
Matahari telah bersinar dan waktu telah menunjukkan pukul sembilan pagi. Namun pangeran yang sangat tampan masih sangat nyaman tidur. Hingga ada seseorang yang membangunkan nya karena ketukan pintu.
Tokkkk........ Tok.......... Tokkk............
"Baekhyun,bangun sekaranh sudah pukul sembilan"teriak seseorang.
"Iya aku bangun"ucap Baekhyun dan membuka pintu.
"Good morning Shely"sapa Baekhyun dengan senyuman manis nya.
"Aku mau pergi ke bandara"ucap Shely.
"Kenapa? Kau mau pulang?"tanya Baekhyun.
"Tidak.Aku mau menjemput Oppa"jawab Shely santai
"Chanyeol nyusul kesini"ucap Baekhyun.
"Ihhh, bukan Chanyeol tau. Tapi Taehyung"ujar Shely.
"Taehyung??? "hati Baekhyun kembali sakit mendengar itu.
"Kenapa kau tak suka"ucap Shely dingin.
"Ohh tidak. Aku akan ikut"kata Baekhyun.
"Tidak perlu"tolak Shely.
"Aku ikut. Tunggu sebentar aku cuci muka dulu"ucap Shely
10menit kemudian mereka pun berangkat menuju bandara. Setelah sampai mereka pun masuk ke bandara dan Shely langsung melihat Taehyung telah menunggu nya.
"Oppa"teriak Shely berlari kearah Taehyung dan memeluknya.
"Sayangku"ucap Taehyung dan membalas pelukan Shely.
"Oppa, Bogoshipeo"kata Shely manja.
"Nado"sambil mencium kening Shely
Shely tersenyum bahagia atas perlakuan manis yang di berikan Taehyung.
"Kau naik apa kesini, sayang?"tanya Taehyung.
"Itu,bersamanya"tunjuk Shely ke seorang pria yang sedang sakit hati melihat kemesraan mereka.
"Baekhyun"ucap Taehyung malas.
"Dia memakasa ikut"jawab Shely.
"Apa kalian satu kamar? "tanya Taehyung.
"Tidak, mana mungkin aku mau"ucap Shely.
"Ya udah. Kita ke mobil saja,Oppa lelah"kata Taehyung lalu menggenggam tangan Shely dan dibalas anggukan oleh Shely. Sesampai di depan mobil, Baekhyun lalu melempar kunci mobil kepada Taehyung.
"Kau yang bawa"ucap Baekhyun dan menuju mobil kursi belakang.
"Aku tidak mau.Aku lelah"Tolak Taehyung.
"Hei,aku juga bukan budak kalian.Aku seperti supir kalian berdua saja"jawab Baekhyun kesal.
"Hei, mengerti lah dia kan sedang lelah"bela Shely.
"Kalau dia lelah, sebaiknya naik taksi saja"kata Baekhyun dingin.
"Dasar pria kurang ajar"Taehyung marah.
"Kenapa?Kau ingin memukul ku? Silahkan saja"Baekhyun memajukan wajah nya.
"Sudahlah"ucap Shely ikut-ikutan kesal.
"Kau selamat berkat Shely"ujar Taehyung.
"Hah? Shely?Pukul saja tidak apa apa. Tadi setelah kau memukul wajah ku, kau akan melihat berita bahwa perusahaan ku memutuskan kontrak perusahaan ayah mu"kata Baekhyun
"Baekhyun kau apa-apaan sih"Shely sudah marah.
"Kenapa kau tidak suka aku merendahkan pacar mu ini?"ledek Baekhyun.
"Aisshh.Taksi"panggil Shely.
"Lihat aja ini belum selesai"kata Taehyung sebelum menaiki taksi.
Baekhyun yang kesal pergi untuk menghilangkan amarah nya. Dia sangat panas melihat mereka ber2,bahkan Shely tidak pernah bicara selembut itu kepadanya. Baekhyun pun pergi ke sebuah bar dan tidak disangka dia bertemu dengan cinta pertama nya disana.
"Hei,Baekhyun"sapa seseorang.
"Hei...Nayeon"ucap Baekhyun tak percaya.
"Wahh sudah lama sekali kita tidak berjumpa.Bagaimana kabar mu?"tanya Nayeon.
"Aku baik-baik saja.Aku tidak percaya kita akan bertemu disini"kata Baekhyun masih setengah kaget.
__ADS_1
"Kau masih sama seperti Baekhyun ku dahulu. Tampan, baik,manis,ramah tidak ada yang berubah"puji Baekhyun.
