tahu ia adalah istri Taehyung karena pernyataan Baekhyun waktu bulan madu diparis.


"Bukan nya kau istr...... "belum sempat Nayeon melanjutkan ucapannya Baekhyun langsung datang dan memotong pembicaraan mereka.


"Mending kita makan dulu nanti aja ngobrol nya"Baekhyun seperti melindungi Shely karena ia tak mau Mama nya mengetahui bagaimana hubungan nya dengan Shely.


Shely akhirnya bisa bernafas lega setelah Baekhyun menyelamatkannya. Nayeon yang masih bingung pun duduk agar mereka sarapan. Ya Sarapan mereka telat dikarenakan menunggu Shely yang tak pulang semalaman. Karena masih bingung Nayeon memberi pesan ke Baekhyun melalui ponselnya


*Pesan*


🍭My Baekhie🍭


Apa maksudnya ini Baek?


Kau harus menceritakan semuanya padaku


09.32√√


^^^🐰Nayeon🐰^^^


^^^Iya,Nay nanti aku jelasin semua^^^


^^^09.33√√^^^


^^^Read^^^


"Kalian Udah dong main ponsel nya kita makan dulu"kata Mama agar Baekhyun dan Nayeon berhenti main ponsel.


"Iya Ma"jawab mereka serentak


"Kok mereka sangat kompak sih"batin Shely dengan melirik tajam Baekhyun namun Baekhyun tak menyadari nya. Semua hening menyantap makanan masing masing hingga Baekhyun buka suara.


"Ma, kok Papa gak ikut sarapan?"tanya Baekhyun.


"Subuh tadi Papa pergi ke luar kota urusan bisnis.Kamu sih cari Shely sampai gak tidur dan gak pulang"ucap Mama dan Shely kaget tak percaya.


"Apa?Baekhyun gak tidur"Shely spontan.


"Kamu sih pergi gak kasih kabar semuanya khawatir deh apalagi suami kamu"sambung Mama.


"Maaf ya Ma.Shely nyusahin kalian semua"Shely menyesal.


"Its Okey Honey. Itu adalah kewajiban seorang suami"ucap Mama tersenyum namun Shely memberikan fake smile dan ia merasa bahwa dirinya tak pantas disebut sebagai istri.


"Suami?Apa pernah aku dianggap nya suami nya?Cinta sepihak selalu berakhir Sad Ending"batin Baekhyun.


Setelah selesai makan Shely dan Mama mencuci piring.


"Ma, sebentar ya minjam Baekhyun nya"izin Nayeon ke Mama.


"Ehh jangan ke Mama dong nih istri Baekhyun"tunjuk Mama.


"Eonnie,aku minjam Baekhyun ya sebentar. Kita ada yang mau dibicarain kami didepan kok gak lama"ucap Nayeon.


"Iya"jawab Shely singkat namun dihatinya lain.Mereka pun pergi ke depan seperti nya urusan mereka sangat penting dan memilih bicara di luar.


"Minjam minjam emang Baekhyun barang apa?Udah Gitu sok manggil Eonnie lagi emang aki lebih tua darinya. Menyebalkan"Shely mengumpat dalam hati.


*Depan Rumah*


"Baek, aku butuh penjelasan semuanya"ucap Nayeon.

__ADS_1


"Baiklah. Kalau kau memaksa"jawab Baekhyun dan mulai bercerita. Baekhyun pun menceritakan awal mula pernikahan nya akibat perjodohan,acara bulan madu diparis, dan peristiwa ditahan hiburan yang membuat Nayeon salah paham siapa suami Shely yang sebenarnya.


"Oh My God.Jadi kalian menikah karena dijodohkan"Kata Nayeon tak percaya.


"Ya begitu lah"jawab Baekhyun.


"Oh rupanya kau belum bisa dapat pacar setelah putus dengan ku"goda Nayeon.


"Pede benar, aku punya juga ya tapi bernasib sama kayak kita pacaran lama ehh ujung putus"ujar Baekhyun.


"Cup..... cup.... Cup..... kasihan sekali Baekhie ku"Nayeon mengelus kepala Baekhyun.


"Udah Ahh Lagian kan aku sudah menikah"ucap Baekhyun.


