
Pagi pun tiba!
Cici berlarian dengan tergesa-gesa mendatangi rumah tua untuk memberitahukan sesuatu.
"Angela bangun! Bangun! Ayo bangun!" tepuk cici dengan terburu-buru.
Angela masih mengumpulkan nyawanya.
Setelah nyawanya benar-benar terkumpul mulutnya langsung bertanya "ada apa?".
Cici "semua foto keluarga di istanah ini di bakar oleh nenek sihir itu!"
Mendengar kata-kata itu membuat jantung angela berdetak kencang! Segera berlarian menuju tempat pembakaran!
Namun, sayang! Tidak ada yang bisa di selamatkan.
Mata ku melihat kenangan-kenanganku terbakar di lahap api!
Apa aku harus pergi ke dalam api itu untuk mengambil kenangan ku kembali!
Apa yang harus aku lakukan! Aku tidak bisa melakukan apa-apa!
Di sana banyak sekali kenangan ku bersama kedua orang tuaku!
KENAPA! KENAPA! MEREKA TEGA MELUKAI ORANG YANG TELAH LUKA!
Baiklah aku akan pergi ke dalam kobaran api itu! Agar mereka senang!
Dendamku akan ku bawak hingga mati!
Ayahanda ibunda aku merindukan kalian!!!
🍃🍃🍃
Kai terbangun dari tidurnya dia melihat asap tebal dari kejauhan! Membuat hatinya merasa tidak enak! Segera berlari ke sumber api!
🍃🍃🍃
Angela pun melangkahkan kaki nya menuju gumpalan api yang membakar foto keluarga nya.
🍂
Cici menarik-narik tangan angela!
Namun, angela mendorong cici. Hingga cici pingsan terjatuh karena kepalanya terbentur api!
__ADS_1
Namun, karena pikiran angela kosong tidak membuat nya sadar.
🍂
Berjalan dengan perlahan menuju gumpalan api!
🍂
Semua orang yang melihat angela tidak mempedulikan ke selamatannya. Mereka hanya menonton!
🍂
Karena tebalnya asap! Angela menghilang di dalamnya.
Entah dia sudah ke sumber api atau masih berjalan menuju api dalam gumpalan asap!
🍃🍃🍃
Kai pun sampai di tempat segera bertanya kepada pelayan istanah!
"apa yang terjadi? Apa yang kalian bakar!"
Pelayan istanah menjawab "foto keluarga kerajaan!"
Kai marah besar menarik leher pakaian pelayan hingga dia susah bernafas "siapa yang menyuruh kalian! Aku tidak pernah memerintah ini! Cepat jawab atau kau yang akan aku bakar hidup-hidup!!"
Pelayan cici tersadar dari pingsannya "ANGELA!" Panggil nya dengan keras hingga mengundang perhatian kai.
Kai "kenapa kau memanggil namanya!? Dimana dia!?" tanya kai dengan penuh kecemasan.
Cici " dia berjalan menuju gumpalan api! Cepat selamat kan dia!mungkin dia masih terjebak di gumpalan asap!" Cici sujud di kaki kai memohon-mohon.
Kai berjalan menuju gumpalan asap tebal!
Karena ini sangat merepotkan kai menggunakan kekuatan hitam nya untuk mencari keberadaan angela dan ketemu.
Segera berlarian masuk ke dalam gumpalan asap. Karena pengeliatannya! Melihat angela berjalan menuju api.
Sebentar lagi angela akan terbakar dengan cepat kai berlarian. Lambat sedikit saja angela akan lenyap.
Kai menangkap tangan angela!
Angela pun pingsan dalam pelukannya.
Kai segera meniup api menggunakan kekuatan hitam nya! Sehingga api pun mati!
__ADS_1
Dan asap di tiupnya masuk ke dalam mulutnya!
Angela masih tidak sadarkan diri.
Kai menyuruh pelayan untuk memanggil dokter kerajaan.
**********
Luna duduk di dekat kolam. Sedang menikmati kebahagiaan yang luar biasa.
Ck! Ck! Inilah akibat berani menggoda priaku.
Cup! Cup! Cup! Pasti dia sedang menangis! Gadis yang malang!...
"LUNA!!" Teriak kai dengan kuat.
Luna terkejut melihat keadaan kai yang berantakan. "bau asap! Kenapa kau sangat berantakan! Tanya luna "lihat wajahmu tampanmu kenapa ada noda hitam!" memegang wajah kai.
Kai menepis tangan luna. Mengeluarkan suara dengan penuh amarah "kenapa? Kau membakar semua foto keluarga istanah!?"..
Luna mengernyitkan alisnya "kai kau ini kenapa sih! Sangat aneh! Bukannya sekarang kita pemilik istanah ini! Jadi aku ingin tidak ada bekas yang tertinggal!".
"berani nya wanita sepertimu membakar foto kerajaan" jerit jendral kang dari belakang.
Luna : tenan jendral! Aku memang membakar semuanya kecuali foto keluargamu!
Jendral kang : raja ini sebuah penghinaan bagi kerajaan kristal! Lebih baik wanita lancang ini di usir dari kerajaan.
Luna : apa kau bilang! Dasar pria tua ka...
DIAM KALIAN!
Teriak kai dengan penuh amarah.
"ingat jendral kang! Kau tidak perlu memerintahku! Karena kau tidak mempunyai hak itu!" ucap kai dengan tegas.
Luna tersenyum licik.
"dan kau luna! Jangan pernah membuat masalah lagi! Atau tidak aku akan menghukum mu!" ucap kai.
Kai segera pergi meninggalkan luna dengan penuh kekecewaan.
Luna sangat kesal karena kai memarahinya.
Dan jendral kang memiringkan senyumannya.
__ADS_1