"Ahhahahah. Kau juga tambah cantik"Baekhyun memuji balik.
"Terimakasih"Nayeon memberikan senyum manis nya kepada Baekhyun dan dibalas dengan senyum oleh Baekhyun.
"Oh iyah mengapa kau ada di paris?"tanya Baekhyun.
"Aku sedang liburan.Bagaimana dengan mu? Nayeon bertanya balik.
"Ehhhh...... aku juga sedang liburan,refresing"jawab Baekhyun berbohong kepada Nayeon karena dia menyembunyikan bahwa dia telah menikah dan dia sedang ada diparis karena Bulan madu.
"Ohhhh begitu ya.Apa kau sibuk besok?"tanya Nayeon.
"Tidak juga. Ada apa? "kata Baekhyun.
"Mau kau menemani ku keliling kota Paris besok"ajak Nayeon.
"Hemmm"Baekhyun berfikir tentang Shely tapi dia sangat geram saat dia kembali mengingat kemesraan Shely dan Taehyung.
"Ayolah"Nayeon menunjukkan aegyo nya.
"Baiklah"jawab Baekhyun.
"Terimakasih.Kalau begitu sampai jumpa besok. Oh iya aku lupa nomor mu masih tetap itu kan?"tanya Nayeon memastikan.
"Iya, ehh kau pulang bareng siapa? "tanya Baekhyun.
"Sendiri"kata Nayeon singkat.
"Aku akan mengantar mu"Baekhyun pun beranjak.
"Tidak perlu repot-repot"Nayeon menolak secara halus.
"Tidak, aku tidak akan membiarkan seorang wanita cantik pulang sendiri saat malam"Baekhyun memegang tangan Nayeon dan menuju mobil.
Nayeon hanya senyum akibat perlakuan Baekhyun. Ini lah yang membuat Nayeon jatuh cinta kepada Baekhyun karena sikap peduli nya kepada semua orang. Namun hubungan mereka berakhir di akibatkan Baekhyun yang belajar ke Swiss waktu itu. Baekhyun pun mengantar Nayeon ke hotel tempat Nayeon menginap.
"Bye.Sampai jumpa besok"Nayeon pamit dan melambaikan tangan nya
"Ne"jawab Baekhyun sambil membalas lambaian tangan Baekhyun
Karena sudah lelah, Baekhyun memutuskan untuk kembali ke hotel meski dia pasti akan kesal lagi. Sebenarnya Baekhyun bisa saja membooking hotel lain detik ini juga namun dia tak mau Taehyung dan Shely akan berduaan. Setelah sampai di hotel,Baekhyun langsung melihat pasangan itu keluar dari kamar yang sama.
"Kalian satu kamar? "tanya Baekhyun.
"Terserah kami dong "ucap Taehyung di ikuti dengan anggukan Shely.
"Oh"jawab Baekhyun dingin dan akan masuk ke kamarnya.
"Aku sudah makan"jawab Baekhyun bersamaan dengan pintu di banting dengan keras.
"Dasar pria gila. Masih baik kita menanyakan"kata Taehyung lalu mereka pergi untuk makan malam.
Dibalik pintu yang dibanting keras itu, Baekhyun kembali meneteskan air mata nya
"Apa aku memang tidak memiliki temlat di hatimu"kata Baekhyun bersamaan dengan air mata nya yang terus menangis.
Keesokan paginya Baekhyun bangun sangat cepat, dia bahkan sudah mandi padahal waktu masih menunjukkan pukuk tujuh. Baekhyun bersenandung lagu "Candy" sambil menyisiri rambut nya dan ponsel nya pun berdering.
(Telepon)
"Halo,Nayeon"sapa Baekhyun.
"Halo, Baek. Hari ini jadi kan"tanya Nayeon.
"Jadi dong.Aku akan segera menjemput mu"ucap Baekhyun.
"Ya sudah.Aku tutup telfon nya"kata Nayeon lalu memutup telfon.
Dibalik pintu ada Shely mendengar semuanya
"Nayeon,siapa itu"tanya Shely penasaran dalam hatinya tanpa sadar Baekhyun membuka pintu.
"Sedang apa kau disini " tanya Baekhyun.
"Ahhhhh......,apa kau tidak sarapan? "tanya Shely gugup.
"Tidak.Aku sudah ada janji"jawab Baekhyun dingin lalu pergi.
Shely hanya terdiam karena sikap Baekhyun yang dingin tidak biasanya Baekhyun bersikap seperti itu padanya ada perasaan kecewa namun dia menepis itu semua.