"Tapi Shely kok tega masih berhubungan dengan Taehyung padahal dia kan sudah menikah"Nayeon berkomentar.


"Sudahlah.Mungkin saja dia masih belum menerima perjodohan ini.Tapi jangan bilang ke Mama ya aku takut Mama khawatir"pesan Baekhyun.


"Siap Boss. Emang kamu selalu mendahulukan perasaan orang daripada dirimu sendiri"kata Nayeon sembari mencubit pipi Baekhyun gemas.Lagi lagi Shely melihat mereka bahkan mendengar percakapan mereka, Shely langsung menangis dan berlari kekamar.


"Eitsssss, aku ingin bertanya sesuatu"ucap Nyaeon.


"Mau nanya apa?"jawab Baekhyun.


"Apa kau Mencintainya?"tanya Nayeon penasaran.


"Mau tau aja atau mau tau banget"goda Baekhyun.


"Jawab aja deh susah amat"Nayeon sedikit kesal.


"Ya kurasa aku sudah mencintai nya tapi mungkin hanya sepihak"kata Nayeon sambil mengaruk kepala nya yang tidak gatal.


"Astaga kau menyerah begitu saja?"pancing Nayeon.


"Mau gimana lagi?"Baekhyun pasrah.


"Semangat dong. Dulu tapi gak kayak gini"ledek Nayeon.


"Betul juga ya. Masih ada kesempatan"ucap Baekhyun.


"Nah gitu dong"mereka berdua tertawa terbahak-bahak.


Sedang kan Shely menangis didalam kamar.


"Apakah aku begitu jahat? Aku tak peduli dengan perasaan Baekhyun? Tapi aku tak memiliki perasaan apa pun padanya.Kami terikat karena perjodohan.Apakah aku harus menerima seperti yang dikatakan Oppa sebelum pernikahan ku waktu itu? Jika aku tak menyukai mengapa aku merasa geram jika dia bersama wanita lain"Shely terus bertanya kepada dirinya sendiri.Karena terlalu banyak berpikir ia tak sadar Baekhyun dari tadi mengetuk pintu.


"Kau tidak apa apa?"tanya Baekhyun.


"Iya"jawab Shely cepat karena pertanyaan Baekhyun membuat nya sadar.


"Mengapa mata mu sembab?"tanya Baekhyun lagi.


"Ohh, aku tadi menonton drama terus sedih.Aku terlalu lebar ya"ucap Shely berbohong.


"Tidak, nanti malam kita makan di luar apakah kau mau?"ajak Baekhyun.


"Baiklah aku mau"jawab Shely setelah berfikir bahwa ia harus baik kepada Baekhyun untuk seterusnya.


"Okey"kata Baekhyun lalu pergi namun ia heran kepada sikap Shely yang tak biasa Karena Shely selama ini sangat dingin dan jutek kepada nya. Tapi sekarang Shely mulai berbicara banyak padanya.Baekhyun merasa senang karena Shely mau makan malam dengan nya di luar.


Shely pun bersiap siap karena hari sudah mulai sore. Shely memilih pakaian apa yang cocok untuk dipakai nya namun satu baju pun ia rasa tak cocok.


"Mengapa aku bingung memilih baju padahal hanya untuk makan malam saja"batin Shely.


Sebelum nya ia tak pernah sebingung ini dalam memilih pakaian waktu makan malam dengan Taehyung sebab ia wanita yang mengerti fashion(fashionable).


19:00KST


Baekhyun menunggu dibawah setelah ia meminta izin kepada Mama bahwa mereka makan di luar.Tak berapa lama Shely pun menuruni anak tangga satu persatu membuat mata Baekhyun terpesona hingga tak berkedip.


Dress pink selulut



High Heels Dengan warna senada dengan dress



Telinga yang semakin indah dengan memakai Drop Earrings



Rambut yang digerai begitu saja dengan hairclip menambah kesan mewah ditubih Shely.


__ADS_1


Baekhyun sadar setelah Shely menegur nya dan Baekhyun pun mengajak Shely keluar menuju mobil ferrari kesayangannya. Diluar rencana skenario Shely menggandeng tangan Baekhyun membuat jantung Baekhyun berdetak dengan kencang.


"Apa ini mengapa jantung ku berdetak begitu cepat?"batin Baekhyun.


__ADS_2