*Hotel Nayeon*
"Nayeon,naiklah"ucap Baekhyun.
"Wah ternyata kau tidak berubah ya. Kau tidak akan membiarkan ku menunggu lama"kata Nayeon.
"Hahahahah, sekarang kita kemana? "tanya Baekhyun.
"Bagaimana dengan cafe dulu aku belum sarapan."tawar Nayeon.
"Ayo, aku juga belum sarapan "Baekhyun menerima tawaran Nayeon.
__ADS_1
*Shely-Taehyung*
Breakfest
Shely masih melamun memikirkan obrolan Baekhyun tadi.
"Nayeon siapa dia"batin Shely.
Lamunan nya buyar karena Taehyung.
"Are you okay beb?"tanya Taehyung.
"Iyah"ucap Shely lalu senyum.
"Setelah sarapan bagaimana kalau kita taman hiburan"ajak Taehyung.
"Okay"jawab Shely.
*Baekhyun-Nayeon*
"Wahh akhirnya aku kenyang "ucap Nayeon tanpa malu didepan Baekhyun.
"Aku juga.Kita kemana setelah ini? "tanya Shely.
"Aku ingin pergi ke taman hiburan"jawab Nayeon.
"Ya sudah. Kita berangkat"ujar Baekhyun.
*Taman Hiburan*
"Sayang,kau mau naik wahana apa?"tanya Taehyung.
"Bianglala, Oppa"jawab Shely cepat.
"Okay"Taehyung dan Shely pun menaiki bianglala. Shely melihat dari atas Baekhyun sedang bersama seorang wanita (Wait the Minute.Seorang Shely bisa mengenali Baekhyun dari jauh pasti udah 'Something-Something Original 😊)
"Sayang,kau sakit?"Taehyung menempelkan punggung tangannya ke kening Shely.
"Tidak, aku hanya merasa pemandangan sangat indah"Shely mencari alasan.
*Baekhyun-Nayeon*
"Baekhie,aku mau naik roller coaster"ajak Nayeon.
"Aku sudah lama tidak dipanggil begitu.Selera mu belum berubah juga ya"kata Baekhyun.
"Hahahah, tentu saja. Lagian aku yang memberi nama itu"ujar Nayeon.
"Baiklah"mereka pun menaiki roller coaster. Sepanjang di wahana mereka berdua teriak teriak kesenangan.Mereka pun turun dan tertawa terbahak-bahak.
"Nay, mau es krim"tawar Baekhyun.
"Tak pernah nolak"ucap Nayeon.
Mereka pun pergi ke toko es krim di taman hiburan itu. Tanpa sengaja bertemu Taehyung dan Shely.
"Baekhyun"panggil Shely.
"Ohhh iya"kata Baekhyun.
"Kau mengenal nya"tanya Nayeon.
"Oh iya. Ini teman ku,nah itu suami nya"tunjuk Baekhyun saat Taehyung muncul membawa es krim.
"Aku pergi beli es krim nya Nay"Baekhyun pergi.
"Baekhie, rasa strawberry ya"kata Nayeon.
"Iya,aku tau"jawab Baekhyun.
"Selamat ya pernikahan kalian"ujar Nayeon kepada Shely dan dibalas anggukan.
"Kalau begitu kami pergi"pamit Shely.
"Okey"jawab Nayeon ramah.
Setelah kepergian mereka Baekhyun pun datang.
"Nah, ini pesanan mu"Baekhyun memberikan es krim itu.
"Wah,teman mu itu sangat cantik suaminya beruntung sekali"puji Nayeon.
"Iya,sangat beruntung"Baekhyun tersenyum miris.
Baekhyun dan Shely trus bermain sampai malam pun tiba.Baekhyun kembali ke kamar hotelnya,namun saat ingin memasuki kamar nya Baekhyun di cegat oleh Shely.
"Siapa wanita yang bersama mu tadi?"ucap Shely.
"Bukan urusan mu.Apa peduli mu?"jawab Baekhyun dingin.
"Kenapa kau menyatakan bahwa aku istrinya Taehyung?"tanya Shely.
"Bukan kah seharusnya kau senang.Lagian kau tidak pernah menganggap ku suami mu.Aku lelah,aku ingin istirahat"ucap Baekhyun lalu masuk kekamar.
__ADS_1
Shely terkejut akan sikap kasar Baekhyun. Tersirat kekecewaan di hatinya.
Apa kah sudah ada rasa????????